Tagar Brimob Trending, Netizen: Bukti Arogansi Aparat
Tagar Brimob trending di media sosial Twitter pada Jumat (26/8/2022), menyusul seorang anggota Brimob ngamuk saat sidang etik Ferdy Sambo dan yang jadi sasarannya adalah wartawan.
“Masih aja memperlihatkan kebodohan sendiri. Kalo nggak boleh, dari awal dilarang jgn boleh masuk,” tulis pemilik akun Twitter @Joe263572927, menanggapi tagar Brimob yang trending.
Sebelumnya diberitakan, sidang etik Polri dipimpin oleh Kabaintelkam Polri Komjen Pol. Ahmad Dofiri. Dihadiri oleh Ferdy Sambo dan 15 orang saksi.
Namun di luar ruangan sidang terjadi insiden, tiba-tiba seorang anggota Brimob berseragam lengkap berteriak dan menunjuk jari ke arah kumpulan wartawan sambil berteriak, “Wooy !!! wartawan dengar, kalian klo tdk mau tertib, saya tdk perduli diluar semua,” ujarnya.
Sontak netizen bereaksi atas kejadian tersebut. Beragam ciutan mereka sampaikan, berikut ciutannya.
Seperti akun Twitter @roasolo2 menulis, “Kalau saya wartawan langsung pergi semua dan berita seputar sidang tidak di munculkan”
Lalu @Brahma_29 menulis, “Sikat dan viralkan sj siapa anggota yg arogan tsb…Yg spt ini yg menghancurkan Polri dari dalam…”
@ibas_1910 menulis, “Waduuuhhh… urusan FS saja belum selesai ada lagi yg seperti ini… tolong Pak @ListyoSigitP”
@Ajay78382117 menulis, “Mungkin oknum polisi ini kesal karena lihat si Sambo temannya di sidang dan pasti di penjara”
@PesikAngela menulis, “Arogansi aparat. Merasa dirinya lebih tinggi dr rakyat.”
@Amuzaa2 menulis, “Woi, ingat woi, itu seragam dari uang pribadi atau uang rakyat ya??!!!”
@Dantowa menulis, “Bagusnya wartawan dibolehin masuk semua saja, makin rame makin bagus.. Polisi ga boleh bentak, kalau ada ribut disampaikan pelan-pelan jangan sampai buat wartawan kesinggung”
@Iyusdj2 menulis, “Mungkin krn terlalu bersemangat, atau krn kejar target, atau situasi dan kondisi ruangan yg kurang kondusif yg membuat wartawan jd sulit menjaga ketertiban. Tlg para wartawan jg kepoin , angkat berita aktifitas brimob, mana tau byk hal menarik juga”
@wahyuandono menulis, “Brimob bung, cuma teriakan aja.. Hatinya tetep halus kok… Kepo boleh tp tetep jaga kantor org..”
@LiemHermanto menulis, “yah sama2 lah menjaga diri, jangan juga karena menyandang status wartawan, terus mau seenaknya juga gak boleh, sebaliknya yah petugas juga harus lebih humanis, sama2 gak perlu mentang2 dah, supaya adem semua”
@FalariusS menulis, “Sebetulnya brimob gak dibutuhkan di Indonesia ini.untuk apa lagi combatan kan sudah ada(Militer).lagian brimob ini banyakan yg nganggur ajanya di kantornya sana,”
@AbiJAF menulis, “BRIMOB : Beraninya Intimidasi Membentak Orang Biasa, Coba sama KKB di Papua sana & sesama baju loreng, kempesss nyalinya.. Ngga perlu sok galak lah Mob, kalem aja.. Helm, Jacket, Baju, Ransel, Senjata, Sepatu dsb itu dari UANG RAKYAT INDONESIA.”
@sophansopiandi menulis, “Kapolri harus dan wajib menindak tegas oknum Brimob itu sebagai bentuk pendisiplinan dan pembelajaran kedepannya bahwa wartawan saat di lapangan itu tengah bertugas dan dilindungi UU Pers dan kepada PWI serta organisasi wartawan lainnya serta Dewan Pers harus menindaklanjuti ini”
@thussaini71 menulis, “Itu pakai loreng kayak mau tempur aja!! Pakai duit siapa bisa pakai pakaian seperti itu??
Pakai duit siapa kalian dilatih? Jagalah sikap!! Saya yakin para wartawan bisa diatur dengan sikap dan bahasa yang baik koq”
@Cahruri26gmail3 menulis, “Mentang2 pake loreng lu, songong amat, bukan militer aja gayanya melebihi militer, ngaca dong”
@NanoNan05594640 menulis, “Belum berubah juga Yaa .gaya arogansinya .baru aja kena masalah yg belum selesai dgn Inistitusi nya sdh gagah² an ,…Sombong…!!! Gak ada kata yg lebih bijak apa Yaa.? Polisi lagi..Polisi Lagi…., Bikin makin gak simpatik … !!!”
@twinten_20 menulis, “ga tau diri, sok garang, sok galak, sok jago, padahal yg dia pakai, yg dia makan uang dari rakyat.”
@FreddyIndrawan menulis, “mentalnya masih nganggap rakyat itu inlander, galak karena pake seragam dan pegang senjata lupa itu seragam dan senjata dari mana, kapan mental kayak gini bisa dibina Pak @ListyoSigitP?”
@arsal_estrada menulis, “Beraninya ke Wartawan, ke KKB di Papua dia ter-kencing2.”
@Doni13587681 menulis, “Nggak mencerminkan kelakuan seorang petugas polisi sama sekali. Kenapa dibiarkan tetap jadi polisi ? Menyedihkan sekali negara ini punya aparat tak beretika”
@Aditya73950687 menulis, “Dengan menunjuk-nunjuk dan bentak2 orang dalam ruangan terpelajar seperti itu semakin lengkap lah opini kekecewaan publik terhadap arogansi institusi anda pa.. Slogan Polri adalah pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat cuma omong kosong besar”
Polri Minta Maaf
Mabes Polri menyampaikan permintaan maaf terkait aksi personel Brimob yang membentak wartawan saat hendak meliput pelaksanaan sidang etik terhadap Irjen Ferdy Sambo.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyampaikan permohonan maafnya ihwal peristiwa tidak mengenakkan tersebut yang terjadi di Gedung TNCC Mabes Polri, pada Kamis (25/8) pagi.
Apalagi hal tersebut dinilai telah membuat para awak media menjadi tidak nyaman pada saat meliput pelaksanaan sidang etik.
“Saya sebagai Kadiv Humas, pertama kali menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya para rekan media. Mungkin di dalam peliputan sidang KKEP hari ini ada hal yang kurang berkenan atau ada hal yang membuat rekan rekan tidak nyaman,” ujarnya dalam konferensi pers, Jumat (26/8).
“Mungkin peristiwa tadi pagi, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada rekan-rekan,” imbuhnya.
Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi sidang etik, sebelum sidang resmi dimulai memang sempat diwarnai aksi bersitegang antara anggota Brimob dengan awak media.
Ketika itu, awak media yang berada di lokasi diizinkan masuk ke dalam Gedung TNCC dengan tujuan mengambil gambar Irjen Ferdy Sambo memasuki ruang sidang.
Puluhan wartawan yang berada di lokasi kemudian berdesakan masuk ke dalam gedung yang menyebabkan adanya aksi saling dorong.
Personel Polri dan beberapa anggota Brimob yang berjaga di dalam gedung kemudian membuat pagar betis dengan maksud membatasi area peliputan.
Hanya saja, banyaknya wartawan yang meliput membuat aksi dorong-mendorong semakin tidak berkesudahan.
Tiba-tiba, seorang anggota Brimob berseragam lengkap dengan kacamata hitam, masker dan bersenjata lengkap membentak seluruh awak media yang ada di lokasi.
“Woi wartawan, dengar, kalian kalau tidak tertib saya tidak peduli, keluar kalian semua,” bentak anggota Brimob itu.
Usai insiden tersebut, para awak media yang berada di lokasi pun langsung keluar dari gedung dan hanya bisa meliput sidang dari area luar gedung.
Detik2 anggota Brimob ngamuk saat sidang Ferdy Sambo
"Wooy !!! wartawan dengar, kalian klo tdk mau tertib, saya tdk perduli diluar semua," ujar salah satu Brimob
Salah satu arogansi aparat…seharusnya dikasih tahu baik2 saja…masyarakat juga butuh informasi dr wartawan pic.twitter.com/b9lzpXLDxu
— 🇲💤🇯🇵🅰🅻🇪❎™✪⛪🕌🕍🛕⛩🙏💞🇮🇩ⓃⓀⓇⒾ🌏 (@alextham878) August 25, 2022