Jejak Karier Irjen Pol Johanis Asadoma, Akpol 1989, Kembali ke NTT Sebagai Kapolda
Irjen Pol. Johanis Asadoma menyatakan mengutamakan penyelesaian kasus tindak pidana ringan dengan prinsip keadilan restoratif
Irjen Pol Johanis Asadoma resmi menjabat Kapolda NTT menggantikan rekan seangkatannya Irjen. Pol Setyo Budiyanto yang digeser menjadi Kapolda Sulawesi Utara.
Johanes Asadoma dan Setyo Budiyanto sesama alumni Akpol 1989.
Di jajaran Kapolda seluruh Indonesia, alumni Akpol 1989 sebanyak enam orang terbanyak kedua setelah alumni Akpol 1988.
Selain Asadoma dan Setyo Budiyanto, empat orang lainnya adalah Irjen Pol. Akhmad Wiyagus, Kapolda Lampung sejak 21 Juni 202
Lalu Irjen. Pol. Yan Sultra Indrajaya, Kapolda Bangka Belitung sejak 31 Oktober 2021.
Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra, Kapolda Bali Sejak 16 November 2020 dan terakhir Irjen Pol Djoko Poerwanto, Kapolda NTB, Sejak 17 Des 2021.
Irjen Pol Johanis Asadoma bukan orang baru di NTT, ia pernah menjabat Wakapolda NTT tahun 2018-2020.
Lalu menjadi Kadiv Hubinter Polri dan kini kembali ke NTT sebagai orang nomor satu di Polda NTT.
Dalam pernyataan pertamanya sebagai Kapolda NT, Irjen Pol. Johanis Asadoma menyatakan mengutamakan penyelesaian kasus tindak pidana ringan dengan prinsip keadilan restoratif atau restorative justice.
Alasanya agar menjaga situasi daerah dan masyarakat tetap kondusif. “Perkara yang ringan tidak perlu sampai ke pengadilan sehingga masyarakat tetap kondusif,” kata pria yang akrab disapa Johni itu, Jumat, (21/10/2022).
Ia menilai bahwa dengan pendekatan keadilan restoratif, maka tali persaudaraan tetap terjaga karena tercipta pemulihan hubungan baik antara pelaku kejahatan dengan korban kejahatan, sehingga tidak ada dendam lagi.
Namun, dia menegaskan bahwa prinsip keadilan restoratif itu tidak akan berlaku untuk kasus tindak
Profil Irjen Pol Johanis Asadoma
Dirangkum dari wikipedia, Irjen. Pol. Drs. Johanis Asadoma, S.I.K., M.Hum lahir 8 Januari 1966.
Ia adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 14 Oktober 2022 mengemban amanat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur.
Asadoma, lulusan Akpol 1989 ini berpengalaman dalam bidang Brigade Mobil.
Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Kadivhubinter Polri.
Ia pernah memimpin Kontingen Garuda Bhayangkara FPU Indonesia pertama yang bergabung dalam Pasukan Perdamaian PBB di Darfur, Sudan.
Kontingen tersebut berangkat pada 11 Oktober 2008.
Sebelum masuk sebagai taruna Akpol, Johanis Asadoma adalah petinju nasional Indonesia (amatir) dengan berbagai prestasi tingkat nasional dan internasional.
Riwayat Jabatan
Komandan Peleton Brimob Polda Sulut
Komandan Kompi Mako Brimob
Kepala Sub Bidang Gegana Polri
Danyon Brimob Bogor Polda Jabar (2002—2003)
Komandan Brimob Binjai Polda Sumut (2003—2005)
Kapolresta Binjai Polda Sumut (2005—2007)
Analis Kebijakan Madya bidang Akpol Lemdiklat Polri
Kabagkembangtas Romisinter Divhubinter Polri (2013)
Karomisinter Divhubinter Polri (2016)
Wakapolda Sulawesi Utara (2017)
Wakapolda Nusa Tenggara Timur (2018)
Kadiv Hubinter Polri (2020)
Kapolda NTT (2022)
Karier sebagai petinju
Medali perunggu kelas layang kejuaraan Sarung Tinju Emas ke-7 di Denpasar (1982) —mewakili NTT
Medali emas kelas layang Sea Games XII di Singapura (1983)
Medali emas Piala Presiden VII di Jakarta (1984)
Mewakili Indonesia dalam Olimpiade XXII di Los Angeles (1984) namun kalah di babak penyisihan