Business is booming.

Indomie Trending, Netizen Ceritakan Pengalaman Bersama Indomie

culture kita makan indomie sebelum tidur, ketimbang sikat gigi sebelum tidur?

Indomie trending. Netizen menggambarkan rasa dan situasi yang pas untuk menyantap Indomie.

Meski pun produk serupa muncul, rasa Indomie sepertinya belum terkalahkan.

Apalagi dalam situasi musim hujan sekarang ini, makan Indomie rasanya menjadi pelengkap.

Pengalaman menyantap Indomie seolah menjadi kenangan yang selalu bisa diingat dan diulang.

Berikut cuitan sejumlah netizen tentang Indomie.

@Indomielovers: Varian Indomie Goreng apa yang wajib banget dibawa buat isi semangat di liburan akhir tahun?

@edwarfernanda_: culture kita lebih relevan makan indomie sebelum tidur, ketimbang sikat gigi sebelum tidur

@itssykes__: hujan + indomie = komplit.

@illcareaboutyou: mending bobo apa bikin indomie?

@errythahir: Geus berusaha jadi indomie biar jadi seleramu,waterboom meeen.

@kintherjoy: ujan yg deres biar aku bisa maem indomie kuah pedes nikmat aduhai

@otihdra: Merayakan hari ini dengan nonton SR dan KH ditemani indomie

@yghadirkejedot: Udah paling bener emang indomie seleraku

@gypsydeiv: Indomie jumbo 2 pake black pepper pork

Tentang Indomie

Dari Wikipedia disebutkan bahwa Indomie adalah merek mi instan yang diproduksi oleh Indofood CBP, anak perusahaan Indofood Indonesia.

Indofood sendiri merupakan produsen mi instan terbesar di dunia, dengan 16 pabrik, 15 miliar paket Indomie diproduksi setiap tahun.

Indomie juga diekspor ke lebih dari 60 negara di dunia. Pasar ekspor utama Indofood termasuk Australia, Irak, Papua Nugini, Hong Kong, Timor Leste, Yordania, Arab Saudi, Amerika Serikat, Selandia Baru, Taiwan, dan negara-negara lain di Eropa, Afrika, Timur Tengah dan Asia.

Baca Juga:  Kebaikan Dokter Gunawan Bikin Deddy Corbuzier Luluh

Di luar pabrik utamanya di Indonesia, Indomie telah diproduksi di Nigeria sejak 1995 dimana produk tersebut merupakan merek yang populer.

Indofood memiliki pabrik pembuatan mi instan terbesar di Afrika.

Jenis-jenis Indomie

Saat ini, Indomie memiliki banyak pilihan rasa yang tersedia secara nasional. Selain itu, juga terdapat beberapa pilihan rasa Indomie yang tersedia di wilayah tertentu.

Indomie Goreng: Indomie Goreng pertama kali diproduksi pada tahun 1982.

Saat ini, Indomie Goreng tersedia dalam berbagai pilihan rasa: Mi Goreng Spesial (juga tersedia dengan pelengkap bawang goreng dan saus cabai), Mi Goreng Pedas, Mi Goreng Rasa Cabe Ijo, Mi Goreng Rasa Iga Penyet, Mi Goreng Rasa Rendang, Mi Goreng Rasa Sambal Matah, Mi Goreng Rasa Sambal Rica-Rica dan Mi Goreng Kriuuk..

Selain itu juga tersedia Indomie Goreng JUMBO tersedia dalam pilihan rasa Mi Goreng Spesial dengan pelengkap bawang goreng dan saus cabai dalam ukuran 129 gram, dan Mi Goreng Rasa Ayam Panggang dengan pelengkap sayuran kering dan saus cabai dalam ukuran 127 gram.

Indomie Kuah: Indomie Kuah pertama kali diproduksi pada tahun 1972.

Saat ini, Indomie Kuah tersedia dalam berbagai pilihan rasa: Rasa Ayam Bawang, Rasa Ayam Spesial, Rasa Kaldu Ayam, Rasa Kari Ayam (juga tersedia dengan pelengkap bawang goreng), Rasa Soto Mie dan Rasa Soto Spesial (Ekstra Koya Gurih).

Selain itu juga tersedia Rasa Kaldu Udang yang hanya tersedia di wilayah provinsi Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.

Indomie Kuliner Indonesia: pertama kali diproduksi pada tahun 2002.

Saat ini, Indomie Kuliner Indonesia tersedia dalam berbagai pilihan rasa: Mi Goreng Aceh (Khas Aceh), Mi Goreng Rasa Cakalang (Khas Sulawesi Utara), Mi Rasa Cakalang (Khas Sulawesi Utara), Rasa Coto Makassar (Khas Sulawesi Selatan), Rasa Empal Gentong (Khas Jawa Barat), Rasa Mi Celor (Khas Sumatra Selatan), Rasa Mi Kocok Bandung (Khas Jawa Barat), Rasa Soto Banjar Limau Kuit (Khas Kalimantan Selatan), Rasa Soto Lamongan (Khas Jawa Timur) dan Rasa Soto Padang (Khas Sumatra Barat).

Baca Juga:  Depok Diterpa Hujan Badai, Pohon Bertumbangan, Atap Ruko Terbang

Selain itu juga tersedia Rasa Soto Banjar yang hanya tersedia di wilayah provinsi Kalimantan Selatan dan Rasa Soto Medan yang hanya tersedia di wilayah provinsi Sumatra Utara.

Indomie Hype Abis: Indomie Hype Abis tersedia dalam pilihan rasa: Mi Goreng Rasa Ayam Geprek (diproduksi sejak tahun 2019), Mi Kuah Rasa Seblak Hot Jeletot (diproduksi sejak tahun 2020) dan Mieghetti Rasa Bolognese (diproduksi sejak tahun 2021).

Indomie Premium Collection: pertama kali diproduksi pada tahun 1992. Saat ini, Indomie Premium Collection tersedia dalam berbagai pilihan rasa: Mi Keriting Goreng Spesial, Mi Keriting Rasa Ayam Panggang dan Mi Keriting Goreng Rasa Telur Asin (Salted Egg), serta varian Real Meat Mi Keriting Ayam Jamur (Mushroom Chicken) dan Mi Keriting Ayam Lada (Pepper Chicken) dengan daging ayam asli.

Kontroversi

Pihak berwenang Taiwan pada tanggal 7 Oktober 2010 mengumumkan bahwa Indomie yang dijual di negeri mereka mengandung dua bahan pengawet yang terlarang, yaitu natrium benzoat dan metil p-hidroksibenzoat.

Dua unsur itu hanya boleh digunakan untuk membuat kosmetik. Sehingga dilakukan penarikan semua produk mi instan “Indomie” dari pasaran Taiwan.

Selain di Taiwan, dua jaringan supermarket terkemuka di Hong Kong untuk sementara waktu juga tidak menjual mi instan Indomie.

Menurut Harian Hong Kong, The Standard, dalam pemberitaan Senin, 11 Oktober 2010, harian itu mengungkapkan bahwa dua supermarket terkemuka di Hong Kong, Park n’ Shop dan Wellcome, menarik semua produk Indomie dari rak-rak mereka.

Selain itu, Pusat Keselamatan Makanan di Hong Kong tengah melakukan pengujian atas Indomie dan akan menindaklanjutinya dengan pihak importir dan dealer.

Selain di Taiwan, larangan juga berlaku di Kanada dan Eropa. Menurut The Standard, bila bahan-bahan dikonsumsi, konsumen berisiko muntah-muntah.

Baca Juga:  Gaji Cowok Rp 25 Juta Trending Lagi, Biar Jarang Pulang Cewek Suka?

Selain itu, bila dikonsumsi secara rutin atau dalam jumlah yang substansial, konsumen akan menderita asidosis metabolik, atau terlalu banyak asam di dalam tubuh.

Sebaliknya, importir Indomie di Hong Kong, Fok Hing (HK) Trading, menyatakan bahwa mi instan itu tetap aman dikonsumsi dan memenuhi standar di Hong Kong dan Organisasi Kesehatan Dunia.

Hal tersebut berdasarkan hasil pengujian kualitas pada Juni lalu, yang tidak menemukan adanya bahan berbahaya.

Menurut Indofood, produk Indomie dengan kandungan metil p-hidroksibenzoat bukan untuk dipasarkan di Taiwan. Indomie di Taiwan sudah disesuaikan dengan regulasi yang ada di Taiwan yang tidak memakai pengawet tersebut.

Indofood dalam situs resminya pada Senin (11/10/2010) menyatakan bahwa yang diberitakan media di Taiwan itu adalah produk mi instan dari Indofood, yang sebenarnya bukan untuk dipasarkan di Taiwan.

Mi instan yang dianggap berbahaya di Taiwan itu sebenarnya ditujukan untuk pasar Indonesia, bukan pasar Taiwan.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia saat itu Dr. Endang Rahayu Sedyaningsih dalam tanggapannya menyatakan Indomie masih aman untuk dimakan tetapi tetap menyarankan masyarakat untuk mengurangi konsumsi mi instan.

Akibat dari isu ini, harga saham Indofood CBP sebagai produsen Indomie anjlok.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...