Sebanyak 85 Pati dan Pamen Polri Dimutasi, Ini Nama-nama Diantaranya
Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho yang dikenal sebagai alumni Akpol 1985 diangkat menjadi Kapolda Sumatera Selatan.
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan mutasi terhadap 85 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) pada Januari 2026, Sabtu (24/1/2026).
Mutasi tersebut tertuang dalam ST Nomor ST/99/I/KEP./2026 tanggal 15 Januari 2026 yang melibatkan 53 personel, serta ST Nomor ST/143/I/KEP./2026 tertanggal 22 Januari 2026 yang mencakup 32 personel lainnya
Salah satu jabatan strategis yang mengalami pergantian adalah Kepala Divisi Humas (Kadiv Humas) Polri.
Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho yang dikenal sebagai alumni Akpol 1985 diangkat menjadi Kapolda Sumatera Selatan.
Ada pun gerbong mutasi dimulai dari Irjen Pol. Achmad Kartiko (Akpol 1991) yang sebelumnya menjabat Wakalemdiklat Polri.
Ia promosi menjadi Kalemdiklat Polri menggantikan Komjen Pol Chryshnanda (Akpol 1989) Dwilaksana yang memasuki usia pensiun.
Irjen Pol. Andi R. Djajadi (Akpol 1991) yang sebelumnya Kapolda Sumatera Selatan, ditunjuk sebagai Wakalemdiklat Polri.
Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho selanjutnya menjadi Kapolda Sumsel.
Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir (Akpol 1996) selanjutnya mengemban posisi Kepala Divisi Humas Polri. Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Papua Barat.
Irjen Pol Alfred Papare (Akpol 1995) menjadi Kapolda Papua Bara.
Kapolda Papua Tengah dipercayakan kepada Kombes Pol Jermias Rontinin (Akpol 1996).
Pejabat lainnya yang memperoleh promosi adalah Kombes Pol Abas Basuni (Akpol 1996) sebagai Kapusjarah Polri.
Kombes Pol Yudi Arkara Oktobera sebagai Kayanma Polri.
Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa langkah ini merupakan prosedur rutin untuk menjaga performa organisasi.
“Mutasi jabatan adalah hal yang rutin dan wajar dalam organisasi Polri. Ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran, penguatan struktur organisasi, serta pembinaan karier guna memastikan pelaksanaan tugas Polri berjalan optimal dan profesional,” ujar Brigjen Trunoyudo dalam keterangannya.