Kediri Chaos, Gedung DPRD Dibakar, Museum Dirusak dan Dijarah
“GUYS TOLONG VIRALKAN!!!Massa merusak Museum Kabupaten Kediri, kondisi terkini artefak banyak yg hilang dan rusak.
Saat demo di berbagai daerah surut, kediri malah menanas.
Bukan hanya gedung DPRD yang dibakar, namun juga Museum Kabupaten Kediri ikut dirusak dan dijarah isinya, Sabtu 30 Agustus 2025.
Museum tersebut adalah Museum Bagawanta Bari. Museum Bagawanta Bari berada di dekat kantor DPRD Kab Kediri.
Perusakan dan penjarahan Museum Bagawanta Bari dikecam netizen sendiri.
“GUYS TOLONG VIRALKAN!!!Massa merusak Museum Kabupaten Kediri, kondisi terkini artefak banyak yg hilang dan rusak. Lokasi museum berada tidak jauh dari DPRD setempat. (Video aku dapatkan dari grup WA dan tersedia juga di Instagram @/pasak_kadhiri),”kata pemilik akun X @yjnluvv
“SIAPAPUN YG NGAMBIL PLEASE KEMBALIKAN JGN MERUSAK SEJARAH, YA ALLAH… ITU BARANG² DARI TAHUN 1981 NGUMPULIN NYA TRUS DI CURI + DIRUSAK. OTAK KALIAN KEMANAAAAA,”kata @kacamatarony_09
“Warga saling mengingatkan warga saling jaga cah,” @KediriFess
“Info Kediri udah chaos om bud, area jalan veteran lampu mati + sweeping ditembakin,” @Hawk_Zero
“Muak. benci banget sama demo di kediri malem ini. demonstran ga jelas tuntutannya apa, planga plongo, konvoi motor ga jelas, penjarahan, sorry tapi kebanyakan jamet fomo anarkis. udah ga waras, ga sehat. kalian demonstran kediri sebenarnya membela sipil atau merugikan sipil?,” @urnands
“KEDIRI MEMANAS. di kantor dpr kota dan kabupaten ricuh. gedung dpr kota terbakar. warga kediri please stay safe. BUAT YANG IKUTAN DEMO SEGERA PULANG DAN SELAMATKAN DIRI KALIAN! jgn termakan provokator, simpan tenaga kalian. STOP RUSAK FASILITAS!!!!,” @cutieeepicy
Rusuh dimulai Sabt (30/8/2025) Sabtu sore.
Awalnya mereka menggerdk Mapolres Kediri.
Kemudian DPRD Kediri dan merambat kemana-mana.
Netizen menduga ada provokastor yang mengerakanyna.
Museum Bhagawanta Bhari.
Kabupaten Kediri memiliki sebuah Museum dalam rangka melindungi dan menyelamatkan Benda cagar Budaya yang ada di wilayah Kabupaten Kediri.
Hal iti sesuai dengan Undang-Undang RI, nomor 5 tahun 1992 tentang Benda Cagar Budaya. Sebagian dititipkan di Museum Mpu Tantular dan Museum BP3 Trowulan/Pusat Info Majapahit (PIM).
Koleksi barang Cagar Budaya milik Kabupaten Kediri yang ada di Museum Bhagawanta Bhari.
Koleksi artefak di Museum Bhagawanta Bhari antara lain
Arca Ganesha: yang digambarkan sebagai arca yang digambarkan berbentuk manusia berkepala gajah, memiliki tangan empat, Ganesha dalam mitologi Hindu diceritakan sebagai anak dari Dewa Syiwa, Ganesha dilambangkan sebagai dewa ilmu pengetahuan dan dewa keselamatan, atribut yang disandangnya antara lain adalah paracu, aksamala, dan mangkuk.
Arca Nandi: adalah area yang digambarkan berbentuk sapi, menurut mitologi Hindu, Nandi merupakan wahana dari Dewa Syiwa serta merupakan simbolisasi dari Dewa Syiwa.
Miniatur Rumah:mArtefak ini berbentuk miniatur rumah, secara simbolis artefak ini berfungsi sebagai sarana pemujaan Dewi Sri, yang merupakan dewi kesuburan. Artefak ini biasanya ditempatkan pada pojok-pojok persawahan dan diperkirakan sudah dikenal sejak masa Kadiri sampai dengan Majapahit.
Arca Tokoh: Arca ini merupakan arca penggambaran tokoh yang belum teridentifikasi, dipahat dua sisi, pada satu sisi digambarkan sebagai seorang tokoh (dua muka) laki-laki dan perempuan pada sisi lainnya.
Arca Brahma: Dalam mitologi Hindu, dewa Brahma merupakan anggota dari Dewa Trimurti/tiga dewa utama agama Hindu (Brahma, Wisnu dan Syiwa). Arca Dewa Brahwa secara ikonografis digambarkan berwajah serta bertangan empat, atribut yang disandangnya antar lain adalah Camara dan Aksamala.