Business is booming.

Profil Indra Charismiadji, Jubir Timnas AMIN yang Ditangkap Kejaksaan karena Kasus Pajak

Selain Juru Bicara Timnas AMIN, Indra Charismiadjin adalah Caleg DPR RI Partai Nasdem dapil Jateng 1

Di tengah masa kampanye politik pilpres 2024, nama Indra Charismiadji (IC) mencuat.

Juru Bicara Timnas AMIN dan Caleg DPR RI Partai Nasdem dapil Jateng 1 ditangkap kejaksaan karena kasus pajak.

Pemerhati dan Praktisi Pendidikan itu bahkan telah ditetapkan sebagai tersangka.

IC ditetapkan sebagai tersangka kasus tindak pidana perpajakan.

Ia menjadi tersangka bersama dengan satu orang lainnya bernama Ike Andriani (IA)

Keduanya diduga sengaja tidak menyetorkan PPN selama Januari hingga Desember 2019.

Hal itu mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp1,1 miliar.

IC kini ditahan di Rutan Cipinang untuk 20 hari ke depan, sedangkan IA di Rutan Pondok Bambu.

Sebagai Jubir Tim Amin, Indra menganggap dirinya Gemoynya tim Amin.

Gemoy adalah julukan untuk Prabowo Subianto, Capres no urut 2.

“Kalau cuma mau cari yang GEMOY di Timnas AMIN juga ada….” kata Indra Charismiadji,” juru Bicara Timnas AMIN

 

Profil Indra Charismiadji

Indra Lahir di Bandung, 9 Maret 1976.

Ia mengaku lahir dari keluarga pendidik yang menjadi salah satu alasan kuat mengapa kini akhirnya ia pun terjun total didunia pendidikan.

Indra menyelesaikan studi dari the University of Toledo, negara bagian Ohio, Amerika Serikat, dengan gelar ganda di bidang keuangan dan pemasaran untuk jenjang strata satu.

Lalu, dia melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi di Dana University, Ottawa Lake, negara bagian Michigan, Amerika Serikat.

Dengan berbekal pengalaman bekerja di beberapa perusahaan tingkat dunia di Amerika Serikat seperti Merril Lynch, Omnicare, dan Dana Corporation, pada tahun 2002, Indra memutuskan untuk kembali ke tanah air.

Kiprahnya di Indonesia dimulai dengan memperkenalkan CALL (Computer-Assisted Language Learning) atau pemelajaran bahasa dengan bantuan komputer untuk pertama kalinya di berbagai lembaga pendidikan.

Setelah sukses mengimplementasikan CALL di ribuan institusi pendidikan, kepakaran Indra Charismiadji dalam bidang teknologi pendidikan dan pembelajaran abad 21.

Saat ini Indra Charismiadji lebij dikenal seorang pemerhati dan praktisi pendidikan dengan spesialisasi di Pembelajaran Abad 21 atau Edukasi 4.0 muda yang sangat kritis dan berani dalam menyampaikan pendapat dan berbagai pemikiran beliau.

Sepak terjang beliau dalam membangun pendidikan Indonesia membuahkan penghargaan “Anugerah Pendidikan Indonesia” dari Ikatan Guru Indonesia (IGI) pada tahun 2018.

Tahun 2019 yang lalu, Indra mengambil sebuah langkah yang besar dalam karirnya untuk beralih dari korporasi yang berorientasi pada laba menjadi pimpinan sebuah organisasi nirlaba dalam bidang pendidikan, Center for Education Regulations and Development Analysis (CERDAS) sebagai Direktur Eksekutif.

“Saya bisa lebih banyak berbuat untuk dunia pendidikan sekarang tanpa terbebani target-target korporasi,” katanya seperti dikutip https://indracharismiadji.com/

Dalam bidang organisasi, beliau juga berperan aktif sebagai Direktur Utusan Khusus Pendidikan Vox Populi Institute Indonesia, Ketua Dewan Pembina di Perkumpulan Sekolah Digital Indonesia, Ketua Dewan Pembina di Harmoni Pendidik Pengajar Indonesia (HIPPER 4.0), Ketua Dewan Pembina di Asosiasi Guru Teknologi Informasi Indonesia (AGTIFINDO), Dewan Pembina Ikatan Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi PGRI (IGTIK PGRI), anggota kehormatan dari APACALL (Asia Pacific Association for Computer-Assisted Language Learning), anggota dari ISTE (International Society for Technology in Education), dan anggota dari CSTA (Computer Science Teachers Association).

Terakhir ini Indra terlibat aktif sebagai juru bicara capres no urut satu Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Amin).

Ia bahkan menganggap dirinya Gemoynya tim Amin.

Gemoy adalah julukan untuk Prabowo Subianto, Capres no urut 2.

“Kalau cuma mau cari yang GEMOY di Timnas AMIN juga ada….” kata Indra Charismiadji, juru Bicara Timnas AMIN

Baca Juga:  Kombes Sarly Sollu, Akpol 2001, Promosi Dansatbrimob Polda Kaltara
Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...