Tagar BBM Benar Benar Meroket Trending, Netizen Sebut Tidur Tak Tenang
Tagar BBM Benar Benar Meroket trending di media sosial Twitter pada Minggu (7/8/2022), menyusul Pertamina menaikkan harga BBM jenis Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite.
Sontak netizen bersuara, menanggapi kenaikan BBM tersebut. Ada 5.174 ciutan (Tweets) yang disampaikan netizen atas kejadian tersebut, simak tulisan mereka berikut.
Seperti akun Twitter @NorthPapua2021 menulis, “di rezim ini, tiap malam tidur tak tenang. khawatir bangun pagi, mandi, pergi kerja, pas di SPBU liat harga BBM naik lagi. pas makan siang, harga makanan naik. pas pulang, istri mengeluh sembako dipasar naik. kebiasaan naikkan BBM diam2 ditengah malam. #BBM_BenarBenarMeroket”
@KeikoKara3l3l menulis, “Rakyat semakin sadar selama ini, bodoh2in, ditepu REZIM Pembohong dan Penipu.
#BBM_BenarBenarMeroket
#BBM_BenarBenarMeroket
Presiden terburuk sepanjang sejarah RI.”
@ojol_driver menulis, “antrian pajang bangett,, padahal beberapa konter nganggur, bener2 tega,, “BBM_BenarBenarMeroket”
@MarthaAprilia20 menulis, “Harga BBM dan Kebutuhan Pokok Meroket, Tunda Pemilu Bisa Memantik Tragedi ’98 Lagi…”
@TolakRKUHP2022 menulis, “Hayo lawan kebijakan Rezim Zakim Penindas Rakyat menaikkan harga BBM yg tidak pro rakyat melainkan untungkan Okigarki Cina Vangsat.”
@abu_waras menulis, “Diantara akun2 yang sundul tagar #BBM_BenarBenarMeroket pasti banyak diantaranya dulu pilih Jokowi di Pilpres, dan sekarang benar benar menyesali atas pilihannya tersebut.”
@Ardjuna_Wiwaha menulis, “Jokowi emang hebat janjinya,
Harga BBM dibuat MEROKET”
Pertamina naikkan harga BBM nonsubsidi di tengah penurunan harga crude
PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga bahan bakar minyak nonsubsidi jenis Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite.
“Harga bahan bakar berlaku mulai 3 Agustus 2022,” demikian keterangan resmi yang dikutip dari laman MyPertamina di Jakarta, Rabu seperti dilaporkan Antaranews.com.
Pertamina sebelumnya telah menaikkan harga BBM nonsubsidi pada 10 Juli 2022 lalu.
Dengan demikian, harga BBM jenis Pertamax Turbo saat ini naik 10,45 persen atau Rp1.700 menjadi Rp17.900 per liter dari sebelumnya Rp16.200 per liter.
Kemudian, harga Pertamina Dex naik 14,54 persen atau Rp2.400 menjadi Rp18.900 per liter dari sebelumnya Rp16.500 per liter.
Sedangkan, Dexlite tercatat berada pada angka Rp17.800 per liter, naik Rp2.800 atau 18,66 persen dari harga sebelumnya yang hanya Rp15.000 per liter.
Pertamina menyatakan kenaikan harga itu merupakan respon perusahaan atas fluktuasi harga BBM nonsubsidi yang mengikuti perkembangan harga minyak mentah atau crude oil global.
Kebijakan menaikkan harga BBM nonsubsidi tersebut dilakukan di tengah penurunan harga minyak mentah.
Pada Juli 2022, harga rata-rata minyak mentah Indonesia atau ICP sebesar 106,7 dolar AS per barel.
Harga itu telah mengalami penurunan 10,89 dolar AS per barel atau 9,25 persen dari harga bulan sebelumnya yang sempat menyentuh angka 117,62 dolar AS per barel.
Faktor yang mempengaruhi penurunan harga minyak dunia, antara lain meningkatnya pasokan minyak mentah global pada bulan Juni dibandingkan produksi bulan sebelumnya.
Naik-naik BBM naik tinggi tinggi sekali…#BBM_BenarBenarMeroket #BBM_BenarBenarMeroket pic.twitter.com/EnThXFgqOK
— Su rahman (@su_surahman) August 7, 2022