Business is booming.

3 Truk Logistik Bantuan KSAD Jendral TNI Dudung untuk Korban Semeru

Prajurit Kostrad Berhasil Tangkap Penjarah di Kawasan Erupsi Gunung Semeru

TNI AD melakukan aksi peduli kemanusiaan KSAD, Jendral TNI Dudung Abdurachman.

Aksi peduli kemanusiaan berupa bantuan 3 truk logistik yang dikirimkan untuk korban bencana erupsi Gunung Semeru.

Ada pun bantuan KSAD dipimpin oleh Wakasad, Letjen TNI Bakti Agus Fadjari

Menurut Letjen Bakti, bantuan ini wujud kepdrulian KSAD

“Hari ini kita memberangkatkan bantuan KSAD kepada korban bencana, untuk meringankan saudara-saudara kita di Semeru.”

Wakasad berharap bantuan bisa meringankan korban.

Ada pun bantuan logistik terdiri 5000 paket berisi selimut, sarung, handuk dan makanan ringan.

KSAD Jendral Dudung saat memberi ceramah tentang kebaikan (Youtube TNI AD)

Diakhir video yang dibagikan kanal Youtube TNI AD terdengar suara KSAD Jendral TNI Dudung Abdurachman saat memberi pidato soal kebaikan.

“Tebarkan kebaikan-kebaikan, dengan senyum adalah baik, menolong orang juga baik, tolonglah setiap apapun yang kamu bisa membantu orang,”

Prajurit Kostrad Tangkap Penjarah

Sementara itu personil TNI AD yang bertugas di Yonzipur 10/JK/2 Kostrad berhasil menggagalkan aksi pencurian di rumah korban Gunung Semeru erupsi yang berlokasi di Dusun Kamar Kanjang, Jumat (10/11/2021).

Saat pencurian itu terjadi, prajurit Kostrad sedang melakukan evakuasi dan pencarian korban erupsi Gunung Semeru.

Video itu viral dan diunggah di akun Instagram @infoinfanteri_kostrad pada Sabtu (11/12/2021) sekitar pukul 11.00 WIB.

Dalam video itu terlihat prajurit menginterogasi pelaku setelah mengamankan pelaku dari amukan massa. Pelaku yang panik dan ketakutan itu pun mengakui perbuatannya.

Aksi pelaku terungkap ketika warga curiga dengan kehadiran pelaku. Pasalnya, warga kerap melihat laki-laki yang ternyata bernama Wandi, warga asal Desa Jarit, Kecamatan Candipuro itu masuk ke rumah-rumah warga yang kosong.

Baca Juga:  Ganjar Pranowo Trending, Usai Jadi Capres Nomor 1 Versi Survei

Para pemilik rumah meninggalkan tempat tinggal mereka karena menjadi korban Gunung Semeru erupsi.

Melihat pelaku mendatangi rumah-rumah kosong, warga pun curiga.

Terlebih, pelaku bukan warga asli Dusun Kamar Kanjang.

Warga pun melaporkan kejadian itu kepada prajurit Yonzipur 10/JK/2 Kostrad yang sedang bertugas.

Saat beraksi, pelaku pun ketahuan warga dan diteriaki maling sampai akhirnya pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...