Business is booming.

Profil Iwan Bule alias Komjen (Purn) Mochamad Iriawan, Dituntut Mundur Kasus Tragedi di Kanjuruhan

Iwan Bule dituntut mundur sebagai ketua PSSI menyusul 187 orang korban tewas akibat buruknya penanganan suporter

Ini adalah profil lengkap Iwan Bule alias Komjen (Purn) Mochamad Iriawan.

Purnawairawan polisi berpangkat jenderal bintang tiga itu dituntut mundur sebagai ketua PSSI menyusul 187 orang korban tewas akibat buruknya penanganan suporter.

Persisnya usai pertandingan antara Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kota Malang.

Saat berlangsung pertandingan yang berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan tim tamu, situasi berlangsung aman.

Namun usai pertandingan, suporter tuan rumah yang kecewa, turun ke lapangan untuk melampiaskan kekecewaan.

Aparat keamanan lalu bereaksi mendorong suporter agar kembali ke tribun.

Namun situasi tak terkendali, beberapa suporter mencoba melawan, aparat keamanan makin bringas.

Mereka melemparkan gas air mata ke arah tribun dan kekacauan pun tak terhindarkan.

Penonton berusaha keluar lewat pintu hingga akhirnya berjubel, berebutan keluar, dan sesak hingga banyak penonton yang terinjak dan sesak nafas.

Horor penonton berebut keluar stadion tak terhindarkan dan menimbulkan ratusan orang korban jiwa.

“Turut berduka cita yang mendalam atas insiden yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Semoga almarhum dan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” kata Iwan Bule melalui akun resminya @iriawan84

“Saya beserta PSSI meminta maaf kepada korban dan sangat menyesalkan insiden ini bisa terjadi. Saya dan tim PSSI sedang menuju ke Malang untuk menemukan gambaran utuh terkait insiden ini. #PrayForKanjuruhan,” imbuh @iriawan84

Baca Juga:  Profil Marsma JH Ginting, AAU 1996, Dan Lanud Atang Sendjaja

Dimana kesalahan PSSI dan Iwan Bule? Akun @iansaft menulis tentang buruknya sepakbola dibawa pengelolaan PSSI saat ini

Supporter anarkis

Keamanan barbar

Pengurus sibuk maen politik

Panpel cuma mikirin duit

TV cuma mentingin rating

Ada lagi?

Paket lengkap sepakbola Indonesia

Sementara akun @SportsTime_id menulis hampir serupa, begini:

-Regulatornya sembrono

-suporternya katro

-broadcasternya gila rating

-Panpel nya mata duitan

-polisinya gatau aturan.

Kombinasi mematikan, REST IN PEACE SEPAK BOLA INDONESIA

“Ingat baik-baik tragedi memilukan ini terjadi saat era kepemimpinan Mochamad Iriawan (PSSI) dan Akhmad Hadian Lukita (PT Liga Indonesia Baru). Catat baik-baik mereka harus bertanggungjawab. Begitupun aparat yang bertugas di Kanjuruhan.” Demikian akun @northerncsl

Profil Iwan Bule

Komjen. Pol. (Purn.) Dr. Drs. H. Mochamad Iriawan, S.H., M.M., M.H. lahir 31 Maret 1962 (60 tahun)

Ia adalah seorang Purnawirawan perwira tinggi Polri yang terakhir menjabat sebagai Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional.

  1. Iriawan atau yang lebih akrab disapa “Iwan Bule” merupakan lulusan Akpol tahun 1984.

Sebelumnya, Iriawan pernah menjabat sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri. Kasus terkenal yang pernah ditanganinya yaitu pembunuhan kontroversial Nasrudin Zulkarnaen oleh tersangka Ketua KPK Antashari Azhar, saat beliau masih menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berpangkat Komisaris Besar Polisi tahun 2008.

Pada tanggal 18 Juni 2018, Iriawan dilantik oleh Mendagri Tjahjo Kumolo menjadi Penjabat Gubernur Jawa Barat menggantikan Ahmad Heryawan hingga 5 September 2018.

Pada tanggal 2 November 2019, Iriawan menang pada kongres Luar Biasa PSSI dengan memperoleh suara 82 di hotel Shangri-La Jakarta, sehingga terpilih sebagai Ketua Umum PSSI periode 2019–2023.

Baca Juga:  Gaji Cowok Rp 25 Juta Trending Lagi, Biar Jarang Pulang Cewek Suka?

Riwayat pendidikan

Pendidikan umum

SD (1973)

SMP (1979)

SMA (1980)

S1 Hukum (1997)

S2 Manajemen (2001)

S3 Hukum

Pendidikan kepolisian

Akabri (1984)

Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (1993)

Sekolah Staf dan Pimpinan (1998)

Sekolah Staf dan Perwira Tinggi XIII (2007)

PPSA Lemhannas (2012)

Pendidikan kejuruan

PA DAS LANTAS (1985)

PA DAS SERSE (1989)

PA LAN SERSE UM (1991)

SUSJAB KAPOLRES IV (2000)

PA SEN SERSE (2002)

ASSESSMENT PATI POLRI (2011)

Tanda pangkat

Inspektur Polisi Dua (27-09-1984)

Inspektur Polisi Satu (01-10-1987)

Ajun Komisaris Polisi (01-10-1990)

Komisaris Polisi (01-10-1995)

Ajun Komisaris Besar Polisi (01-10-1999)

Komisaris Besar Polisi (01-01-2006)

Brigadir Jenderal Polisi (08-11-2010)

Inspektur Jenderal Polisi (12-12-2013)

Komisaris Jenderal Polisi[4] (18-05-2018)

Riwayat jabatan

07-11-1984: Pama Polda Nusa Tenggara

23-11-1984: Pamapta Polres Badung Polda Nusa Tenggara

29-12-1984: Paga Ops I Puskodal ops Polres Badung Polda Nusa Tenggara

01-04-1985: PS Kapolsek Denpasar Selatan Polres Denpasar Polda Nusa Tenggara

26-03-1986: Pama Pada Mapolda Nusa Tenggara

00-12-1986: Kanit Reserse Mobil Polres Denpasar Polda Nusa Tenggara

00-12-1987: Wakapolsek Denpasar Kota Polres Denpasar Polda Nusa Tenggara

00-12-1988: Kapolsek Sanur Polres Denpasar Polda Nusa Tenggara

01-02-1990: Paur Ops Set Deops Polri

00-12-1993: Paur Lat Set Deops Polri

00-12-1995: Paga Ops A Puskodal Ops Polda Metro Jaya

00-12-1995: Kapolsek Metro Sawah Besar Polres Jakarta Pusat Polda Metro Jaya

01-11-1997: Wakapolres Metro Tangerang Polres Tangerang Polda Metro Jaya

00-12-1998: Pamen Polda Metro Jaya

Baca Juga:  Pemudik dari Jawa Lewat Lampung Dikawal Satgas Anti Begal, Dijamin Aman

01-05-1999: Kabag Serse Tik Ditserse Polda Jawa Barat

01-08-1999: Dansat Idik VC Ditserse UM Korserse Polri

01-08-2000: Kapolres Tegal Polwil Pekalongan Polda Jawa Tengah

21-04-2004: Irbiops Itwasda Polda Metro Jaya

20-08-2004: Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya

14-10-2004: Kabid Telematika Polda NTT

16-09-2005: Dir Reskrim Polda NTT

24-02-2006: Ka SPN Purwokerto Polda Jawa Tengah

16-03-2008: Kabag Lekdik Rodalpers SDE SDM Polri

23-10-2008: Dir Reskrimum Polda Metro Jaya[5]

17-10-2009: Wadir I/Kam Dan Trannas Bareskrim Polri[6]

29-09-2010: Dirbinmas Baharkam Polri

03-09-2012: Kapolda NTB

24-11-2013: Kapolda Jawa Barat

05-06-2015: Kadivkum Polri

28-02-2016: Kadivpropam Polri

16-09-2016: Kapolda Metro Jaya

20-07-2017: Asosp Kapolri

08-03-2018: Sekretaris Utama Lemhannas

18-06-2018: Penjabat Gubernur Jawa Barat

02-11-2019: Ketua Umum PSSI

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...