Business is booming.

Tunggangi Motor, 3 Jendral Ikut Lakukan Pencarian 6 Teroris Poso

Bahkan 3 Jendral itu Ikut Bermalam di Pos Personil TNI dan Polri

Sebanyak 6 orang sisa Daftar Pencarian Orang (DPO) teroris MIT Poso masih dalam buruan.

Sebanyak 3 jenderal polisi langsung turun ke lapangan untuk melakukan pencarian 6 orang sisa DPO teroris Poso.

Bahkan ke tiga jenderal tersebut rela untuk bermalam di Pos sekat yang biasa ditempati personil TNI Polri yang tergabung dalam Satgas Madago Raya.

Tiga jenderal tersebut adalah Irjen Polisi Abdul Rakhman Baso yang juga Kapolda Sulteng, Brigjen TNI Farid Makruf Danrem 132 Tadulako dan Brigjen Polisi Reza Arief Dewanto selaku Kepala Operasi (Kaops) Satgas Madago Raya.

Bahkan Kolaborasi dua pucuk pimpinan Polri dan TNI di Sulteng tersebut saat berada di Pos menunjukkan kepiawaiannya memasak santapan malam menu ala pasukan di medan tugas.

Irjen Polisi Abdul Rakhman Baso memang polisi paling senior, merupakan alumni akpol 1988.

Sedang Brigjen TNI Farid Makruf alumni akmil 1991, sementara Brigjen Polisi Reza Arief Dewanto paling muda dari alumni Akpol 1995.

Dalam keterangan resminya Wakasatgas Humas Ops Madago Raya AKBP Bronto Budiyono kepada media mengungkapkan,

“Kapolda Sulteng, Danrem 132 Tadulako dan Kaops Madago Raya setelah memberikan arahan kepada personil satgas madago raya langsung turun kelapangan dengan menunggangi motor trail,” katanya seperti dikutip situs resmi Polri.

Patroli bermotor yang diikuti tiga jenderal tersebut menyisir beberapa perkampungan di wilayah Kecamatan Poso Pesisir Selatan (PPS), selain untuk menyapa warga sekaligus untuk mencari keberadaan 6 orang sisa DPO teroris Poso pimpinan Ali Kalora, tegas Bronto

Bronto juga menerangkan upaya pencarian DPO teroris oleh 3 jenderal tersebut istirahat di Pos Sekat Kelapa Dalam Desa Pantangolemba Kec. PPS Kab. Poso untuk bermalam,

Baca Juga:  Aneh, Ada Pejabat Negara LHKPN Nya Minus Rp 1,759 Triliun

Seperti biasa kedatangan Kapolda Sulteng disetiap pos sebagai upaya untuk memberikan dorongan moril agar anggota tetap semangat dalam tugas,

“Bekerja tanpa pamrih untuk merah putih” pesan tersebut yang selalu disampaikan kepada pasukan yang bertugas.

“Selain itu Kapolda Sulteng juga selalu memberikan bantuan sembako disetiap pos yang dikunjungi, hal kecil yang selalu menjadi perhatiannya,” tutup Bronto.

Baliho 6 DPO Teroris Poso sedang dipasang di lokasi umum. — Dok Satgas Madago Raya

Ada pun keenam DPO MIT adalah Ali Ahmad alias Ali Kalora, Askar alias Jaid alias pak Guru, Nae alias Galuh alias Muklas, Suhardin alias Hasan Pranata, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang dan Jaka Ramadhan alias Ikrima alias Rama.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...