Business is booming.

Profil AKBP Dr Ananda Fauzi Harahap, Akpol 2005, Wadirintelkam Polda Metro Jaya

Polres Barru di bawah kepemimpinannya berhasil meraih predikat sebagai Satuan Kerja dengan nilai tertinggi pada Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) untuk kategori pagu DIPA besar.

AKBP Dr Ananda Fauzi Harahap, S.I.K., M H. diangkat menjadi Wadirintelkam Polda Metro Jaya.

Jabatan sebelumnya Wadirintelkam Polda Sulawesi Selatan.

AKBP Ananda Fauzi Harahap alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2005.

Ia kelahiran Mandailing Natal, Sumatra Utara, 4 Januari 1984 (42 tahun)

Di kalangan rekan sejawat dan masyarakat, ia akrab disapa dengan julukan “Panglima Timur”.

Nama ini merujuk pada perannya sebagai Panglima Perang di Resimen Taruna saat menempuh pendidikan kepolisian, serta daerah penugasan awalnya di wilayah Aceh Timur.

Polres Barru di bawah kepemimpinannya berhasil meraih predikat sebagai Satuan Kerja dengan nilai tertinggi pada Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) untuk kategori pagu DIPA besar.

Prestasi ini mencerminkan komitmennya dalam pengelolaan anggaran keuangan negara secara transparan, akuntabel, dan efisien di lingkungan Polri.

Beliau secara aktif memimpin penegakan hukum terhadap kasus kejahatan siber yang marak di Sulawesi Selatan.

Salah satu pendekatannya yang diakui adalah implementasi Restorative Justice yang efektif berdasarkan Perpol Nomor 8 Tahun 2021.

Ia berhasil memfasilitasi penyelesaian kasus hukum dengan memastikan pemulihan hak korban secara penuh (seperti pengembalian total kerugian korban penipuan online sebesar Rp151 juta), sehingga keadilan dirasakan langsung oleh masyarakat tanpa harus memperpanjang konflik hukum di pengadilan.

Di luar karier operasional kepolisian, beliau mengukir prestasi akademik luar biasa dengan meraih Gelar Doktor Ilmu Hukum (S3) dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.

Baca Juga:  Akhirnya Ayah Mendiang Bibi Ardiansyah Jadi Wali Gala Sky

Kualifikasi akademik tertinggi ini menempatkannya sebagai salah satu perwira polri dengan kompetensi analisis hukum yang sangat mendalam, yang sangat berguna bagi penugasan intelijen dan keamanan strategis.

Berkat dedikasi dan rekam jejak kerjanya yang bersih serta berprestasi, beliau mendapatkan promosi beruntun di ranah Intelijen dan Keamanan (Intelkam).

Setelah sukses memimpin Polres Barru, beliau dipromosikan menjadi Wadirintelkam Polda Sulawesi Selatan, dan berlanjut ke posisi strategis sebagai Wadirintelkam Polda Metro Jaya (wilayah hukum ibu kota).

Riwayat Pendidikan

Akademik Kepolisian (Akpol): Lulus pada tahun 2005 (Batalyon Tahya Dharaka).

Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) angkatan ke-61 selama 2 tahun.

Sespim Polri: Lulus dari Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri.

Gelar Akademik

Sarjana Ilmu Kepolisian (S.I.K.)

Magister Hukum (M.H.)

Doktor Ilmu Hukum (Dr.) dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.

Riwayat Jabatan

Perwira Pertama di Polda Nanggroe Aceh Darussalam (NAD)

Kasat Intelkam Polres Gowa

Kapolsek Ujung Pandang, Polrestabes Makassar

Sekretaris Pribadi (Sespri) Kapolda Sulawesi Selatan: Saat Kapolda dijabat oleh Irjen Pol. Muktiono.

Kapolsek Panakkukang, Polrestabes Makassar

Kasat Intelkam Polrestabes Makassar

Tenaga Pendidik / Guru Polisi di SPN Polda Sulsel Batua

Kasat Intelkam Polres Metro Jakarta Selatan

Kapolres Barru, Polda Sulawesi Selatan 2025-2026

Wadirintelkam Polda Sulawesi Selatan: Mendapat promosi pada akhir Agustus 2026.

Wadirintelkam Polda Metro Jaya Nopember 2026-sekarang

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...