Business is booming.

Deddy Corbuzier Minta Maaf Usai Disomasi Terkait Podcast ODGJ

Deddy Corbuzier dan Mongol Stres Bahas Orang Gila Kebal Covid-19

Youtuber Deddy Corbuzier memastikan bahwa tak ada niat merendahkan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terkait tayangan youtubenya dengan menggunakan kata orang gila.

Penegasan Deddy Corbuzier ia tunjukkan dalam tayangan kedekatannya dengan orang-orang difabel yang ia bagian di akun instagramnya.

Seperti diketahui, perhimpunan jiwa sehat dan sejumlah organisasi lainnya, termasuk organisasi penyandang disabilitas, melayanngkan somasi kepada Deddy Corbizier dan Komika Mongol Stres.

Keduanya disomasi karena membahas soal ODGJ Bekas dari Covid-19 namun dianggap menyebarkan persepsi yang salah.

Deddy Corbuzier akhirnya meminta maaf dan mengakui kesalahannya telah menggunakan kata “gila”.

“Akhirnya kena somasi.. Ya sudah… Ga apa apa.. Namanya manusia. Minta maaf kan baik.. Jadi saya minta maaf kalau ada yang tersinggung krn kata kata GILA..,” tulis Deddy Corbuzier seperti dikutip Kompas.com, Rabu (30/6/2021).

Nah tayangan terbaru Deddy setelah minta maaf adalah video saat dia mendekati dan merangkul kaum difabel.

Berikut pernyataan Deddy Corbuzier dalam keterangan captio videonyaa.

Boleh tidak saya ber argumen.. Walau ttp saya minta maaf krn minta maaf itu baik.

HARI INI.. YES HARI INI… 80 YA DELAPAN PULUH asosiasi dari komunitas difabel dll memberi saya somasi krn konteks jokes “orang gila” DGN TUNTUTAN HUKUM dsb… Ga apa apa…

TAKUT AKAN HUKUM NYA? NOT REALLY.. BUT… I’M MORE TO SAD..

saya mau tanya ke kalian semua… Video ini hanya dua dari… Ratusan… Ratusan.. Kedekatan saya dan kepedulian saya pada mereka..

Saya bertanya… Kok TIDAK PERNAH ada satupun asosiasi yg memberi saya penghargaan….
Jangankan penghargaan.. Knp ga ada asosiasi komen ke saya langsung?

Sekali lagi saya bertanya…
Saat ratusan tangan mereka saya jamah..
Saat saya berkunjung ke mereka satu persatu sejak dulu..
Atau bahkan saat tadi pagi saya upload video ttg hebatnya anak Autisme…
Where are u guys??

Baca Juga:  Gregoria Mariska Berpotensi Lolos ke Sistem Gugur Olimpiade Tokyo

Have u ever ask them… who I touch by my own hand.. How much they love me and I love them?
Have u?

Or u just judge people from thing u believe is a mistake? For Ur own sake?
Okay… Sorry and forget it..

Sekali lagi saya tetap minta maaf Kalau saya sudah buat konteks jokes yang di anggap bodoh..
Maaf.

Saya tidak punya asosiasi.. Tidak punya foundation dll..
Saya hanya punya memori pada mereka dan mereka pada saya…
And no matter what u guys do to blame me..
I love them..
Coz love is not words..
Not judge.
Not letter…
ITS an Act.
Now u answer me!..

Tak Tahu ODGJ

Ayah Azka Corbuzier itu bersumpah dia tidak mengetahui kata yang digunakannya itu adalah sebuah kesalahan.

Deddy Corbuzier berujar, kata “gila” yang ia gunakan itu merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

“Sumpah deh.. Saya ga tau kalau kata kata itu salah..Jujur sih saya kaget krn saya cek di KBBI masih pakai kata “Gila” dan saya baru Paham ada kata ODGJ. Artinya saya ga pinter dan gak update nih.. Maaf kan yaa…….,” ujar Deddy Corbuzier.

“Maafkan kamiii. Maafkan kebodohaaaan dan sempitnya pengetahuan sayaaaaaa. Saya cuma youtuber biasa yang banyak salaaaaaah… maaf,” lanjutnya.

Mengenai pernyataan komika Mongol Stres yang mengeklaim Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tidak akan terpapar virus corona, Deddy Corbuzier juga meminta maaf.

Namun, Deddy Corbuzier meluruskan maksud pernyataan Mongol masuk ke dalam konteks komedi.

“Saya rasa di konteks tsb @mongolstres konteks nya adalah ber komedi.. Dan kadang komedi memang tidak masuk dgn kenyataan atau logika.. Ini setau saya…,” tulis Deddy Corbuzier.

Baca Juga:  Mengenal Tes Pantukhir dalam Seleksi Anggota TNI

“Ga mungkin ada tujuan menghina siapapun secara sengaja dr komedi tersebut di Podcast menurut saya…Maaf kami mungkin gak paham konteks…. Maaaaaaaf..,” tambahnya.

Dia lalu mengingatkan kepada komika lain agar hati-hati berkomedi karena dikhawatirkan dapat menyinggung pihak tertentu dan membuat kesalahan.

Adapun dalam waktu 6×24 jam, PJS meminta agar Deddy Corbuzier menarik konten YouTube tersebut dan media lain di media sosialnya.

PJS juga meminta agar mengupayakan secara serius menghentikan sirkulasi konten tersebut kepada pihak lain sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kekeliruan, penghinaan, dan perilaku mengolok-olok yang sudah terlanjur dilakukan.

“Menyampaikan permohonan maaf secara terbuka terkait podcast tersebut tersebut kepada seluruh ODGJ/PDM serta masyarakat, dan berjanji tidak mengulanginya lagi,” ujar PJS dalam keterangan resminya.

Komentar
Loading...