Business is booming.

Teguran Prabowo Bikin Fadli Zon Tak Lagi Berkicau, Serius Takut?

benar2 teguran atau teguran yg sifatnya lips service, meredam kemarahan publik?

Fadli Zon trending dalam dua hari ini. Gara-garanya karena ia ditegur bosnya, Prabowo Subianto.

Teguran disampaikan Prabowo menyusul kritikan kepada Presiden Jokowi yang memilih meresmikan Sirkuit Mandalika namun belum berkujung ke Sintang yang direndam banjir 3 pekan.

Teguran itu boleh jadi sangat mengena karena sejak itu ia belum lagi berkicau dalam dua hari ini.

Sebelumnya, Fadli Zon gemar menebar kritik kepada pemerintah.

Sebelum Sintangnya, Fadli Zon juga bikin gadung karena usulan membubarkan Densus 88 yang dianggap Islam Phobia.

Gara-garanya karena petinggu Densus, teroris mengandalkan kotak amal untuk membiayai misinya.

Berikut Cuitan Sejumlah Netizen terkait Fadli Zon

@kurawa: Teguran prabowo kepada fadli zon mampu membuat fadli zon diam gak ngetwit2 apapun hingga 42 jam. Kayanya serius tapi gue gak yakin isunya soal banjir kalimantan kalo lihat timeline beliau

@DoankWarto: benar2 teguran atau teguran yg sifatnya lips service untuk sekedar meredam kemarahan publik thd fadli zon

@Rizmaya__: FZ sdh biasa dlm melontarkan nyinyiran yg asal jeplak. Banyak org sdh menjadi korban nyinyirannya, termasuk pemerintah. Cuma Prabowo & Gerindra yg tdk berani dikritik FZ. Namun jika FZ tdk bisa menjaga mulutnya sejak dini, maka akan sulit bagi Prabowo menjadi Presiden di 2024.

@FirzaHusainID: Fadli Zon baru takut klu dilempar handphone pa

@erlanvernando: Woii ikan Buntal Fadli Zon mana bantuan mu buat Sintang.

@Cintada16: Udh pak Fadli Zon out aja dari Gerindra. Mendingan jadi orang bebas di oposisi. Gerindra udh gak ada suaranya.

@_memoryusan: Ketika BENALU DPR RI mengedepankan fungsi mulut daripada fungsi otak,dia lupa bahwa ketum partainya pernah memuji kerja Jokowi… sayang ga bisa tag nama fadli zon… udah diblokir si Ikan buntal…

Baca Juga:  Perpanjangan PPKM Darurat Belum Diputuskan Jadi Tidaknya

@Markonah_003: Menegur kader diranah privat lalu dipublikasikan ke sosmed/media. Kalo saya jadi fadli zon udah keluar dari gerindra. Budaya angguak2 (ABS) bukan budayo kito.

Seperti diketahui, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menegur langsung Wakil Ketua Umum parpol tersebut, Fadli Zon, gara-gara menyentil Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) soal banjir di Sintang yang berada di aliran Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas, Kalimantan Barat.

Momen pria yang juga Menteri Pertahanan RI itu menegur Fadli Zon itu pun dikonfirmasi juru bicara partai Gerindra, Habiburokhman, saat dikonfirmasi, Minggu (14/11).

“(Yang menegur) Pak Prabowo via Sekjen,” kata Juru Bicara Partai Gerindra Habiburokhman saat dikonfirmasi, Minggu (14/11).

Seperti dilansir CNNIndonesia, Pada kesempatan itu, ditegaskan pula bahwa sentilan Fadli ke Jokowi soal banjir Sintang itu bukanlah sikap resmi partai.

Drama Prabowo tegur Fadli Zon itu berawal ketika Ketua Badan Kerjasama Antarparlemen di DPR RI itu menyindir Jokowi saat menjajal sirkuti Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) pekan lalu.

Kala itu, lewat cuitannya, Fadli menyindir kapan Jokowi menengok wilayah Sintang di Kalimantan barat yang hampir sebulan terendam banjir.

“Luar biasa Pak. Selamat peresmian Sirkuit Mandalika. Tinggal kapan ke Sintang, sudah tiga minggu banjir belum surut,” cuit Fadli lewat akun @fadlizon, Sabtu (13/11).

Tak lama usai cuitan Fadli, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra lewat Habiburokhman buru-buru memberi klarifikasi. Dia bilang, sentilan itu bukan sikap resmi partai maupun fraksi Gerindra di DPR.

Meski demikian, menurut Habib, teguran merupakan hal yang biasa diterima kader di Gerindra. Dia mengaku, juga sering kena tegur jika mengeluarkan statemen yang kurang tepat.

“Kepada beliau sudah diberikan teguran dan kami juga meminta maaf apabila statemen tersebut menimbulkan ketidaknyamanan,” kata Habib dalam keterangannya, Minggu (14/11).

Baca Juga:  Saipul Jamil Tetap Tampil di Trans TV Meski Ada Petisi Boikot

“Sebagai kader Gerindra, adalah hal yang biasa bagi kami jika ditegur apabila ada statement yang kurang tepat. Saya sendiri sebagai Jubir partai sering kena teguran, begitu juga rekan-rekan anggota DPR lainnya,” tambahnya.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...