Business is booming.

Periksa 20 CCTV Kasus Kematian Brigadir J, Kegiatan Tes PCR di Rumah Pribadi Ferdy Sambo

Kami memang mendapatkan informasi bahwa Pak Sambo tidak berada pada rombongan

Komnas HAM telah memeriksa 20 CCTV kasus kematian brigadir J di Rumah Dinas Kadiv Propam non aktif, Irjen Pol Ferdy Sambo. Ternyata Brigadir J, Bharada E, Putri Candrawati (Istri Ferdy Sambo) melakukan tes PCR di rumah pribadi.

Rumah Dinas Kadiv Propam dan rumah pribadi Ferdy Sambo berada di kawasan Duren Tiga. Persisnya rumah pribadi Ferdy Sambo di Jalan Saguling III, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

“PCR itu dilakukan di rumah pribadi bukan di Rumah Dinas Irjen Polisi Ferdy Sambo,” kata Komisioner Komnas HAM Mohammad Choirul Anam di Jakarta, Sabtu.

Anam mengatakan hal tersebut diketahui berdasarkan rekaman CCTV yang telah dilihat langsung oleh Komnas HAM. Merujuk dari rekaman itu, Komnas HAM akan mengonfirmasi atau mendalaminya termasuk perihal PCR Ferdy Sambo.

Khusus lokasi dan detailnya PCR Kadiv Propam Polri nonaktif tersebut, Komnas HAM akan mendalaminya ketika memeriksa Irjen Ferdy Sambo. Termasuk mendalami apakah Ferdy Sambo masuk ke dalam rombongan atau tidak pada saat kejadian.

“Kami memang mendapatkan informasi bahwa Pak Sambo tidak berada pada rombongan tersebut tapi ini masih informasi satu pihak dan akan kami cek,” ujarnya seperti dilansir Antara.

Komnas HAM akan menggali dari informasi lain, dokumen lain termasuk membandingkannya dengan bukti-bukti lain. Tujuannya, agar peristiwa kematian Brigadir J semakin jelas dan bisa terungkap.

Baca Juga:  Plafon Ambruk Seperti Ledakan di Margocity, Jadi Perbincangan Netizen

Terkait pemeriksaan atau pengumpulan data siber dan digital forensik, Anam memastikan hal tersebut belum selesai karena lembaga tersebut masih membutuhkan sejumlah data dan informasi.

Komnas HAM juga telah mendapatkan dan melihat langsung rekaman CCTV dan jejaring komunikasi terkait kematian Brigadir J. Namun, beberapa informasi khususnya yang menyangkut nomor telepon keluarga Brigadir J sengaja tidak diungkap ke publik.

“Karena harus ada sistem perlindungan kepada pihak keluarga Yosua,” ujar dia.

Seperti diketahui, Komnas HAM telah memanggil Tim Siber Bareskrim dan Digital Forensik Polri Rabu (27/7/2022) terkait kasus penembakan Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif Irjen Pol Ferdy Sambo.

Berdasarkan pertemuan ini, Komnas HAM memeriksa 20 video CCTV di 27 titik.

Enam Ajudan Ferdy Sambo

Sehari sebelumnya Komnas HAM memeriksa enam ajudan Irjen Polisi Ferdy Sambo termasuk Bharada E Selasa (26/7). Namun, satu orang ajudan dilaporkan tidak memenuhi pemeriksaan oleh lembaga HAM tersebut karena sedang berada di luar kota.

Setelah memeriksa ajudan dan orang-orang yang terkait dengan Irjen Polisi Ferdy Sambo termasuk Putri Candrawathi, Komnas HAM mengagendakan pemeriksaan uji balistik dan hal lainnya yang dapat mendukung proses penyelidikan kematian Brigadir J.

Terpisah, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meminta dukungan seluruh lapisan masyarakat ikut mengawasi proses pengungkapan kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Saat ini, tim khusus dan internal Polri masih terus bekerja untuk mengungkap kebenaran dalam kasus tersebut. Termasuk tim eksternal dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), dan Komnas HAM sesuai tugas dan tanggungjawabnya ikut mengawal proses pengungkapan kasus.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...