Business is booming.

Beredar Narasi Gibran Presentasi Namun yang Muncul Video Porno, Hoaks

Narasinya begini: Calon Wapres saat Presentasi menggunakan Laptop Dinas Walikota..  Yg Nongol Film PORNO..??!. Mari berbagi Mumpung belum di Hapus..!!”

Beredar video lama tentang seorang mahasiswa hendak presentasi namun yang muncul adalah video porno.

Mahasiswa tersebut buru-buru menggantinya, namun sudah terlanjut jadi tontonan peserta presentasinya.

Nah oleh akun @Jsedoe dibuat narasi seolah mahasiswa dalam gambar itu adalah seorang calon cawapres yang melakukan presentasi menggunakan lapton dinas Walikota.

“Astaghfirullah aladziim..   Calon Wapres 🇲🇨, Saat Presentasi menggunakan Laptop Dinas Walikota..  Yg Nongol Film PORNO..??!. Mari berbagi Mumpung belum di Hapus..!!”

Meski tak menyebut nama, publik yakin narasi yang dimaksud adalan Gibran Rakabuming Raka, Wali Kota Solo yang kini menjadi cawapres Prabowo Subianto.

Nah akun resmi Partai Gerindra @Gerindra mengomentari video tersebut dengan membagikan berita bahwa itu video mahasiswa yang tayang di Suara.com tahun 2019.

Posisi Gibran

Dengan naiknya Gibran menjadi cawapres Prabowo, posisi Gibran sebagai kader PDIP pun dipertanyakan.

Ini karena partai Banteng itu sudah mendeklarasikan pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai Capres-Cawapres 2024.

Anehnya, pihak PDIP tak memecat Gibran.

Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah mengaku hingga kini tidak memecat Gibran Rakabuming Raka meski sudah menjadi cawapres Prabowo Subianto.

Menurut Basarah, partainya saat ini menunggu etika politik Gibran untuk mundur secara resmi dari partai.

Baca Juga:  Profil Hwang Hee-chan, Striker Wolves Asal Korsel yang Mencoreng Rekor Kemenangan Manchester City

Namun di luar itu, dia meyakini masyarakat sudah menganggap Gibran keluar dari PDIP.

Pasangan Prabowo-Gibran diusung sembilan partai, yakni Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, PAN, PSI, PBB, Partai Gelora, Partai Prima, dan Partai Garuda.

Putra sulung Presiden Joko Widodo itu mengaku tak keberatan jika dicap sebagai pengkhianat karena mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Gibran Rakabuming Raka lahir 1 Oktober 1987. Ia adalah seorang pengusaha dan politisi Indonesia yang menjabat sebagai Wali Kota Surakarta yang dilantik pada 26 Februari 2021.

Juga merupakan putra sulung dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Gibran merintis bisnisnya dengan membuka usaha katering yang diberi nama Chilli Pari.

Ia juga merupakan pendiri perusahaan kuliner martabak yang disebut Markobar.

Sejak kecil Gibran menetap di Surakarta, tetapi saat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dirinya pindah ke Singapura untuk melanjutkan sekolah setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) pada tahun 2002 di Orchid Park Secondary School, Singapura.

Selanjutnya pada tahun 2007 Gibran lulus dari Management Development Institute of Singapore (MDIS) dan melanjutkan studinya ke program Insearch di University of Technology Sydney (UTS Insearch), Sydney, Australia hingga lulus pada tahun 2010.

Ia menjabat sebagai ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Boga Indonesia (APJBI) Kota Solo.

Pada 11 Juni 2015, Gibran menikahi mantan putri Solo yang bernama Selvi Ananda.

Pada 10 Maret 2016, Selvi melahirkan seorang anak laki-laki yang dinamai Jan Ethes Srinarendra.

Pada 15 November 2019, Gibran dan Selvi dikaruniai anak perempuan bernama La Lembah Manah.

Pada 9 Juni 2018, Gibran mendirikan sebuah aplikasi pencari pekerja lepas dan paruh waktu yang bernama Kerjaholic bersama Leonard Hidayat, Josh Ching, Michael, Daniel Hidayat.

Baca Juga:  Jejak Karier Mayjen TNI Rudy Saladin, Alumni Akmil 1997 Pertama Sandang Pangkat Mayjen TNI

Kerjaholic adalah sebuah aplikasi yang bisa menghubungkan para pencari kerja dengan pihak-pihak yang sedang mencari pekerja lepas dan paruh waktu.

Pada 20 Juli 2019, Gibran bersama adiknya Kaesang Pangarep, Chef Arnold Poernomo dan Randy Julius mendirikan restoran bernama Mangkokku.

Sebelumnya, pada 17 Agustus 2018 ia membangun Goola bersama Kevin Susanto dan memperoleh pendanaan dari Alpha JWC Ventures senilai Rp 71 miliar.

Dalam Pilkada 2020, Gibran mendaftarkan diri sebagai bakal calon walikota Solo dari PDI-P untuk Pemilihan Wali Kota Solo periode 2020-2025.

Kemudian mendapat kritik dari pengamat tentang tuduhan praktik politik dinasti dalam keluarga Joko Widodo yang masih menjabat Presiden.

Gibran sendiri pernah menolak keberadaan dinasti politik di Indonesia.

Selain itu, terdapat peraturan pemilu yang menghambat pencalonan Gibran sebagai kepala daerah.

Pada 22 Oktober 2023, Koalisi Indonesia Maju mengumumkan Gibran sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo pada pemilihan presiden 2024.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...