Business is booming.

Profil Pandji Pragiwaksono, Minta Maaf dan Adat Toraja Rambu Solo

Komika Pandji Pragiwaksono akhirnya minta maaf terkait budaya Suku Toraja, Sulawesi Selatan. Video tersebut terjadi tahun 2013 dalam show Mesakke Bangsaku.

Komika Pandji Pragiwaksono akhirnya minta maaf terkait budaya Suku Toraja, Sulawesi Selatan.

Padahal video tersebut terjadi tahun 2013 dalam show Mesakke Bangsaku.

Dalam video tersebut, Pandji Pragiwaksono membawakan materi komedi yang menyinggung upacara adat Rambu Solo, tradisi pemakaman khas masyarakat Toraja, Sulawesi Selatan.

Dalam materi stand up comedy Pandji, ia membahas dua hal soal upacara pemakaman di Toraja.

Pertama, pernyataan bahwa banyak warga Toraja jatuh miskin pesta adat tersebut.

Kedua, anggapan bahwa jenazah dari keluarga miskin yang tak mampu melakukan ada pemakaman hanya disimpan di ruang tamu.

Semua adat budaya pastinya memimiliki kelemahan, selain kelebihan. Namun tentunya tak pantas untuk dijadikan bahan candaan.

Karena pengaduan kepada polisi atas hasil candaannya soal Budaya Toraja tersebut membuat Pandji Pragiwaksono minta maaf.

“Dalam beberapa hari terakhir, saya menerima banyak protes dan kemarahan dari masyarakat Toraja terkait sebuah joke dalam pertunjukan Mesakke Bangsaku tahun 2013. Saya membaca dan menerima semua protes serta surat yang ditujukan kepada saya…” tulisnya dalam Instagram @pandji.pragiwaksono

Tentang Rambu Solo

Upacara kematian Toraja disebut Rambu Solo’, yang bertujuan untuk menghormati dan mengantar arwah ke alam baka (Puya).

Upacara ini merupakan bagian dari kepercayaan leluhur (Aluk Todolo) yang melibatkan serangkaian ritual panjang, pengorbanan hewan (babi atau kerbau), dan dapat berlangsung selama beberapa hari sesuai dengan status sosial jenazah.

Setelah upacara selesai, jenazah baru akan dimakamkan di tempat seperti tebing batu atau gua.

Tujuan dan makna Rambu Solo dipercaya sebagai ritual yang menyempurnakan kematian seseorang di dunia dan mengantarkannya ke alam keabadian.

Rambu Solo juga merupakan bentuk penghormatan tertinggi dari keluarga dan kerabat kepada orang yang meninggal.

Mereka percaya bahwa dengan melakukan upacara ini, arwah akan lebih cepat sampai ke Puya (alam surga).

Setelah semua ritual selesai, jenazah akan diarak menuju tempat pemakaman yang telah ditentukan, seperti Lemo (tebing batu), Gua, atau liang.

Tingkat kemeriahan dan jumlah kurban dalam upacara Rambu Solo’ sangat dipengaruhi oleh status sosial almarhum.

Kini seiring waktu, upacara ini telah mengalami perkembangan dan perubahan.

Meskipun dulu tidak semua orang bisa terlibat, kini semua lapisan masyarakat dapat mengikuti upacara ini.

Dengan demikian Rambu Solo juga memiliki dampak ekonomi yang besar karena melibatkan banyak pihak dalam penyedia layanan, seperti ternak, jasa, dan lain-lain.

Profil Pandji Pragiwaksono 

Pandji Pragiwaksono Wongsoyudo, S.Sn. lahir 18 Juni 1978. Ia adalah aktor, pelawak tunggal, presenter, penulis, rapper, penyiar radio, dan sutradara Indonesia.

Pandji tercatat sebagai mahasiswa Desain Produk, Jurusan Desain, Fakultas Seni Rupa dan Desain di Institut Teknologi Bandung.

Pandji lahir di Singapura dari ayah berdarah Jawa dan ibu berdarah Palembang.

Keluarga Pandji pindah dari Jakarta ke Singapura di awal tahun 1970an karena ayah Pandji bekerja di sebuah kontraktor minyak bumi di Singapura.

Sedangkan ibunya adalah seorang bankir.

Dilansir dari  WIkipedia, Pandji memulai kariernya sebagai penyiar radio di Hard Rock FM Bandung dari tahun 2001 sampai dengan 2003 bersama Tike Priatnakusumah.

Kemudian pindah ke Jakarta, ia tetap menjadi penyiar Hard Rock di Jakarta selama tujuh tahun,kemudian ia terkenal karena kolaborasinya bersama Steny Agustaf.

Pandji juga memandu acara reality show Kena Deh yang ditayangkan di Trans7 dan mendapat sambutan populer, dan ditayangkan semula di ANTV pada 2008.

Kemudian Pandji menjadi pembawa acara di program game show Hole in the Wall yang ditayangkan di RCTI pada tahun 2007 hingga 2008.

Dia juga pernah memandu acara siaran pertandingan NBA di JakTV, karena dia sangat berminat dengan olahraga basket.

Dia menjadi presenter acara Kok Bisa? yang mengulas sisi menarik dari film yang ditayangkan pula di JakTV.

Pada tahun 2011 hingga 2015, Pandji menjadi Host pada kompetisi Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) KompasTV. Mulai dari tahun 2016 hingga saat ini Pandji “naik jabatan” menjadi Juri pada kompetisi tersebut.

Hingga sekarang ia menjadi komika ternama yang kehadirannya selalu di nanti banyak orang.

Baca Juga:  Juara Coppa Italia 2022-2023, Inter Milan Siap Ladeni Man City di Final Liga Champions
Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...