Business is booming.

Azizah Trending, Menantunya Bikin Gol, Andre Rosiade Ikut Bersorak-sorak

 Ditemani sang ayah, Andre Rosiade, Azizah yang mengenakan kaus putih terlihat bertepuk tangan atas cetakan gol Arhan.

Anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, ikut berjingkrak-jingkrak saat menantunya, Arhan Pratama mencetak gol ke gawang Turkmenistan dalam kualifikasi Piala Asia U-23.

Timnas Indonesia akhirnya menang 2-0 dan lolos untuk pertama kali ke Piala Asia U-23 yang akan digelar di Qatar tahun 2024.

Arhan mencetak gol melalui sundulan kepala, satu gol lainnya dicetak Ivar Jenner melalui tendangan dari luar kotak penalti.

Melalui akun instagram @andre_rosiade, ia membagikan foto-foto saat berangkat ke Stadion Manahan Solo.

Ternyata di satu pesawat dengan Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Jokowi, dan bertemu Presiden Jokowi di stadion.

Melui insta storynya Andre juga membagikan video bersorak-soran terutama saat sang menantu Arhan mencetak gol.

Ada pun momen paling menarik dalam laga itu, ketika Arhan menunjukkan kaos dalamnya bertuliskan Azizah 20-8-2023.

Azizah adalah Azizah Salsha, putrinya, yang menikah dengan Pratama Arhan nikah di Jepang, Minggu (20/8/2023).

Nah saat melakukn selebrasi, usai mencetak gol turut menarik perhatian.

Pratama Arhan berlari ke pinggir lapangan dan mengangkat kausnya.

Di kursi penonton, Azizah Salsha yang turut menyemangati sang suami ikut melambaikan tangan.

Ditemani sang ayah, Andre Rosiade, Zize yang mengenakan kaus putih terlihat bertepuk tangan atas cetakan gol Arhan.

Profil Andre Rosiade

Andre Rosiade menikahi Nurul Anastasia dan memiliki dua orang anak.

Anak pertama Nurul Azizah Rosiade dan adiknya, Muhammad Ammar Tsaqif Rosiade.

Mereka berdomisili di Kota Tangerang Selatan.

Andre Rosiade, mengungkap detik-detik menjelang putrinya dipinang Pratama Arhan melalui stori instagramnya

Dilansir dari instagram dan portal Fraksi Gerindra Andre Rosiade lahir 7 November 1978.

Ia adalah pengusaha dan politikus Indonesia yang saat ini menjadi anggota DPR-RI.

Pada tahun pertamanya menjabat, ia menuai kontroversi nasional karena menggerebek PSK dengan cara dijebak demi pencitraannya.

Andre Rosiade juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Sumatra Barat.

Sewaktu kampanye Pilpres 2019, ia merupakan juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

Dalam kontestasi pemilu legislatif 2019, Andre berhasil terpilih sebagai Anggota DPR-RI daerah pemilihan Sumatra Barat I.

Sebagai Jubir BPN Prabowo-Sandi, Andre diuntungkan karena mendapat efek ekor jas (coat tail effect) dari pencalonan Prabowo-Sandi.

Andre juga merasa citra dirinya terangkat karena Pemilu 2019 diselenggarakan secara serentak.Andre Rosiade dilahirkan di Kota Padang, Sumatra Barat pada 7 November 1978 dari keluarga Minangkabau.

Ia merupakan putra dari pasangan Yanziwar Ade dan Rosita Yurnetty. Orang tuanya bekerja sebagai pegawai negeri sipil.

Ia melalui masa kecil dan pendidikan dasar hingga menengah di kota kelahirannya itu sebelum melanjutkan pendidikan tingginya di Jakarta.

Ia menamatkan pendidikan di SD Yos Sudarso Padang (1985–1991), SMP Yos Sudarso Padang (1991–1994), dan SMA Negeri 2 Padang (1994–1997).

Ketika SMA, ia mengaku pernah membeli tiket pertandingan Semen Padang untuk dijual kembali dan memperoleh keuntungan untuk uang jajannya.

Saat berkuliah, ia juga dikenal sebagai seorang aktivis kampus sehingga ia pernah dipercaya menjadi Presiden Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Trisakti periode 2000–2001 dan Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Jakarta Barat pada periode yang sama.

Pada 2001, sebagai juru bicara ia ikut menjadi perwakilan BEM seluruh Indonesia untuk menyampaikan aspirasi kepada Presiden Indonesia Abdurrahman Wahid di Istana Negara.

Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti pada 2002.

Setamat kuliah, Andre memulai karier sebagai konsultan PT Indoconsult. Pada 2003, ia mendirikan PT Hasil Usaha Anak Bangsa dan menjadi direktur utamanya.

Selanjutnya ia juga mendirikan beberapa perusahaan dan menjadi direktur utama dari PT Kaze Internasional Selaras, PT Cahaya Azizah, dan CV Putri Pertama.

Ia juga menjadi Komisaris PT Garda Benteng Indonesia dan CV Ammar Jaya.

Perusahaan yang dipimpinnya bergerak di bidang kontraktor peralatan pabrik dan penyediaan oli dan petugas keamanan di pabrik-pabrik besar seperti PT Semen Padang dan sejumlah pabrik di Tangerang.

Selain menjadi pengusaha, Andre juga aktif di berbagai organisasi, diantaranya sebagai Pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumbar sejak 2011 dan Ketua Gerakan Ayo Jadi Pengusaha Wilayah Sumbar BPD HIPMI Sumbar.

Pada 2012, Andre berniat maju menjadi calon Wali Kota Padang dalam pemilihan umum Wali Kota Padang 2013 dan didukung oleh pengusaha Zairin Kasim.

Namun, seiring waktu ia tidak berhasil mendapatkan dukungan partai politik.

Dalam struktur Partai Gerindra, Andre awalnya menjabat sebagai Kepala Departemen Penggalangan Jaringan Mahasiswa dan Pemuda DPP Partai Gerindra.

Setelah itu, ia menjadi Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra dan juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

Baca Juga:  KPK Geledah Kantor PUPR Banjarnegara dan PT Bumirejo, Bupati Diam
Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...