Business is booming.

Profil Kaesang Pangarep, Beredar Narasi Mentang-Mentang Anak Presiden, Pasang Baliho di Subang Tanpa Bayar Pajak?

Kami Muak puncaki trending pagi ini. Trending itu mengarah pada Baliho Kaesang Pangarep di Subang, Jawa Barat.

Kami Muak puncaki trending pagi ini.

Trending itu mengarah pada Baliho Kaesang Pangarep di Subang, Jawa Barat.

Narasi yang dibawakan wanita muda di depan Baliho Kaesang dengan latar belakang presiden Jokowi adalah soal Kaesang yang menjadi Ketua Umum PSI.

“Hebat, Kaesang Pangarep anak presiden. Baruu dua hari jadi anggota Parpol langsung jadi Ketua Umum PSI.”

Narasi kemudian dilanjutkan dengan banyaknya Baliho Kaesang sebagai Ketum PSI di Subang.

Katanya, Baliho Kaesang di Subang tersebar dari Utara dan Selatan.

Baliho itu tersebar di 30 kecamatan yang ada di Subang.

Setiap kecamatan ada 50 baliho.

Biaya produksinya sebesar Rp 1 Miliar.

Darimana uangnya siapa yang pasang?

Wanita muda itu menyebut semua baliho tanpa izin tanpa bayar pajak.

Mentang-mentang anak Presiden, baru dua hari menjadi Ketua Umum PSI sudah pakai cara-cra seperti ini.

“Kami muak,” kata wanita itu seraya beranjak dari Baliho Kaesang.

Sejauh ini belum ada konfirmsi atas kebenaran narasi tersebut.

Yang menjadi pertanyaan mengapa hanya terjadi di Subang?

Profil Kaesang Pangarep

Kaesang Pangarep lahir 25 Desember 1994 (28 tahun).

Ia adalah seorang pengusaha makanan Indonesia dan Youtuber.

Ia merupakan putra bungsu Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, dan Ibu Negara Iriana.

Baca Juga:  Daftar Pejabat Korlantas Polri, Kini Paling Sibuk dengan Mudik

Kaesang memulai pendidikan dasar di SD Negeri 16 Mangkubumen Kidul, Laweyan, Solo, seperti juga kakaknya.

Kemudian ia melanjutkan SMA di Singapura, Anglo-Chinese School International dengan program studi International Baccalaureat.

Setelahnya ia berkuliah di Singapore University of Social Sciences.

Ia memulai karier sebagai narablog yang kemudian mendapat sorotan karena merupakan seorang anak calon presiden.

Blognya menuai kontroversi karena menuliskan pengalaman tak sengaja makan babi di Singapura, yang kemudian mendapat perhatian karena panasnya keadaan Pemilihan Presiden 2014 dan menyatakan rasa daging babi lebih enak dari kambing.

Kontroversi selanjutnya adalah saat ia menertawakan orangtuanya sendiri yang senang memelihara kodok, sehingga memunculkan panggilan kecebong untuk simpatisan Jokowi.

Penampilannya dalam bentuk video dimulai dengan adu panco dengan Jokowi.

Videonya banyak disukai dan akhirnya menciptakan kontroversi baru saat mengomentari akhir Pilkada DKI 2017 yang berakibat banyaknya demonstrasi dan pawai obor untuk mendesak dipenjarakannya Ahok.

Ia memanggil mereka dengan sebutan “ndeso”, yang berbuah tuntutan dari warganet lain.

Ia kemudian ikut memainkan peran sopir taksi dalam film Cek Toko Sebelah yang dibintangi Ernest Prakasa.

Pada pertengahan tahun ini, Kaesang Pangrangep diisukan akan maju menjadi Wali Kota Depok. Jokowi merestuinya.

PSI adalah parpol yang mencalonkan dia menjadi calon Wali Kota Depok.

Namun bebera bulan kemudian, Kaesang malah naik menjadi Ketua Umum  Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Penetapan Kaesang menjadi Ketum PSI ini hanya beberapa hari setelah resmi menjadi anggota dan mendapat Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI.

Kaesang ditetapkan sebagai Ketum PSI saat Kopdarnas PSI di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Senin (25/9/2023).

Dalam acara ini, PSI mengumumkan Kaesang Pangarep Ketum PSI.

Baca Juga:  Profil AKBP Anhar Arlia Rangkuti, Akpol 2023, Kapolres Blitar Polda Jatim

Terpilihnya Kaesang menjadi Ketum PSI bikin heboh partai politik. Ada yang senang dengan keputusan tersebut, ada juga yang mengkritiknya.

 

 

 

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...