Business is booming.

Panglima TNI Trending, Netizen: Kalo Si Ina Inu yg Naek Repot?

DPR menyetujui Laksamana TNI Yudo Margono menjadi Panglima TNI

Tagar Panglima TNI trending di media sosial Twitter pada Jumat (2/12/2022), menyusul Komisi I DPR menyetujui Laksamana TNI Yudo Margono menjadi Panglima TNI menggantikan Jenderal TNI Andika Perkasa yang akan pensiun.

Sontak netizen gaduh menanggapi tagar Panglima TNI hingga tercatat 9.615 ciutan (Tweets) yang mereka sampaikan. Berikut beragam ciutan mereka.

Seperti pemilik akun Twitter @umarhasibuan751 menulis, “Selamat pak Yudo. Alhamdulillah pak Yudo yg jd panglima TNI. Bkn dia”

Lalu akun Twitter @eeeemet menulis, “smoga tidak berat sebelah, amanah terus pak laksamana, godspeed💪”

@Hekler20 menulis, “Kekuatan admiral yang baru mengendalikan apa min? Magma, gravitasi, atau es??”

@umarhasibuan751 menulis, “Alhamdulillah ya Allah bukan dudung. Selamat pak Yudo”

@Uing0095 menulis, “sayangnya jabatannya hanya 8 bln. gimana coba? pnggantinya nnti 2023?, palagi mndekati 2024 waktunya berpanas²an. saya malah lebih khawatir pnggantinya 2023 nnti. semoga saja bukan pulan yg ontohod ya…”

@FeriAnd48371106 menulis, “Wahhh ngamuk.dungdung”

@ikt1572 menulis, “Cuma bentar, Tadz.. strateginya begitu. Btr lg juga Panglima baru pensiun baru deh dia jadi.. katanya begituh”

@Tetty082376 menulis, “Asal jangan dang dong dung ya.”

@Sugiono85048662 menulis, “Artinya baleho aman , tidak dicopotin”

@agussup15099781 menulis, “Dia di setting untuk tahun depan bang, tahun pemilu..”

@afathngantuk menulis, “Secara aturan umur gak bisa, dudung lebih tua 8 hari”

@TukangGranit menulis, “alhamdulillah akhirnya bukan orang itu yg jadi panglima”

@babang_cky80 menulis, “Kalo si ina inu yg naek,repot😅”

@bronchodong menulis, “Ayo pak jujur lah pak, bintang dipundak hanya simbol didunia, diakhirat akan diminta tanggung jawab, semangat pak panglima semoga amanah”

@Gajayana05 menulis, “Cuman 1 tahun kabarnya 2024 nanti yg naik jenderal penurun baliho”

@afathngantuk menulis, “Gak bisa. Lebih tua”

@toniwahyudi21 menulis, “semoga bukan pengkhianat rakyat yg sudah menggaji mereka..”

@jokoci menulis, “Ya kalau sampai Matra Laut tidak menjadi Panglima, ya Keterlaluan namanya”

@Yom_N_Friends menulis, “Jngan senang dlu…jangan2 menjelang Pilpres dia yg gantikan 🙄😭”

@manusiapisces2 menulis, “Yang minum kopi lagi nangis dipojokan.. Sambil bicara dalam hati anxxxg naha lain aing..”

@Tuman48215069 menulis, “Semoga seperti jenderal Sudirman”

@Toekiemienn menulis, “Alhamdulillah bukan Dudung baliho”

@SastroDimedjo4 menulis, “padahal sebelumnya yg sebelah udah kerahkan buzzer2nya”

@Boedi_Ajahe menulis, “Alhamdulillah. Selamat ya pak Yudo. Setidaknya hati sedikit lega😁”

DPR Setujui Laksamana Yudo Jadi Panglima TNI

Rapat internal Komisi I DPR RI pada Jumat (2/12/222) sore menyetujui Laksamana TNI Yudo Margono sebagai Panglima TNI, setelah yang bersangkutan menjalani rangkaian uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI.

Baca Juga:  Profil Marsma TNI Bejo Suprapto, AAU 1988, Kini Irben Itjen TNI

“Setelah mempertimbangkan pandangan fraksi dan anggota, maka Komisi I DPR RI memberikan persetujuan pengangkatan Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI,” kata Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid dikutip Antaranews.com di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Dia menjelaskan seluruh fraksi menyatakan setuju pengangkatan Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI, sehingga dalam rapat internal Komisi I DPR tidak dilakukan pemungutan suara atau “voting”.

Menurut dia, persetujuan tersebut dilakukan setelah Komisi I DPR melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap Laksamana Yudo yang berlangsung selama tiga jam.

“Saat sesi pendalaman, beliau (Laksamana Yudo) menjawab pertanyaan dari sembilan fraksi. Lalu kami melakukan rapat internal Komisi I DPR,” ujarnya.

Dia mengatakan dalam Rapat Internal Komisi I DPR juga menyetujui pemberhentian Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI. Selain itu menurut dia, Komisi I DPR juga mengapresiasi atas dedikasi Jenderal Andika karena telah memajukan institusi TNI.

Prajurit TNI Tidak Arogan pada Rakyat

Calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono berjanji akan mengerahkan semua daya dan upayanya agar tidak ada oknum TNI yang melakukan tindakan tak terpuji dan bersikap arogan menyakiti rakyat.

“Apabila nanti saya mendapat kepercayaan jadi Panglima TNI, maka saya akan kerahkan daya dan upaya agar tidak ada oknum TNI bertindak tidak terpuji dan arogan yang menyakiti rakyat,” kata Yudo dalam Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Panglima TNI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat.

Dia mengatakan TNI sebagai tentara rakyat harus bersikap humanis, disegani bukan ditakuti, ramah, sopan, dan bersikap sederhana.

Yudo menekankan bahwa prajurit TNI harus bersikap sederhana dan selalu hadir mengatasi kesulitan rakyat.

Menurut dia, saat ini negara sedang menuntaskan pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PEN) di tengah dinamika ekonomi global.

Baca Juga:  Lesti Trending, Lagu Aldi Tahir Ikut Viral, Ini Liriknya

“Perlu partisipasi komponen seluruh bangsa, TNI selalu hadir dan siap melaksanakan tugas negara sesuai kewenangan dan kepercayaan yang diberikan,” ujarnya.

Sebelumnya, dalam Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono memaparkan visinya mewujudkan institusi TNI sebagai Patriot Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan memperkokoh tiga matra dalam menjaga kedaulatan negara.

Dia mengaku akan meneruskan pembangunan TNI untuk wujudkan TNI yang kuat sehingga menjadikan rakyat dan bangsa Indonesia bermartabat di mata dunia.

“Dengan menjadikan TNI sebagai patriot NKRI, yaitu kepanjangan dari prajurit TNI dari tri matra yang profesional, modern, dan tangguh untuk keutuhan NKRI,” kata Yudo dalam Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Panglima TNI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat.

Dia menjelaskan visi tersebut adalah kekuatan TNI sebagai komponen pertahanan utama yang terdiri atas gabungan tri matra yang solid, kokoh, dan loyal pada NKRI.

Yudo berharap prajurit TNI yang profesional dilengkapi dengan alat utama sistem senjata (alutsista) modern sehingga menjadikan TNI sebagai kekuatan utama pertahanan negara yang tangguh untuk menghadapi semua ancaman.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...