Mayjen TNI Piek Budyakto Pangdam V/Jatim Gantikan Rudy Saladin
Jabatan Pangdam Jatim bagi Piek bukan tempat pengabdian baru karena sebelumnya pernah menjabat Kasdam V/Brawijaya (2022–2023).
Mayjen TNI Rudy Saladin dikabarkan dimutasi dari Pangdam Jatim menjadi Wadansesko TNI.
Rudy Saladin menggantikan Mayjen TNI Teguh Pudji Raharjo yang menjabat Wadansesko TNI yang menjabat sejak 27 Januari 2026.
Teguh Pudji Raharjo digeser menjadi Pati Sahli Tk III Hubint Kasad.
Mayjen TNI Rudy Saladin menjabat Pangdam Jatim sejak Juli 2024.
Dari kabar yang beredar, posisinya sebagai Pangdam Jatim diganti Mayjen Piek Budyakto, Pangdam IX/Udayana.
Mayjen TNI Rudy Saladin berasal dari Alumni Akmil 1997.
Mayjen TNI Teguh Pudji Raharjo alumni Akmil 1995.
Dan Mayjen Piek Budyakto alumni Akmil 1991.
Jabatan Pangdam Jatim bagi Piek bukan tempat pengabdian baru karena sebelumnya pernah menjabat Kasdam V/Brawijaya (2022–2023).
Ada pun Dansesko TNI, atasan Mayjen TNI Rudy Saladin Adalah Masdya TNI M. Khairil Lubis yang menjabat sejak 31 Maret 2026.
Mayjen Piek Budyakto lahir 20 Mei 1970 (56 tahun).
Ia menjabat Pangdam IX/Udayana sejak 14 Maret 2025.
Piek Budyakto merupakan lulusan Akademi Militer (1991) ini berasal dari kecabangan Infanteri.
Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI.
Puncak karier teritorinya ditandai saat resmi dilantik menjadi Pangdam IX/Udayana sejak Maret 2025 untuk mengawal stabilitas pertahanan di wilayah Bali, NTB, dan NTT.
Dan kabar terbaru menjadi Pangdam V Jatim boleh jadi merupakan puncak kariernya.
Sebagai prajurit Infanteri, Mayjen Piek memiliki kualifikasi lapangan yang cukup disegani dengan kepemilikan beberapa brevet keahlian
Antara lainBrevet Freefall TNI AD (Kualifikasi kemampuan terjun bebas/pandu udara).
Brevet Pemburu (Kualifikasi penugasan khusus pasukan pemburu/operasi taktis).
Dan Brevet Para Dasar TNI AD.
Salah satu aksinya yang menonjol adalah meresmikan Jembatan Garuda di pelosok Kabupaten Manggarai (NTT) untuk memperlancar mobilitas ekonomi warga desa.
Ia dinilai berhasil merangkul kearifan lokal Bali lewat simakrama (silaturahmi) spiritual ke pura-pura agung guna membangun harmoni pertahanan antara TNI dan masyarakat adat setempat.
Riwayat Pendidikan
Akademi Militer (Akmil): Lulus pada tahun 1991 dari kecabangan Infanteri.
Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas)
Gelar Akademik
Sarjana Hukum (S.H.)
Magister Hukum (M.H.)
Riwayat Jabatan
Dandim 0104/Aceh Timur (2010)
Danrindam V/Brawijaya (2015–2016)
Danrem 081/Dhirotsaha Jaya (2016–2017)
Paban VI/Binsis Slogad (2017–2018)
Pamen Denma Mabesad (2018–2020)
Aslog Kaskostrad (2020–2022)
Kasdam V/Brawijaya (2022–2023).
Staf Ahli Bidang Ekonomi Kemhan RI (2023–2024)
Direktur Jenderal Potensi Pertahanan (Dirjen Pothan) Kemhan RI (2024–2025).
Pangdam IX/Udayana (2025–2026).
Pangdam V/Brawijaya (Oktober 2025-sekarang)