Business is booming.

Pengamat Trending, Netizen Gagal Paham Prabowo Paling Santai saat Debat

intonasi dan nada bicara sangat menggambarkan kondisi emosional Prabowo.

Tagar Pengamat trending di media sosial X (Twitter) pada Kamis (14/12/2023), menyusul netizen gagal paham capres nomor urut 2, Prabowo Subianto dikatakan tampil santai, tegas, dan tanpa dibuat-buat saat debat perdana capres yang digelar KPU, Selasa, (12/12/2023).

Netizen pun gaduh menanggapi tagar Pengamat yang trending hingga tercatat 4.916 ciutan yang mereka sampaikan.

Seperti pemilik akun Twitter @AdamsIlham menulis, “katanya prabowo paling santai, apakah santai itu harus nunjuk2? mau di poles bagaimanapun prabowo andai ada meja di depanya pasti mejanya sdh di makan saking kesalnya sama anies”

Lalu pemilik akun Twitter @JedriRahmatika menulis, “Pengamat politik kok gak bisa membedakan mana santai mana tegang…. 😁😂”

Sebelumnya pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Arifki Chaniago menilai calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto tampil santai, tegas dan tanpa dibuat-buat saat debat perdana capres yang digelar KPU, Selasa, (12/12).

 

@olink1978 menulis, “calon pemimpin, tapi lidah tidak punya etika. seperti inikah yg kalian banggakan ???”

@CutSarina5 menulis, “Semua orang juga tau keluar aslinya emosional,Tantrum awokwokwokwok🤣”

@abahiyanfikri menulis, “Karena santainya sampai keringat jagung yang keluar, apa ruangannya tak ber-AC atau tiada kipas anginkah? 😄😄😄”

@infinity4646 menulis, “Jagoannya @tvOneNews keringet dingin yaaaa, kok bisa dibilang santai … Awokawokawokawok”

@Muhamma77809016 menulis, “Santai…??? Maksa bgt bilang santai , dg jawaban seperti celotehan emosional emak2 di warung sayur, ..apalagi setelah debat buru2 keluar tanpa kata2..itu santai..??.. Alhamdulillah tanpa di buat2 keluarlah aslinya..?😂.kmdian dia coba tutupi dg joget2, apakah itu TDK di buat2.?”

@erwanrahman70 menulis, “Lsg bermunculan pengamat yg mata dan telinganya bermasalah ato mungkin dompetnya yg bermasalah”

@bm_ismail menulis, “Saya waktu tadi malam nonton memang merasakan naiknya emosi beliau itu asli karakternya, ngga dibuat2…”

@Curang16 menulis, “Prabowo lengkap, semua karakter ada, yg utama emosional. Ganjar lebih baik dr Prabowo. @aniesbaswedan lebih baik dari keduanya”

@amelcewaw menulis, “Karena santainya sampai tidak punya adab, jubang jebeng didepan org yg sdng bicara di ajang debat yg ditonton oleh hampir seluruh rakyat Indonesia, setelah jawaban karena menyerang duluan, min?”

@rangkutifuat menulis, “Hanya hitungan jam saja hilang semua usaha yg dilakukan selama ini mengemas Prabowo santun, merangkul semua dan joget gemoy. Dalam debat semalam keluar watak asli pak Prabowo, emosional, kaku dan merasa lwbih superior dari Paslon lainnya. Berantakan !!!”

@fxnetizen menulis, “Pengamat kok tolol ga bs bedakan antr tegas dan emosian , bahkan ga bs bedakan pula antra santai & tegang pikiran… 😂 Klo santai tuh ga bakalan keluar keringat dingin terus dan klo ditanya itu jawabannya nyambung dg pertanyaan, ga marah2 melulu…”saya siap mati” 😂😅”

@IsNanggala menulis, “Setelah debat yang sibuk pengamat dan pendukung saling berdebat. Kl pendukungnya sampai level buzzer masih mending dapet bayaran. Diluar itu cm cuma kebagian tensi naik, maag jadi kumat dan penyakit lain kambuh. 😅”

@SsiZamris97190 menulis, “Bukan kebalikan . Paling tegang sampai emosi gitu di bilang santai. Klu penilayan saya Anies yg paling menguasai dan paling relexs . Lebih banyak senyum . Klu pak Bowo berkerut mukanya Krn tak relexs lagi”

@eR_Haryadi menulis, “He he he kalah debat ya kalah saja. Nggak usah banyak alasan. Belajar lagi. Perbanyak literasi. Jaga stamina, biar nggak kedodoran. Jaga sikap biar dapat simpati. Ojo emosian. Jangan menjulur2kan lidah. Keringat dikurangi. Jangan grogi. Manfaatkan waktu. Salam ASAM SULFAT.”

@TakbirHabibie menulis, “Pengamat cuan..🤭.. Menggunakan pengamat gak jelas untuk menetralkan posisi Pak Bowo yg bertubi2 kena ulti combo hits udah gak jaman lagi.. Masyarakat udah melek, udah bisa lgsg menilai performa masing2 capres saat debat..”

@CoretanInfo menulis, “Gak salah tuh bilang pak prabowo santai, malah menurut ane, pak prabowo itu terlihat tegang dan demam panggung walaupun punya pengalaman dalam debat capres. Terlihat beda dengan pak anis dan pak ganjar yang terlihat enjoy 😊”

@MhmdIsnaini menulis, “A.Chaniago! tanya ya ini mata dan telinga yg ga normal siapa ya? berkeringat, nada tinggi, ngga ngerti analogi kok dibilang santai!! apa santai itu menurut kbbi dan para psikolog sudah ada versi baru?”

@AliyasKartino menulis, “Narasi yg bertolak belakang dari kenyataan, emangnya masyarakat gak nonton, gak lihat … Keringat bercucuran, gemeteran nahan emosi, gemoynya ilang.. Yg ada aku lihat sosok yg menakutkan”

@presleyfelly menulis, “Keknya lebih pinter rakyat dari para pengamat beginian menilai debat td malam!😂”

@Andosrosi menulis, “Kasihan bener para pengamat bayaran. Sibuk memoles junjungannya. Emang dikira rakyat ga pada mengamati ya?”

@tanjaya1958 menulis, “Ini Pengamat politik atau konsultan politik, kasat mata capres no. 2 emosi gitu, dibilang santai.

@Hardiaj4 menulis, “Gak perlu sekolah tinggi untuk bisa menganalisa debat capres perdana kemarin bahwa Pak Anies adalah Capres terbaik pada debat kemarin..👍👍”

Prabowo tak terbebani saat debat capres? Ini kata Pakar Gestur

Pakar Gestur dan Mikroekspresi jebolan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Monica Kumalasari menyampaikan bahwa Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto mungkin terlihat spontan dan tanpa beban saat debat perdana capres, namun hasil analisa gestur dan mikroekspresi menyatakan sebaliknya.

Baca Juga:  Anas Urbaningrum Resmi Bebas dari Penjara, Langsung Dikaitkan dengan Cikeas

“Secara umum, Prabowo terlihat spontan dan tanpa beban, namun benar kah demikian? Tidak!” kata dia saat dihubungi ANTARA, Rabu (13/12/2023).

Monica mengatakan ada dua dasar yang diamati, yakni feeling (rasa, persepsi) dan thinking (gagasan), bagaimana korelasi antara pernyataan verbal dan non verbalnya (Yang terlihat dalam mimik wajah, bahasa tubuh, dan suara).

Namun, dengan mempertimbangkan riwayat kondisi kesehatan Prabowo, analisa terhadap ekspresi wajah melalui pergerakan mikro otot-otot wajah menjadi kurang akurat, sehingga boleh diabaikan. Namun demikian, untuk mengetahui kondisi emosional, Monica berhasil menganalisa melalui suara dan gaya verbal yang digunakan.

Hasilnya, intonasi dan nada bicara sangat menggambarkan kondisi emosional Prabowo. Hal itu salah satunya terlihat saat ia merespon pertanyaan Anies mengenai perasaannya terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 90/PUU-XXI/2023.

Anies menyebut putusan MK yang memuluskan jalan Gibran Rakabuming sebagai cawapres itu cacat lantaran melibatkan pelanggaran etika berat Anwar Usman, sebagaimana putusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) pada 7 November lalu.

“Sebagai contoh, Prabowo menggunakan suara bawah untuk merespon ketika Anies menanyakan perihal perasaannya terhadap putusan MK. Beliau mengatakan ‘Mas Anies… Mas Anies..’ juga dengan respon suara ke Ganjar ‘come on mas Ganjar’ kemudian ‘sorry ye.. sorry ye..’ hal ini mengindikasikan keterlibatan emosi kemarahan yang dalam,” jelas Monica.

Monica mengatakan beberapa gaya “gemoy” Prabowo yang seringkali muncul secara spontan terlihat sebagai mekanisme penanganan emosi yang lebih baik.

Lebih lanjut, kecemasan juga terlihat saat capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo menanyakan soal kasus pelanggaran HAM berat seperti peristiwa 1965, penembakan misterius, peristiwa Talangsari Lampung 1989, penghilangan paksa, sampai peristiwa Wamena kepada Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto.

Baca Juga:  Pak Lurah Trending, Netizen: Jokowi di Jateng Bantu Cari Suara 02

“Dalam konteks pertanyaan yang disampaikan Ganjar Pranowo mengenai pelanggaran HAM, walaupun secara verbal ditanggapi Prabowo dengan santai dan taktis, namun bahasa non verbalnya mengungkapkan kecemasan, terlihat ia mengusap wajah dengan tissue dalam konteks bahasan ini,” ujar Monica.

KPU menyelenggarakan debat pertama capres-cawapres Pilpres 2024 di Jakarta, Selasa (12/12), dengan tema pemerintahan, hukum, HAM, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga.

Debat diikuti tiga pasangan capres-cawapres yakni nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud Md.

Rangkaian debat akan dilanjutkan pada 22 Desember 2023, 7 Januari 2024, 21 Januari 2024, dan 4 Februari 2024.

(Sumber: Antaranews.com)

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...