Business is booming.

Marsma TNI Wastum Masuk Youtube Jenderal Andika Perkasa, Ungkap Kisah Hidupnya

Mengaku baru bisa menyetir mobil setelah mahir mengemudikan pesawat tempur

Peraih Adhi Makayasa AAU 1996 Marsma Wastum masuk dalam youtube Jenderal TNI Andika Perkasa yang memiliki 136.000 subscriber.

Marsma Watum yang kini menjabat Komandan Komando Sektor III Koopsud III tersebut langsung menjadi sorotan.

Salah satu pengakuan yang diungkapkan dalam video tersebut  tentang Marsma TNI Wastum yang pernah melanggar aturan semasa menjadi taruna Akademi Angkatan Udara (AAU).

Hal itu dilakukannya demi membantu orangtua bekerja di sawah. “Waktu itu saya pulang ke kampung dan memakai baju sipil, karena harus membantu orangtua mencangkul di sawah,” kata Komandan Sektor III Koopsud III Marsma TNI Wastum dipantau dari kanal YouTube, di Jakarta, Kamis (7/7/2022).

Marsma TNI Wastum mengakui, terpaksa melanggar aturan taruna tersebut, karena harus membantu orangtuanya bekerja di sawah.

Apalagi, dia merupakan satu-satunya anak laki-laki, sehingga memiliki kewajiban membantu orangtua.

Kendati demikian, dia mengatakan, tidak sepenuhnya melanggar. Pasalnya, dia masih menggunakan celana training taruna saat mencangkul di sawah.

Bahkan, hingga tingkat tiga yang saat itu menjabat sebagai komandan kopral taruna, Marsma Wastum masih sering mencangkul di sawah untuk membantu orangtuanya.

Dia bercerita pernah melarang siapa saja untuk datang ke rumahnya. Alasannya, dia tidak ingin para taruna, junior atau rekan-rekannya kesulitan karena akses ke Desa Ujung Gebang, Susukan, Cirebon masih sulit ditempuh menggunakan mobil.

Baca Juga:  BTS dan Stray Kids Bersaing Ketat di MAMA Awards 2022, Army BTS Gaungkan MAMA DAESANG IS FOR BTS

Pada suatu ketika, para junior datang ke rumah orangtuanya untuk menemui Marsma TNI Wastum. Saat itu, juniornya hampir tidak mengenali Wastum, karena memakai caping dan cangkul.

“Setelah mengenali saya, mereka langsung hormat. Sontak saja saya perintahkan jangan hormat,” kenang dia seperti dilansir Antara.

Wastum memang mengaku orang kampung dan asli anak petani yang setiap hari kerjanya mencangkul.

Hal lain yang ia ungkapkan tentang kemampuannya mengemudi mobil. Ia mengawali cerita keinginannya menjadi tentara.

Ia tak tahu tentara itu ada matranya yakni TNI AD, AU dan AL. Yang ia tahu di kampung tentara itu TNI AD yang sangat disegani.

Nah yang sering ia lihat ketika itu, tentara kelas Babinsa. Danramil ia lihat hanya saat 17 Agustus saja. Ia berdiri disamping Pak Camat kalau upacara.

Ia lalu masuk melalui SMA Taruna Nusantara, dan disana baru tahu ada tiga matra TNI.

Wastum lalu memiliki masuh TNI AD seperti yang ia ketahui sejak awal tentang cerita Babinsa-Danramil.

Namun ternyata psikotesnya mengarah pada TNI AU.  “Bagi saya masuk TNI manapun sama karena cita-citanya memang menjadi tentara.”

Wastum juga sebelumnya memiliki Kopasgat daripada penerbang. Ternyata ia lulus taruna terbaik atau peraih Adhi Makayasa.

Karena lulusan terbaik ia pun ditantang bisa apa saja termasuk penerbang.

Jadilah Wastum penerbang pesawat F-16 Fighting Falcon, lulusan terbaik Sekbang Angkatan 56 (1998), dan lulusan terbaik Seskoau (2011).

Lucunya Wastum baru bisa lancar mengemudikan mobil setelah ia mahir menerbangkan pesawat tempur.

Peraih Adhi Makayasa AAU 1996 tersebut mengatakan, pernah melakukan intersep terhadap pesawat Lockheed C-5 Galaxy milik Amerika Serikat yang ingin bertolak ke Diego Garcia.

Baca Juga:  Mbappe Cetak Rekor 201 Gol, Terbanyak Sepanjang Massa untuk PSG

Sesuai rute, seharusnya pesawat milik Amerika Serikat tersebut melewati Laut China Selatan. Namun, karena cuaca buruk pesawat itu masuk ke wilayah Indonesia.

Pada saat itu, dia bersama rekannya langsung menerbangkan F-16 untuk melakukan intersep dan berkomunikasi dengan pesawat milik Amerika Serikat tersebut.

“Itu mendebarkan karena terkait negara lain, namun itu menjadi tugas kita,” kata dia.

Riwayat pendidikan

– SMA Taruna Nusantara 1993

–  Akademi Angkatan Udara (1996) Raih Adhi Makayasa

–  Sekbang Angkatan 56 (1998) Lulusan Terbaik

– Seskoau (2011) Lulusan Terbaik

Riwayat Jabatan

– Kasi Lambangja Lanud Iswahjudi

– Komandan Skadron Udara 15

– Pabandyadalkual Paban IV/Binprof Sopsau

– Kalambangja Koopsau I

– Kadispers Lanud Iswahjudi (2017)

– Kadisops Lanud Iswahjudi (2018)

– Korsmin Kasau (2019)

– Komandan Wing Taruna AAU (2021)

– Komandan Lanud Soewondo (2022).

– Komandan Komando Sektor III Koopsud III (2022)

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...