Profil Muhammad Masyhud, Dibebastugaskan Sebagai Dirjen Hubla
Jabatan Dirjen Hubla Kemenhub selanjutnya dikendalikan  Sesditjen Laut Lollan Panjaitan sebagai Pelaksana Tugas (Plt).
Muhammad Masyhud, S.T., M.T. dibebas tugaskan sebagao Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla).
Pencopotan ini terjadi di tengah sorotan publik terhadap beberapa insiden kecelakaan transportasi laut yang terjadi belakangan ini (termasuk terbaliknya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa).
Namun Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebut bahwa pembebas tugasan Muhammad Masyhud sebagai bagian dari evaluasi dan penyegaran organisasi.
Jabatan Dirjen Hubla Kemenhub selanjutnya dikendalikan  Sesditjen Laut Lollan Panjaitan sebagai Pelaksana Tugas (Plt).
Muhammad Masyhud dilantik sebagai Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) pada 9 Mei 2025 oleh Dudy Purwagandhi.
Ia menggantikan Antoni Arif Priadi, yang pada saat bersamaan mendapat promosi jabatan menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perhubungan.
Antoni kembali dirotasi menjadi Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Teknologi dan Energi Perhubungan.
Muhammad Masyhud, S.T., M.T. Lahir: Jakarta, 22 Juni 1970 (56 tahun)
Saat menjabat sebagai Direktur Kepelabuhanan sekaligus Implementing Agency (IA), beliau berhasil membawa Kemenhub meraih penghargaan bergengsi dari ADB.
Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan proyek pemulihan dan rekonstruksi infrastruktur pelabuhan yang terdampak gempa bumi di Palu (Loan No. 3792-INO: Emergency Assistance for Recovery and Rehabilitation).
Tim di bawah arahannya dinilai luar biasa dalam 3 kategori
Pencapaian realisasi kontrak (Contract Award).
Implementasi perlindungan lingkungan dan sosial yang sangat baik.
Komitmen dan pencapaian tinggi pada kesetaraan gender dalam pelaksanaan pekerjaan fisik.
Di bawah periode manajemennya pada tahun 2025, otoritas maritim mencatat penurunan angka detensi (penahanan) kapal berbendera Indonesia saat bersandar di pelabuhan luar negeri menjadi sebesar 2,06 persen.
Penurunan ini menunjukkan bahwa kepatuhan teknis dan kualitas armada kapal laut Indonesia di mata dunia mengalami perbaikan yang signifikan.
Masyhud sukses memimpin jajaran perhubungan laut dalam mengawal pergerakan transportasi massal terpadu.
Salah satu pencapaian operasionalnya terlihat pada kesuksesan Angkutan Laut Lebaran 2026 yang berhasil melayani 2,02 juta penumpang (naik 9,86% dari tahun sebelumnya) secara kondusif, aman, dan terkendali, termasuk lewat program strategis mudik motor gratis via kapal laut.
Riwayat Pendidikan
SD Muhammadiyah XII Jakarta
SMP Negeri 3 Jakarta.
SMA Negeri 3 Jakarta.
(S1): Jurusan Teknik Sipil di Universitas Indonesia (UI), lulus dan memperoleh gelar Sarjana Teknik (S.T.) pada tahun 1997.
(S2): Jurusan Transportasi di Institut Teknologi Bandung (ITB), memperoleh gelar Magister Teknik (M.T.).
Riwayat Jabatan
Menjabat Berbagai Posisi Kepala Subdirektorat (Kasubdit) & Kepala Bagian di Kemenhub 2010-2022
Direktur Kepelabuhanan Ditjen Hubla 2023
Komisaris Utama PT Pelindo Marine Service (PMS) 2024
Dilantik sebagai Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Mei 2025
Komisaris Utama PT Pelita Air Service Maret 2026
Dibebastugaskan dari Jabatan Dirjen Hubla September 2026