Business is booming.

Frasa 300 T, Bea Cukai dan Mahfud MD Trending Bersama, Tentang Kasus Korupsi di Kemenkeu?

Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono Jadi Perbincangan Usai Rafael Dan Eko Darmanto

Hari ini frasa 300 T, Bea Cukai dan Mahfud MD trending secara hampir bersamaan.

Isinya hampir sama soal dugaan korupsi di Bea dan Cukan Kementerian Keuangan.

Trending itu mengikuti angka 500 M yang  jadi perbincangan sebelumnya terkait mantan Pejabat Dirjen Pajak Rafael Alun Trisambodo

Menkopolhukam Mahfud MD diberitakan secara luas mengaku menerima laporan transaksi mencurigakan senilai Rp 300 triliun di Kementrian Keuangan.

Mahfud mengaku pergerakan uang triliunan itu ada di lingkungan Kementrian Keuangan.

Sebagian besar ada di Direktorat jenderal Pajak dan Bea Cukai.

Sebelmnya ia menyebut ada 69 orang dengan nilai transaksi hanya tidak sampai triliunan, yaitu ratusan miliar, namun hari ini sudah ditemukan lagi mencapai Rp 300 triliun.

Mahfud juga sudah menyampaikan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Ketua PPATK alasan mengapa dirinya menyampaikan kepada publik.

Karena era sekarang sudah tidak bisa sembunyi-sembunyi lagi.

Terkait trending Bea dan Cukai adalah trendingnya Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono.

Kasusnya serupa dengan Rafael dan Eko Darmanto, mantan Kepala Bea dan Cukai Yogyakarta.

Rumah mewah Andhi Pramono dan gaya hidup anak dan istinya pun jadi sorotan.

Salah satu yang menyoroti adalah akun Twitter bernama @PartaiSocmed.

Cuitan partai sosmed hingga berita ini diturunkan telah memperoleh 2,782 Retweets, 394 Quote Tweets dan 5,912  Likes.

Baca Juga:  Profil Brigjen TNI Bayu Sudarmanto, Akmil 1996, Karoum pada Sekretariat Utama BIN

Juga sudah disaksikan lebih dari 660.000 netizen.

Berdasarkan harta kekayaan di elhkpn.kpk.go.id, total kekayaan Andhi Pramono mencapai Rp 13,7 miliar.

Adapun catatan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) itu dilaporkan oleh Andhi pada 16 Februari 2022 untuk harta selama tahun 2021.

Ia memiliki harta kekayaan terdiri dari 15 unit tanah dan bangunan yang tersebar di beberapa kota seperti Salatiga, Batam, Salatiga, Jakarta, hingga Bogor dengan total harga Rp 6,98 miliar.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...