Business is booming.

Profil Letjen TNI (Mar) Suhartono, Eks Danpaspampres Promosi Bintang 3

Pernah dapat penghargaan kenaikan pangkat dari Letkol ke Kolonel karena sukses bebaskan sandera di Somalia

Mantan Danpaspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono promosi menjadi Danlodiklatal.

Ia segera memperoleh pangkat Letjen (Mar) menggantikan Laksamana Madya TNI Nurhidayat.

Laksdya Nurhidayat dirotasi menjadi Komandan Pushidrosel

Laksya Nurhidayat dan Letjen Suhartono sama-sama alumni AAL 1988.

Bedanya Letjen TNI Suhartono berusia lebih muda setahun.

Mantan Dankormar itu kelahiran 15 April 1966, sedang Lasdya Nurhidayat kelahiran 7 Desember 1965.

Nama Suhartono popular saat menjadi Danpaspampres tahun 2017-2018.

Suhartono memang dibesarkan di pasukan elit.

Selain di kesatuan Paspampres, ia dibesarkan di Denjaka, Marinir, TNI AL.

Bahkan setelah menjabat Danpaspampres, Suhartono selama 4 tahun menjadi Dankomar.

Ia banyak melaksanakan operasi tempur salah satunya Dansatgasgultor “Satgas Merah Putih” (Operasi Pembebasan Awak KM Sinar Kudus) di Somalia.

Saat itu timnya suksesnya Operasi ini mendapat penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat dari Letkol ke Kolonel.

Seharrono mengikuti pendidikan luar negeri antara lain Counter Terorism Intelegence Analysis (BIA-CIA) 1997, Commando Mariners-Cofusco (Prancis) 1997, US Navy Seal-Guam (AS) 1997, Terrorism Device Threat and Response (BIA-CIA) 1998

Lalu Post Incident Intelegence Collection (BIA-CIA) 1999, Counter Terror-Batalyon Kontra Terror 707 (Korea Selatan).

Kini dalam usia 55 tahun, Suhartono menyandang pangkat jendral bintang tiga.

Pengganti Suhartono sebagai Dankormar adalah Mayjen TNI Widodo Dwi Putranto yang sebelumnya menjabat sebagai Aspotmar KSAL.

Baca Juga:  Profil NCT DoJaeJung: Jadi Tamu Istimewa di Rumah Baru Raffi Ahmad

Widodo Dwi Putranto juga alumni AAL 1988.

Sedang Kasal Laksamana TNI Yudo Margono juga alumni AAL 1988, kelahiran 26 November 1965 (56 tahun)

Suhartono, merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-34 tahun 1988. Jabatan terakhir jenderal bintang tiga ini adalah Komandan Korps Marinir ke-23.[1]

Riwayat Jabatan

Letnan Dua s/d Kapten
DPB Kodikal (1988—1989)
Danton-2 Ki-C Yonif 2 Marinir (1989—1990)
Wadan Tim-B Denjaka (1990—1993)
PS Tim Tekhnik Denjaka (1993—1996)
Dan Tim Tekhnik Denjaka (1996—1996)
Pasops Denjaka (1996—2000)
Pasi-2 Yonif 2 Marinir (2000—2001)

Mayor
Wadan Denjaka (2001—2001)
DPB Denmako Kormar/Dikseskoal (2001—2002)
Pabandya Lat/Sops Paspampres (2002—2003)
Danden Pamsus Grup A Paspampres (2003—2004)
Danden Walpri Grup A Paspampres (2004—2005)

Letnan Kolonel
Dandenjaka (2005—2008)
Kastaf Brigif 2 Marinir (2008—2011)
Kastaf Brigif 2 Marinir (Penugasan STK/141/2008)

Kolonel
Asintel Lantamal VIII/Manado (2008—2010)
Danlanal Biak (2010—2011)
Dandenjaka (2011—2012)
Danbrigif 2 Marinir (2013—2014)
Sahli Pang B Han Koarmabar (Dikreg XL Sesko TNI TA. 2013) (2014)
Asrena Kormar (2014—2015)
Danmen AAL (2015—2016)

Brigadir Jenderal
Danlantamal XI/Merauke (2016—2017)

Mayor Jenderal
Danpaspampres (2017—2018)
Dankormar (2018—2022)

Letnan Jenderal
Dankodiklatal (2022—Sekarang)

Pendidikan Militer
AAL A-34 (1988)
Dikpassis A-1 (1989)
Dikpespa Mar (1993)
Suslapa TNI AD (1995)
Dikreg (1997)
Seskoal (2001)
Sesko TNI (2013)
Dikko (1986)
Dik Taifib (1990)
Free Fall (1991)
Spes Demolisi TNI AD (1991)
PTAL (1991)
Counter Terorism Inteligence Analysh (1997)
Sus Anti Teror (1997)
Post Incident Intelegence Colenction (1998)
Terorist Devices Technical Response (1999)
The Rock Counter Terorism (2003)
Militaire De Parachutiste CRS (2003)

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...