Business is booming.

BNPT Trending, Netizen Kritik BNPT Tdk Membangun Kondusifitas?

BNPT sebut perempuan todong pistol ke Paspampres simpatisan HIT

Tagar BNPT trending di media sosial Twitter pada Kamis (27/10/2022), menyusul BNPT sebut perempuan todong pistol ke Paspampres simpatisan HIT.

Sontak netizen gaduh menanggapi tagar BNPT yang trending hingga tercat 3.311 ciutan (Tweets) yang mereka sampaikan. Berikut beragam ciutan mereka.

Seperti pemilik akun Twitter @alisyarief menulis, “Untuk apa BNPT menyatakan terkait dengan HTI? Padahal Ia sendiri menyatakan baru sedang dalami siapa Perempuan tersebut!.
Nitizen sblm BNPT bicara, sdh menduga akan ada narasi seperti itu. @mohmahfudmd, bukankan pernyataan begitu itu, tdk membangun kondusifitas?”

Lalu akun Twitter @ynkfz menulis, “Jangankan soal beginian pak, rupiah merosot dan resesi ekonomi juga jangan2 HTI dan FPI juga yg difitnah.”

@hasmibakhtiar menulis, “Sedikit ilmu untuk bapak BNPT, HT mengkafirkan pemerintah tapi tidak meyakini kekerasan dalam berjuang. Ini yang membedakannya dg ISIS atau Salafi Jihadis. Oleh ISIS, HT ini dianggap cemen karena gak berani angkat senjata. Skrg cewek bawa pistol tapi pendukung HTI? Hahaha”

@Yoes33687368 menulis, “Mantap pak ali, harus ada yg bersuara ditengah2 byknya masalah dan keruwetan sprt skrg…byk yg ingin tetap bersih dan dlm keruwetan tsb ada yg ingin memancing diair keruh”

@bernardtan2014 menulis, “Knp sih belain teroris terus? Jangan²…”

@biru_george menulis, “Mungkin piaraannya…”

@mas_ngafif menulis, “bukanya memang itu tujuanya, menciptakan kekeruhan?”

@Delta132980515 menulis, “Kondusifitas? Jauh lah”

@ACilebut menulis, “Lha wong gw aja sering sebel sama HT, demonya aja yg keceng tapi action terendah kek nyoblos di pemilu aja gak mau. Lha ini kok segala pakek pestol2an nyerang2an istana2an….. BNPT kurang wawasan emang”

@priamasakuno menulis, “HTI itu bawa bendera bkn bawa pestol 😅😅😅 Gw akrab banget sama orang2 HTI dan sering diskusi. Buat mrk perubahan akan terjadi dgn sendiri nya atas kehendak Allah. Tugas “kita” adalah berdakwah.”

@iwanjanuarcom menulis, “Belum pernah saya baca di buku-buku HT dan pernyataan HT yang mengkafirkan pemerintah. Yang kufur itu sistemnya, bukan orangnya. Tapi benar kalau HT tidak pernah halalkan kekerasan dan terorisme dlm dakwah”

@EagleReaper01 menulis, “BNPT kurang literatur ya ..🤣 .. kurang pengamatannya”

@SlametN4 menulis, “Bukan kurang literatur, namun sengaja dipaksakan. Karena pihak yg dituduh dipandang gak bakal mau/bisa memberikan klarifikasi. Sudah dimatikan BHP nya, masih difitnah juga.”

@Darmara02177184 menulis, “Bnpt sebaiknya di bubarkan, ngabisin anggaran.”

@Purw99820924Eko menulis, “Siti Elina, akun media sosialnya sering memposting propaganda Khilafah ala HTI, mengikuti tokoh2 HTI, apakah berbuhubungan? Mengamini paham2 HTI dan menjadi radikal tindakannya? sangat. Siapa yg mau bilang HTI tidak berbahaya?”

@Adribarza2 menulis, “Agar Terlihat BNPT Bekerja Sesuai Pungsinya Fitnah”

@Widodo64194059 menulis, “Baru sedang mendalami itu artinya sdh sedang bekerja. Mrk sedang bekerja mendalami. Bisa saja dalam sedang bekerja mendalami itu lalu menemukan benang merahnya. Sebab BNPT itu orang profesional dan bekerja scr Profesional pula!? Kalo tdk profesional utk apa negara membayarnya?”

@DIDIK_RODENT menulis, “iya kan..betul kan…gak mungkin percaya…sudah bisa ditebak…pasti disalah2kan…karena gerombolan ini punya modus untuk mengelak…jangan teror kayak gini..wong bom meledak aja dikira mainan densus…udah lah ferguso belajar bahasa inggris lagi aja”

@HidayatNatari menulis, “Benar yg berpendapat BNPT harus punya kegiatan karena penyandang dana butuh laporan.”

BNPT Dalami Kejiwaan Perempuan Bersenjata Terobos Istana

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mendalami kejiwaan Siti Elina (SE), perempuan yang menodongkan pistol pada personel Paspamres dan mencoba menerobos Istana Negara, Jakarta, Selasa (25/10) pagi.

“Ini lagi didalami aspek kejiwaan juga karena ini kan perlu pendalaman lebih lanjut terhadap perilaku yang bersangkutan,” ujar Kepala BNPT Komjen Pol. Boy Rafli Amar kepada wartawan dikutip Antaranews.com di Gedung Sarinah, Jakarta, Rabu (26/10/2022).

Baca Juga:  Hastag Earthquake Trending, Gempa Magnitudo 6,8 di Ekuador, Data Sementara 15 Orang Tewas

Lebih lanjut, Boy menyampaikan pendalaman kejiwaan tersebut dilakukan untuk mendalami motif SE melakukan tindakan tersebut. Menurut dia, jika SE berniat untuk melakukan penyerangan di sekitar Istana Negara, ia tentu saja membawa pistol yang berisi peluru, bukan pistol tanpa peluru.

“Ini perlu dibantu dengan kaitan pemeriksaan psikologi dan faktor kejiwaan juga penting. Kalau dia berniat menyakiti, enggak mungkin pakai senjata tanpa peluru. Ini ada keterpengaruhan cara berpikir,” ucap Boy.

alam kesempatan yang sama, Boy mengatakan BNPT juga sedang mendalami keterkaitan pihak-pihak lain dengan peristiwa tersebut dan ikut memantau pemeriksaan dari aparat penegak hukum.

“Ini juga kami lihat apakah ada kaitan dengan berbagai pihak lainnya. Itu sedang didalami. Apakah terkait aksi terorisme? Belum pada kesimpulan itu. Yang jelas, aparat penegak hukum sedang melakukan pemeriksaan dan kami memonitor itu,” ucap Boy.

Pada sore ini, penyidik Subdirektorat Keamanan Negara (Subdit Kamneg) Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menetapkan SE sebagai tersangka.

“Statusnya ditetapkan jadi tersangka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Jakarta.

Dia menjelaskan pasal yang diterapkan dalam penetapan tersangka terhadap Siti Elina atau SE adalah Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api Ilegal Juncto Pasal 335 KUHP tentang tindak pemaksaan.

Pihak kepolisian belum menerapkan pasal terkait dugaan tindak pidana terorisme terhadap yang bersangkutan, karena penyidik kepolisian masih menyusun konstruksi kasus tersebut.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...