Business is booming.

Profil Donny Fattah, Bassis Godbless yang Meninggal Usia 76 Tahun

Donny Fattah adalah musisi, pencipta lagu Indonesia dan salah satu pendiri sekaligus bassis grup musik God Bless

Donny Fattah, Pemain Bass atau bassis, grup musik Godbless meninggal dunia dalam usia 76 tahun, di RS Fatmawati, Jakarta, Sabtu (7/3/2026)

Donny Fattah tutup usia setelah melawan penyakit komplikasi yang dideritanya.

Jenazah Donny akan dimakamkan di TPU Kampung Kandang, Jakarta Selatan.

Seperti diketahui Godbless adalah grup musik rock yang berdiri era tahun 1970.

Dengan meninggalnya Donny Fattah berarti personelnya berkurang dari lima menjadi empat orang.

Yakni Ahmad Albar (Vocalis), Ian Antono (Gitar), Abadi Soesman (Keyboard) dan Fajar Satritama (drum).

Profil Donny Fattah

Jidon Patta Onda Gagola pemilik nama lengkap Donny Fattah lahir 24 September 1949 (76 tahun).

Donny Fattah adalah musisi, pencipta lagu Indonesia dan salah satu pendiri sekaligus bassis grup musik God Bless dan pernah tercatat sebagai anggota grup musik Gong 2000.

Donny sering terlibat dalam penggarapan album beberapa penyanyi yang bernuansa rock seperti Ikang Fawzi dan Nicky Astria.

Donny yang berdarah Maluku Utara ini terjun ke dunia musik sejak umur lima belasan tahun untuk membentuk grup band Harbour Beat bersama Bartje Van Houten dan Minggus Tahitoe pada tahun 1965.

Kemudian Donny bergabung dengan Fancy Junior pada tahun 1968.

Donny Fattah, sang pembetot bass God Bless merupakan salah satu pendiri dan pilar utama grup rock, di samping Achmad Albar, Fuad Hassan(alm), Yockie, dan Ludwig Lemans.

Baca Juga:  Wirda Trending Lagi, Kali Ini Bela Sang Ayah Bahwa Paytren Ditawar Rp 4 Triliun

Karier bernusik dimulai ketika mereka menggebrak pentas rock di Lemans Pub.

Waktu itu masih memakai nama Crazy Wheels yang merupakan cikal bakal lahirnya God Bless yang dibentuk pada 5 Mei 1973, ketika mereka menembus panggung Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Cabikan bass gitarnya banyak memberikan sumbangsih terhadap warna musik dan Donny merupakan tipikal pemain bass yang selalu melakukan improvisasi, ketika beratraksi di atas panggung.

Ia diajarkan oleh para pemain bass top dunia, seperti Stanley Clarke dan Geedy Lee (Rush), permainannya semakin canggih dan selalu dinobatkan sebagai jawara bass Indonesia.

Gaya Donny sempat menjadi trendsetter bagi para pemain lokal, termasuk di Malaysia dan Singapura.

Ia memperkenalkan teknik funky thump yang diciptakan oleh pemain bass nomor satu dunia tahun 1978, Stanley Clarke.

Teknik itu sempat menjadi tren baik di Indonesia maupun di beberapa negara di ASEAN.

Lima album plus dua single hit telah ia lahirkan bersama God Bless.

Hal itu merupakan bukti kuat bahwa Donny tidak pernah absen dalam proyek album-album God Bless.

Bagi para fans grup ini dan pecinta musik rock nusantara tentu sudah tidak asing lagi dengan lagu-lagu karya Donny seperti Semut Hitam, She Passed Away, Musisi, Anak Adam atau Setan Tertawa.

Pada saat God Bless mengalami kevakuman, Donny diajak Setiawan Djody untuk memperkuat formasi Kantata tahun 1990 yang menghasilkan album pertama berjudul Kantata Takwa.

Proyek Grup Kantata ini berlanjut dengan menghasilkan album Kantata Samsara, Kantata Takwa Samsara, dan album Live pada tahun 1999 yang berbuntut kerusuhan.

Selain itu, Donny juga diajak Ian Antono untuk memperkuat formasi Gong 2000 tahun 1990 dan menghasilkan tiga album rekaman dan dua album konser yaitu Bara Timur, Laskar, dan Prahara.

Baca Juga:  Lirik dan Terjemahan Lagu "This Is Why" Dinyanyikan Paramore

Sedangkan dua album konser yaitu Live in Jakarta 1992 dan 1 jam bersama Gong 2000.

Tahun 2002, Donny kembali berkumpul untuk kembali mengaktifkan God Bless.

Donny, Ian, dan Albar akhirnya sepakat untuk mengaktifkan lewat formasi baru.

Waktu itu, mereka mengajak Abadi Soesman yang sempat bergabung pada era 1979-1981, serta dua wajah baru yang masih muda yaitu Iwang Noorsaid dan Inang Noorsaid.

Kemunculan formasi baru ini sangat menyita perhatian publik, apalagi ketika mereka melakukan serangkaian tur dari cafe ke cafe yang dipadati oleh para maniak God Bless dan para pecinta musik cadas.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...