Tagar Kompolnas Berbohong Trending, Netizen Desak Benny Mamoto Mundur
Tagar Kompolnas Berbohong trending di media sosal Twitter pada Rabu (10/8/2022) pagi, menyusul Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto dinilai menyebarkan berita bohong atas kasus kematian Brigadir J.
Netizen menilai, Benny Mamoto saat memberi keterangan pers menyebarkan berita bohong dengan menyebut tidak ada kejanggalan kematian Brigadir J.
“Benny Mamoto harus diseret jg dlm pusaran kasus Pembunuhan Brigadir J,,… Hoax yg dia berikan kpd masyarakat adalah indikasi klo dia itu ikut dlm pembunuhan keji itu! Termasuk Tragedi Pembantaian 6 Syuhada FPI di KM50,” tulis akun Twitter @IbnoeAhmad4, menanggapi keterangan pers yang disampaikan Benny Mamoto di awal kasus polisi tembak polisi yang menyeret Brigadir J ke liang kubur.
Netizen menuliskan sedikitnya 4.229 ciutan (Tweets) atas pernyataan Benny Mamoto pada tagar Kompolnas Berbohong. Berikut tanggapan mereka yang beragam.
Seperti akun Twitter @RumahGudeg menulis, “Orang udah di bilangin orang tua kita, guru kita, temen kita, bohong itu ga baik kok masih nekat ya udah segera minta maaf ke publik secara jentel lalu mundur itu lebih kesatria. #KompolnasBerbohong”
@andilancok menulis, “#KompolnasBerbohong dengan sangat jelas! Terlalu dini mengambil kesimpulan dan sangat tidak profesional. Patut diduga juga terlibat dalam skenario Irjen FS (Ferdy Sambo) dalam insiden pembunuhan Brigadir J.”
@AdiRoyyan menulis, “Kompolnas itu tugasnya menutupi kasus? Mengarang cerita? Penipuan publik?”
@Hamidfamily1 menulis, “Dari raut wajahnya aja udh keliatan liciknya”
@NorthPapua2021 menulis, “perlu ada yg berani dan siap utk melaporkan kelakuan benny mamoto.”
@Labscff_ menulis, “Mungkin kalau ikut secara langsung enggak. Tapi intinya dia ikut untuk menutupi kasus tersebut. Ini patut untuk diselidiki karena sama aja dia menghalang2i dan memberikan keterangan palsu pd masyarakat.”
@FasanaItech menulis, “Setuju dia masuk tersangka karna berbohong, usut kasus #KM50”
@Najazi731 menulis, “Lebih baik diganti sudah tidak respect lagi dengan KOMPOLNAS”
Kompolnas: Tidak Ada Kejanggalan di Kasus Penembakan Brigadir J oleh Bharada E
Sebelumnya, Ketua Harian Kompolnas Irjen Benny Mamoto menyatakan tidak ada kejanggalan dalam kasus penembakan ajudan Kadiv Propam di Duren Tiga, Jakarta Selatan pada hari Jumat, 8 Juli 2022.
Benny Mamoto menyebutkan dirinya sudah turun ke lapangan meninjau TKP dan tidak melihat adanya kejanggalan, dikutip Kompas TV pada Rabu (13/7/2022).
Benny Mamoto menerangkan pihak kepolisian baru mengeluarkan rilis keterangan sesudah liburan Idul Adha karena perlu mengumpulkan fakta dari lapangan terlebih dahulu selama masa liburan.
Kasus penembakan di Duren Tiga dipicu pelecehan Istri Kadiv Propam oleh Brigadir J.
Menurut pihak kepolisian, pengawal Kadiv Propam Bharada E mambalas tembakan pertama dari Brigadir J.
Pihak kepolisian menegaskan motif Bharada E adalah membela diri serta istri Kadiv Propam.
Sementara itu, menurut Benny Mamoto, keputusan agar Kadiv Propam Ferdy Sambo dinonaktifkan ada di tangan Kapolri.
Benny Mamoto harus diseret jg dlm pusaran kasus Pembunuhan Brigadir J,,… Hoax yg dia berikan kpd masyarakat adalah indikasi klo dia itu ikut dlm pembunuhan keji itu!
Termasuk Tragedi Pembantaian 6 Syuhada FPI di KM50. 👊#KompolnasBerbohong #KompolnasBerbohong pic.twitter.com/8OqQpAih5Y— Brigadir Jeh (@IbnoeAhmad4) August 9, 2022