Business is booming.

Korupsi di Banjarnegara, KPK Bergerak Hingga Purbalingga

Kantor dan Rumah Bupati Budhi Sarwono Ikut Digeledah

Kantor dan rumah Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono akhirnya ikut digeledah di hari kedua kehadiran sejumlah anggota KPK di Banjarnegara,

Penggeledahan dilakukan dalam rangka dugaan korupsi di Dinas PUPR Banjarnegara.

Pada hari pertama, Senin (11/8), KPK menggeledah Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, maupun Kantor PT Bumirejo, rekanan PUPR.

Dengan demikian ada 4 tempat yang digeledah penyidik KPK sejak Senin.

Sekitar 3 jam, tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK berada di dalam Kantor Bupati Banjarnegara, Jawa Tengah.

KPK menggeledah Kantor Bupati karena diduga tersangkut kasus yang tengah disidik KPK, korupsi dan gratifikasi proyek pekerjaan umum dan perumahan rakyat.

Kemudian, rumah orang kepercayaan Bupati, dan kantornya juga digeledah.

Ada 9 sertifikat tanah yang dibawa penyidik. Tak cuma rumah dan kantor, gudang orang kepercayaan bupati juga digeledah.

Seluruh dokumen, yang diduga tersangkut korupsi proyek pemerintah dan gratifikasi, kini tengah dianalisis KPK.

Penggeledahan di Purbalingga

Ada pun kasus yang tengah disidik adalah pada anggaran negara 2017 dan 2018.

Adapun penggeledahan dilakukan untuk mencari bukti tambahan kasus dugaan korupsi terkait pemborongan, pengadaan, atau persewaan pada Dinas PUPR Pemkab Banjarnegara 2017 – 2018.

Kabar dari Jakarta, KPK juga menggeledah dua lokasi di daerah Purbalingga, Jawa Tengah.

Dua lokasi tersebut yakni, kantor perusahaan penyedia beton, PT SW (Sambas Wijaya) yang terletak di Jalan Yasadiwirya, Penaruban, Kaligondang, serta sebuah rumah di Jalan Dipokusumo, Purbalingga, Jawa Tengah.

Belum diketahui rumah siapa yang digeledah tersebut. Pun demikian apa saja yang diamankan dari penggeledahan itu. Sebab, hingga saat ini penyidik masih melakukan kegiatan penggeledahan di dua lokasi Purbalingga.

Baca Juga:  Denmark Lebih Banyak Dijagokan Dibanding Wales di Laga 16 Besar Euro 2020, Gareth Bale Cuek

“Tim penyidik saat ini masih berada di lapangan untuk melakukan kegiatan dimaksud. Perkembangan informasi dari kegiatan ini nanti akan kami informasikan kembali,” kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Rabu (11/8/2021).

Diketahui sebelumnya, KPK telah menggeledah lima lokasi di daerah Banjarnegara. Lima lokasi yang telah digeledah lebih dulu itu yakni, Kantor Dinas PUPR dan perusahaan kontraktor PT Bumi Rejo (PT BR) yang terletak di Jalan DI Panjaitan, Banjarnegara, pada Senin, 9 Agustus 2021.

Kemudian, Rumah Dinas dan Kantor Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono; serta sebuah rumah yang diduga dihuni oleh orang kepercayaan Budhi Sarwono, di daerah Krandengan, pada Selasa, 10 Agustus 2021.

Sebelumnya, Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono enggan mengomentari penggeledahan yang dilakukan para petugas KPK itu.

“Saat ini, saya belum berikan statement. Saya akan kabari kalau ada statement,” kata Budhi saat ditemui wartawan di Rumah Dinas Bupati Banjarnegara, Senin petang.

Bupati Banjarnegara Budi Sarwono enggan komentari aksi KPK geledah Kantor PUPR Banjarnegara dan pihak swasta di rumahnya (@BudhiSarwono)

Bahkan, dia yang ditemani sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Banjarnegara terlihat santai meskipun salah satu lokasi yang digeledah KPK, yakni PT Bumirejo berada di kediaman pribadi-nya.

Sementara itu, tim dari KPK meninggalkan Kantor DPUPR Kabupaten Banjanegara pada pukul 17.15 WIB setelah melakukan penggeledahan kurang lebih selama tujuh jam.

Kepala DPUPR Kabupaten Banjarnegara Yusuf Winarso yang keluar dari kantor-nya pada pukul 17.25 WIB langsung menuju mobilnya tanpa memberikan pernyataan apapun kepada wartawan yang menghampirinya untuk meminta waktu wawancara.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...