Business is booming.

Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Akmil 1991, KSAD Ke-36

Beliau resmi dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara pada hari Kamis, 15 Oktober 2026, menggantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Jenderal TNI Tandyo Budi Revita resmi menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Beliau resmi dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara pada hari Kamis, 15 Oktober 2026, menggantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Persisnya mereka rotasi atau bertukar posisi dimana Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menjadi Wakil Panglima TNI.

Sebelum menjabat sebagai orang nomor satu di Angkatan Darat, Jenderal Tandyo merupakan perwira tinggi pertama yang mengisi kekosongan jabatan Wakil Panglima TNI selama hampir 25 tahun semenjak diaktifkan kembali oleh Presiden pada Agustus 2025.

Jenderal TNI Tandyo Budi Revita Lahir di Surakarta (Solo), Jawa Tengah, 21 Februari 1969 (57 tahun)

Ia merupakan alumni Akademi Militer (Akmil) lulusan tahun 1991 dari kecabangan Infanteri (Kostrad)

Tandyo berasal dari keluarga berlatar belakang militer dan pendidik.

Kakak kandungnya adalah Mayjen TNI (Purn) Nugroho Budi Wirianto yang pernah menjabat sebagai Pangdam III/Siliwangi.

Beliau merupakan rekan satu angkatan (Akmil 1991) dengan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Jenderal TNI Tandyo Budi Revita tercatat sebagai KSAD ke-36.

KSAD ke-33: Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman

KSAD ke-34: Jenderal TNI Agus Subiyanto (saat ini Panglima TNI)

KSAD ke-35: Jenderal TNI Maruli Simanjuntak (yang bertukar posisi menjadi Wakil Panglima TNI)

KSAD ke-36: Jenderal TNI Tandyo Budi Revita

Baca Juga:  Mahfud MD Cawapres Pilihan Netizen, Diharapkan Berpasangan dengan Ganjar Pranowo

Sebagai perwira berlatar belakang Infanteri (Kostrad), Jenderal Tandyo kenyang dengan pengalaman di medan operasi tersulit di Indonesia.

Yakni Operasi Seroja (Timor Timur), Terlibat langsung dalam operasi pengamanan wilayah.

Operasi Konflik Papua, memimpin pasukan di wilayah rawan konflik Papua.

Hanya dalam kurun waktu kurang dari tiga tahun (2023–2026), beliau dipercaya memegang tiga posisi vital berturut-turut.

Yakni Pangdam IV/Diponegoro, Wakasad, Wakil Panglima TNI, hingga kini puncaknya menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Pada awal kariernya, 1995, ia menorehkan prestasi kepemimpinan di lapangan dengan dipercaya menjabat sebagai Komandan Tim Khusus Combat Intelligence Yonif Linud 330/Tri Dharma.

Riwayat Pendidikan

Akmil 1991

Sesarcabif,

Dik PARA,

Dik PARA Madya,

Diklapa I & II,

Dik Pemburu,

Dikreg XLIV Seskoad (2006),

Susdanyon,

Sesko TNI,

Lemhannas RI.

Gelar Akademik

Sarjana Sosial (S.Sos.)

Magister Sains (M.Si.)

Riwayat Jabatan

Komandan Yonif Linud 330/Tri Dharma (2011) dan Komandan Brigif Linud 17/Kujang I (2011—2012)

Danrindam IX/Udayana (2015) dan Komandan Resimen Taruna Akmil (2015)

Penugasan di Kementerian Pertahanan sebagai Direktur Bela Negara (2018—2019),

Dirrah Komhan Ditjen Strahan (2019—2021),

Kabadiklat Kemhan (2021—2023)

Pangdam IV/Diponegoro (2023—2024)

Wakasad (2024—2025)

Wakil Panglima TNI (2025—2026)

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) (Sejak Oktober 2026

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...