Business is booming.

Taliban Pamerkan Persenjataan AS pada Parade di Kandahar

Persenjataan ini Dibanggakan Pasukan Afghanistan Sebelum Penguasaan Taliban

TALIBAN memamerkan lusinan kendaraan lapis baja buatan Amerika bersama dengan senjata yang baru disita pada hari Rabu (1/9/2021). Ini mereka lakukan pada perayaan kemenangan di kota Kandahar, Afghanistan selatan.

Dalam video yang diposting di media sosial, Taliban memamerkan perangkat keras yang ditinggalkan oleh pasukan Afghanistan dan AS setelah penarikan pasukan Amerika terakhir meninggalkan Afghanistan.

Sebagaimana dilaporkan Republika.Co.Id yang mengutip sumber asing, pasukan Taliban merayakan penarikan pasukan AS di Kandahar.

Pejuang mengibarkan bendera putih Taliban dari Humvee dan SUV lapis baja di parade militer, di mana banyak kendaraan muncul dalam kondisi hampir sempurna.

Taliban juga mengorganisir pertunjukan udara dengan helikopter Black Hawk yang baru-baru ini disita terbang melewati para militan di sepanjang jalan sambil juga membuntuti bendera putih Taliban.

Pawai itu terjadi sehari setelah rekaman video menunjukkan para militan berjalan melalui hanggar yang ditinggalkan di bandara Kabul yang penuh dengan peralatan yang ditinggalkan AS.

Dalam satu video, gerilyawan yang mengenakan seragam gaya AS dan memegang senjata buatan AS memeriksa helikopter CH-46 Sea Knight yang diparkir di dalam hanggar.

Pejuang Taliban juga terlihat berpose untuk foto sambil duduk di kokpit pesawat dan helikopter yang dulunya milik Angkatan Udara Afghanistan.

Tetapi sekretaris pers Pentagon John Kirby mengatakan kepada CNN pada hari Selasa bahwa dia tidak “terlalu khawatir tentang gambar-gambar ini” dari para pejuang Taliban yang memeriksa pesawat yang ditinggalkan.

“Mereka dapat memeriksa semua yang mereka inginkan. Mereka bisa melihatnya, mereka bisa berjalan-jalan — tapi mereka tidak bisa menerbangkannya. Mereka tidak bisa mengoperasikannya,” kata John Kirby seperti dikutip Republika.Co.Id dari CNN.Com.

Baca Juga:  Pesawat Merah Putih Jokowi Terbang Perdana ke Jatim

Dia menambahkan bahwa militer AS telah membuat “tidak dapat digunakan semua peralatan yang ada di bandara – semua pesawat, semua kendaraan darat,” hanya menyisakan beberapa truk pemadam kebakaran dan fork lift yang beroperasi.

Upaya untuk membuka kembali bandara Kabul dilanjutkan pada hari Rabu ketika tim ahli teknis Qatar tiba di ibukota Afghanistan, sebuah sumber yang mengetahui situasi tersebut mengatakan kepada CNN.

Pendukung Taliban berkumpul untuk mendengarkan gubernur Taliban untuk provinsi Kandahar.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...