Profil Said Aqil Siroj, Mantan Ketua PBNU yang Dilaporkan Sakit, Kini Sudah Sembuh dan Pulang dari RS
“Bismillah. Ya Allah berikanlah kesembuhan untuk Yai Aqil, sehat seperti sedia kala.. aamiin, Al Fatihah,” @momiiel__
Mantan Ketua PB NU, Said Aqil Siroj, dilaporkan sedang sakit.
Tokoh Islam berusia 69 tahun itu tampak sedang berbaring di rumah sakit.
Sejumlah netizen mendokan untuk kesembuhan sang kyai kelahiran Cirebon, 3 Juli 1953 tersebut.
“Mohon keikhlasannya untuk mengirimkan Do’a dan Fatihah untuk kesembuhan http://Prof.Dr.KH Sa’id Aqil Sirodj (@saidaqil). Semoga beliau lekas sembuh, Aamiin.” Demikian akun @Generasi_MudaNU
“Semoga beliau diberikan pemulihan perlindungan Kesehatan dari Allah, dan diberi Keamanan langsung. Amin. Salam buat pak Kyai, banyak yang mendoakan beliau,” jawab @PsikologCoach
“Bismillah. Ya Allah berikanlah kesembuhan untuk Yai Aqil, sehat seperti sedia kala.. aamiin, Al Fatihah,” @momiiel__
Mohon keikhlasannya untuk mengirimkan Do'a dan Fatihah untuk kesembuhan https://t.co/KCggA7WgNT Sa'id Aqil Sirodj (@saidaqil )
Semoga beliau lekas sembuh, Aamiin.#GenerasiMudaNU pic.twitter.com/c9KD4aVdwA
— Generasi Muda NU (@Generasi_MudaNU) January 14, 2023
Lalu, akun @Icholilur membagikan gambar Said Aqil Siroj sedang menyalami salah seorang petugas rumah sakit berseragam dengan caption: Sudah pulang
Meski tak menjabat Ketua PBNU, Said Aqil Siroj tetap sibuk.
Antara lain ia menjabat sebagai Komisaris Utama di PT MNC dan PT KAI, selain aktivitasnya terkait dunia keIslaman.
Diduga karena kesibukannya, ia mengalami kelalahan
Prof. Dr. K.H. Said Aqil Siroj, M.A. lahir 3 Juli 1953 di Cirebon, Jawa Barat.
Ia adalah mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul ‘Ulama (PBNU) masa khidmat 2010-2022 yang saat ini menjabat sebagai Mustasyar (penasehat) Pengurus Besar Nahdlatul ‘Ulama masa khidmat 2022-2026.
Ia juga menjabat sebagai Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Cirebon sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah, Jakarta Selatan.
Di kalangan Nahdlatul Ulama, KH. Said Aqil Siroj bukanlah orang baru.
Ayahnya, Kyai Aqil Siroj adalah seorang Ulama’ di Cirebon dan termasuk dalam jejaring ulama di Karesidenan Cirebon, seperti Benda Kerep, Buntet, Gedongan dan Babakan.
Riwayat pendidikan baik formal maupun non-formal beliau juga tidak dapat diragukan lagi, bahkan beliau sudah banyak melintang dalam keroganisasian NU.
Sejak tahun 2010 ia selalu masuk ke dalam daftar 500 Muslim Paling Berpengaruh di Dunia.
Begitu pula baru-baru ini, The Royal Islamic Strategic Studies Cente yang berpusat di Yordania merilis Daftar 500 Muslim Paling Berpengaruh di Dunia untuk tahun 2022 (The World’s 500 Most Influential Muslims 2022[2]).
Dan KH. Said Aqil Siroj menempati urutan ke-19 edisi tahun 2022.