Business is booming.

Nama Billqis Prasista Kini Terpatri di Piala Uber 2022, Tak Ada yang Mustahil di Bulutangkis

Tim Piala Uber harus berkemas tinggalkan Thailand setelah tersingkir dari babak perempatfinal oleh China.

China secara meyakinkan mengalahkan tim uber Indonesia.

Dalam tiga nomor pertama tim Piala Uber harus mengakui kedigdayaan China.

Dari tiga pertandingan hanya Bilqis Prasista yang memenangkan satu game.

Bilqis Prasista kalah dariHe Bing Jiao 3 game 19-21, 21-18, 21-7.

Bedanya, Bilqis yang membuat kejutan mengalahkan pebulutangkis putri no 1 dunia Akane Yamaguch, juga sempat mengejutkan He Bing Jiao.

Biliqis menang game pertama dengan skor 19-21.

Namun pengalaman He Bing Jiao sukses membuat tenaga Bilqis terkuras.

Pemain tunggal putri China itu membalikan skor menjadi 21-18 pada game kedua.

Lalu meninggalkan Bilqis hanya di angka 7 ada game ketiga menjadi 21-7.

Kemenangan Bilqis Prasista terhadap Akane Yamaguchi sendiri benar-benar terpatri di Kejuaraan Piala Uber Cuo 2022 kali ini.

Ia menang dua game 21-19, 21-19 dalam waktu 35 menit.

“Tidak ada yang mustahil begitu Anda berada di lapangan bulu tangkis. Apa pun bisa dicapai.” Demikian situs resmi BWF menggambarkan kemenangan Bilqis atas Akana dalam dua game.

“Pertandingan ini akan hidup selamanya dalam ingatan Bilqis Prasista. Dan milik kita!” Demikian instagram resmi BWF, @bwf.official.

Kemenangan Bilqis peringkat 333 dunia atas peringkat 1 dunia Akana Yamaguchi di Piala Uber 2022. (Instagrambwf.official)

Bilqis Prasista mengambil pesan pra-pertandingan dari ayahnya yang legendaris bulu tangkis dunia, Joko Suprianto.

Baca Juga:  Alhamdulillah, Bali Buka Kembali Penerbangan untuk Wisatawan Asing

Ia menulis kejutan besar dalam pertandingan Grup A Final Piala Uber BWF melawan petenis nomor satu dunia Akane Yamaguchi.

Petenis peringkat 333 dunia asal Indonesia secara mengejutkan memimpin melawan juara dunia Jepang itu.

Ia mengakhiri pertandingan hanya dalam waktu 35 menit untuk menempatkan Indonesia satu- ke atas.

“Saya tidak menyangka akan mengalahkan peringkat 1 dunia tetapi saya memiliki cukup kepercayaan diri bahwa yang terbaik akan memberi saya sesuatu,” kata pemain berusia 18 tahun yang pemalu setelah kemenangannya 21-19 21-19.

Bilqis sendiri mengaku tidak tahu sampai pagi ini bahwa dia akan memainkan single pertama menggantikan Komang Ayu Cahya Dewi,

Ditanya bagaimana dia mencapai hal yang tak terbayangkan ia hanya mengatakan: “Saya hanya ingin membuatnya berlari dan menjauhkan shuttle darinya sebanyak mungkin. Itu kuncinya.”

Yamaguchi, yang terguncang oleh kekalahan itu, sempat mogok selama wawancara pasca-pertandingannya.

“Saya satu-satunya alasan saya kalah. Saya tidak mengontrol pertandingan dengan baik,” aku juara bertahan dunia itu setelah menenangkan diri.

Akana Yamaguchi kini bergembira setelah mengalahkan pemain tunggal China Taipei Tai Tzu Ying 21-10, 19-21, 21-19

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...