Profil Afriansyah Noor, Wamenaker Pengganti Immanuel Ebenezer Alias Noel
"Bagi saya, ini bukanlah tempat pengabdian baru, melainkan kelanjutan dari perjalanan sebelumnya..."kata Afriansyah Noor.
Afriansyah Noor resmi menjabat wakil menteri ketenagakerjaan (wamenaker).
Ia menggantikan wamenaker sebelumnya, Immanuel Ebenezer Gerungan atau kerap disapa Noel.
Ia ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Pelantikan Afriansyah berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 96/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024-2029 pada 17 September 2025.
“…Bagi saya, ini bukanlah tempat pengabdian baru, melainkan kelanjutan dari perjalanan sebelumnya. Masih ada pekerjaan rumah besar yang harus dituntaskan, dan menjadi tanggung jawab saya untuk memastikan keberlanjutan program serta menghadirkan solusi nyata bagi dunia ketenagakerjaan…,kata Afriansyah Noor melalui akun instagramnya, @afriansyah_ferrynoor
Profil Afriansyah Noor
Afriansyah Noor lahir 20 April 1972 (53 tahun) adalah politikus Indonesia yang menjabat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan pada 17 September 2025 dalam Kabinet Merah Putih.
Ia sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (22 Oktober 2024-17 September 2025).
Ia sebelumnya dikenal sebagai kader dari Partai Bulan Bintang yang menjabat Sekretaris Jenderal pada periode 2019-2024.
Afriansyah, akrab disapa Ferry, dilahirkan di Jambi pada 20 April 1972. Ia adalah anak dari pasangan Fauzi Noor (ayah) dan Upik Tando (ibu) yang berasal dari Sumatera Barat.
Ibunya merupakan anak dari Sidi Tando, pengusaha Indonesia terkemuka pada era 1950-an.
Ia menghabiskan masa kecilnya di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan.
Afriansyah Noor memiliki gelar adat Datuak Rajo Basa, gelar kehormatan Adat Bandar Mudo Pengimbang Rajo dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Jambi.
Gelar Adat Pangeran Rimbun Alam Cipta Negeri oleh Lembaga Pemangku Adat Kota Lubuk Linggau, Gelar Kanjeng Pangeran diberikan langsung oleh “Ingkang Sinoehoen Kangdjeng Soesoehoenan Pakoe Boewono XIII yang didampingi Gusti Kanjeng Ratu Pakoe Boewono (Prameswari Dalem SISKS Pakoe Boewono XIII)
Afriansyah menikah dengan Lin Nurhayani. Mereka memiliki empat orang anak bernama Putri Ariska Anggraini Noor, Akmal Farhansyah Razzak, Lutfia Nur Hasna Rahmatika, dan Putra Ramzzysyah Noor Razak.
Riwayat Pendidikan
Afriansyah menamatkan pendidikan di SD Negeri 5 Lubuk Linggau (1984), SMP Negeri 3 Lubuk Linggau (1987), dan SMA Negeri 4 Jambi (1990).
Ia meraih gelar sarjana teknik dari Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) pada 1997.
Ia lalu meraih gelar magister sains S-2 Ilmu Administrasi dari Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia (STIAMI) pada 2010.
Pada 2024, ia meraih gelar doktor administrasi publik di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sriwijaya dengan predikat Cumlaude dengan mengangkat desertasi dengan judul “Model Collaborative Governance dalam Evaluasi Program Peningkatan Kualitas Pekerja Migran Indonesia”.
Riwayat Pekerjaan
Sebelum menamatkan gelar sarjana, Afriansyah bekerja menjadi pengawas proyek PT Nusa Raya Cipta pada 1996.
Ia lalu bekerja di beberapa perusahaan, yaitu Direktur Operasional PT Harna Ruas Permai (1998–2000), Direktur Marketing PT Yosinesta Dwipratama (2004), Direktur Operasional PT Kamba 9 (2004–2005), Direktur Operasional PT Georai Pratama (2005), dan Direktur Pengamanan Aset dan Penertiban Badan Pengelola Komplek Kemayoran (2005–2008).
Ia juga pernah menjadi Dewan Pembina Yayasan Agung Darma Fiskal Plus Education (2004–2005).
Afriansyah mendaftarkan diri menjadi kader Partai Bulan Bintang (PBB) sejak 1998 dan ia dikenal sebagai salah seorang kepercayaan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra.
Ia pernah lima kali maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), sejak pemilihan umum 2004 hingga terakhir pada pemilihan umum 2024, tetapi tidak pernah berhasil terpilih.
Ia pernah menjabat Komandan Brigade Hizbullah Partai Bulan Bintang yang kedua.
Afriansyah pernah menjadi Anggota Tim Kampanye Tingkat Nasional kandidat Susilo Bambang Yudhoyono–Muhammad Jusuf Kalla untuk pemilihan umum Presiden Indonesia 2004.