Letjen TNI Saleh Mustafa, Akmil 1991, dari Wakasad Jadi Wamentan
Saleh mengisi pos yang ditinggalkan Sudaryono, yang kini menjabat Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD/Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa masuk jajaran Kabinet Merah Putih.
Presiden RI Prabowo Subianto melantiknya menjadi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2026) siang.
Saleh mengisi pos yang ditinggalkan Sudaryono, yang kini menjabat Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menjabat Wakasad sejak 15 Agustus 2025.
Ia menggantikan Letjen TNI Tandyo Budi Revita mendapatkan penugasan sebagai Wakil Panglima (Wapang) TNI.
Saleh Mustafa kelahiran Ternate, Maluku 14 Maret 1969 (57 tahun)
Dia merupakan alumni Akmil 1991.
Saat menjabat sebagai Danrem 132/Tadulako (2016–2017), Saleh Mustafa terjun langsung memimpin penumpasan kelompok radikal bersenjata Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Poso, Sulawesi Tengah.
Sedang ketika menjabat sebagai Pangdam XVII/Cenderawasih (2022–2023), ia mengomandoi pembentukan tim gabungan dan merancang strategi operasi awal untuk membebaskan pilot berkebangsaan Selandia Baru, Philip Mark Mehrtens, yang disandera oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.
Ketika resmi naik pangkat bintang tiga dan dilantik menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) pada akhir 2023, ia mencatatkan sejarah sebagai putra daerah Maluku Utara pertama yang berhasil menduduki jabatan komando utama strategis berlambang Cakra tersebut.
Prestasi kepemimpinan teritorial dan manajerialnya membuat Presiden Prabowo Subianto memberikan kepercayaan besar bagi dirinya untuk beralih tugas ke pemerintahan sipil, menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian RI.
Riwayat Pendidikan
SMA Negeri 1 Ternate
Akademi Militer (Akmil) (Lulus tahun 1991 dari kecabangan Infanteri)
Sesarcabif (Sekolah Dasar Kecabangan Infanteri)
Dik Komando (1992)
Diklapa I & II (Pendidikan Lanjutan Perwira)
Dikreg Seskoad (Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat)
Sesko TNI (2015)
Lemhannas RI (Lembaga Ketahanan Nasional)
Pendidikan Spesialisasi
Dik PARA
Dik PARA Utama
Gelar Akademik
S.Kom. (Sarjana Komputer)
M.AP. (Magister Administrasi Publik)
Riwayat Jabatan
Komandan Batalyon 23 Grup 2/Kopassus
Wakil Asisten Operasi (Waasops) Danjen Kopassus
Komandan Grup 1/Kopassus (2012–2013)
Asisten Operasi (Asops) Kasdam Iskandar Muda (2013–2015)
Perwira Menengah (Pamen) Ahli Kopassus Bidang Pendidikan dan Latihan (2016)
Danrem 132/Tadulako (2016–2017)
Wadanpussenif Kodiklatad (2017–2019)
Kasdam Jaya (2019–2021)
Kaskogabwilhan II (2021–2022)
Pangdam XVII/Cenderawasih (2022–2023)
Perwira Staf Ahli Tingkat III Kasad Bidang Sosbud Kum HAM dan Narkoba (2023)
epala Staf Kostrad (Kaskostrad) (2023)
Panglima Kostrad (Pangkostrad) (2023–2024) – Menggantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
Inspektur Jenderal (Irjen) TNI (2024–2025)
Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad) (2025–2026)
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Republik Indonesia (1 Oktober 2026 – sekarang)