Kasus Casis Sulastri, Sikap Irjen Pol Midi Siswoko Menuai Pujian
"Saya menilai, keputusan Kapolda Malut sangat diapresiasi semua pihak dan keputusan bagus yang dilakukan Kapolda, setidaknya kebijakan itu dapat menyelamatkan citra Polda Malut
Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Midi Siswoko memperoleh pujian. Khususnya terkait kasus Sulastri, bintara Polri yang dinyatakan gagal dalam Bintara Polri gelombang ke-ll tahun 2022.
Padahal anak petani itu sudah dinyatakan lulus. Ia digagalkan dengan alasan usia.
Bahkan Sulastri Irwan keluar sebagai rangking III di Diktuk Bintara Polri Gelombang II Tahun Anggaran 2022.
Lalu berkembang isu posisi Sulastri digantikan oleh seorang keponakan perwira polisi berpangkat AKBP.
Irjen Pol Midi Siswoko pun turun tangan, ia menyebut ada berbagai pertimbangan terkait tak lolosnya Sulastri.
Hebatnya Kapolda mengambil alih kebijakan itu sebagai kesalahan pimpinan, bukan kesalahan anggota dan panitia seleksi.
Ia pun pasang badan untuk meloloskan Sulastri sekaligus menyampaikan permintaan maaf kepada Sulastri dan keluarga besarnya.
Pakar Hukum Tata Negara Universitas Khairun (Unkhair) Ternate DR Margarito Kamis memberikan apresiasi kepada sikap Kapolda Maluku Utara.
“Saya menilai, keputusan Kapolda Malut sangat diapresiasi semua pihak dan keputusan bagus yang dilakukan Kapolda, setidaknya kebijakan itu dapat menyelamatkan citra Polda Malut,” kata Margarito seperti dilansir Antara.
Menurut Margarito, apa yang dilakukan Kapolda Malut Irjen Pol Midi Siswoko merupakan langkah yang patut diapresiasi agar ke depan jangan lagi melakukan kesalahan serupa dalam proses pendidikan calon siswa bintara Polri.
Keputusan tersebut juga dinilai bagus karena telah menyelamatkan citra Polda Malut.
Sebabnya, nama baik Polda Malut juga institusi Polri sangat dipertaruhkan dalam kasus itu karena Sulastri yang merupakan anak petani dari Kabupaten Sula, merupakan salah satu calon Polwan berprestasi yang terbukti dengan menduduki peringkat ketiga saat pendaftaran Polri.
Selain itu, dugaan “permainan” dalam pengguguran Sultastri menjadi sorotan hingga ke nasional karena ada dugaan Sultastri digantikan oleh wanita berinisial RMH, keponakan seorang perwira menengah di SDM Polda Malut.
“Keputusan Polri melalui Polda Malut mengakomodir calon siswa Bintara Polri Sulastri Irwan yang sempat digugurkan, kemudian diterima untuk mengikuti pendidikan pada Februari 2023 mendatang, merupakan langkah yang patut diapresiasi setelah sebelumnya sempat dipermasalahkan,” kata Margarito
Ia berpesan kepada kedua Calon Siswa Bintara Polri, yakni Sulastri Irwan dan Rahima Melani Hanafi, agar jangan berkecil hati, tidak ada alasan takut dan lainnya.
“Saya rasa mereka tidak perlu khawatir apalagi berkecil hati, tentu saya juga bangga cara mereka berdua mempertahankan haknya itu hebat, mereka tidak menyerah, bagus itu perempuan yang punya karakter,” ujarnya.
Profil Irjen Midi Siswoko
Dirangkum dari wikipedia, Irjen. Pol. Midi Siswoko Wau, S.I.K. (lahir Januari 1970) adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 14 Oktober 2022 menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Maluku Utara.
Midi, lulusan Akpol 1993 ini berpengalaman dalam bidang reserse. Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Direktur Energi dan Kependudukan BIN.
Riwayat jabatan
Pamen Polda Jambi
Pamen Polda Kalsel (2011)
Kapolres Tapin (2011)
Kapolres Tanah Laut (2012)
Kabidpropam Polda Kalsel (2014)
Dirreskrimsus Polda Sulut (2015)
Dirreskrimsus Polda Sultra (2016)
Analis Kebijakan Madya Bidang Pidter Bareskrim Polri (2016)
Pati Baintelkam Polri (Penugasan Pada BIN) (2018)
Direktur Energi dan Kependudukan BIN (2018)
Kapolda Maluku Utara (2022)