Giliran Oki Setiana Dewi Trending, Netizen Tak Sepakat Pembenaran KDRT?
Terlepas dari ceramah Oki Setiana Dewi teteplah masih yang terbaik di Negeri ini!
Setelah isi cemarah, sang penceramah Ustadzah Oki Setiana Dewi yang jadi trending.
Para pesohor pun ikutan melemparkan komentarnya.
Dalam video tiktoknya Oki Setiana Dewi menceritakan pasangan suami istri di Jedah.
Istri di pukul suami, tapi sang istri menutupi kejadian KDRT yang dilakukan suami meski ditanyakan sang ibu.
Sang suami bersyukur dengan kebaikan istri yang menutupi aibnya.
Nah Gus Nadir atau @na_dirs termasuk paling awal mengomentari ceramah Oki Setiana Dewi.
“Kasih tahu sama sang ustadzah, kalau suami mukul istri itu sebenarnya bukan aib yg harus ditutupi oleh istri. Itu KDRT. Harus lapor polisi. Cerita2 begini justru membuat istri dipaksa menerima kelakuan suaminya yg brengsek atas nama jaga aib suami. Istrimu bukan sasak tinju woy!,” tulis @na_dirs.
Ia mengomentari video ceraman Oki Setiana Dewi yang dibagika n @NUgarislucu
“Apa karena disana gak ada Komnas Perempuan ya?”
Belakangan cuitan soal Oki Setiana Dewi makin ramai.
Berikut cuitan sejumlah netizen tentang trending Oki Setiana Dewi
@_ekokuntadhi: Seorang istri yang babak belur habis dipukuli suaminya mengancam akan melapor ke polisi. Suaminya membalas. Dia mengancam istrinya akan dilaporkan balik ke Ustadzah Oki Setiana Dewi. Biar dicoret dari daftar masuk surga…
@4Y4NKZ: Mbak oki Setiana dewi. mending ceramah di taliban aja, agar wanita disana bisa lebih kuat menghadapi suaminya.
@okkymadasari: Nyaris gak pernah saya ngomentari orang dakwah, karena itu soal kepercayaan & audiensnya jelas umatnya sendiri. Pernah satu acara sama Oki Setiana Dewi, baik & ramah. Untuk itu, semoga Oki paham apa yang disampaikan ini salah, berbahaya dan bisa menjadi justifikasi KDRT.
@MafiaWasit: Terlepas dari isi ceramah Oki Setiana Dewi mengenai KDRT, dia teteplah masih yang terbaik di Negeri ini!
@ninikwafiroh: Sudah dengar ceramah Ustazah Oki yg labeli korban KDRT dg lebay krna ceritakan apa yg dia alami ke orang lain? SAYA DOAKAN USTAZAH OKI SETIANA DEWI DAN ANAK TURUNNYA TIDAK PERNAH MENGALAMI KDRT. Sumpah asli geram, gak terima dg statemen ngawur & tidak berperikemanusiaan ituWajah cemberut
@pgmoraaji: Kita membayangkan pasangan yang sempurna, tapi kita menikah dengan orang yang tidak sempurna, maka bagi kita hanya ada 2 pilihan : Singkirkan bayangan itu dan terimalah orangnya, atau singkirkan orangnya dan nikmatilah KDRT nya.
Seperti diberitakan sebelumnya, KDRT trending terkait ceramah artis yang kini ustadzah Oki Setiana Dewi.
Oki menceritakan pasangan suami istri di Jedah.
Mereka kemudian bertengkar hingga suaminya marah dan menampar mukanya.
Setelah bertengkar ibunya tiba-tiba datang.
Suami semula menduga istrinya mengadu telah dipukul.
Ia mengamati dengan perasaan degdegan dari kejauhan.
Sang ibu tentu saja bertanya kenapa anak perempuannya menangis.
Di luar dugaan sang anak bercerita karena dirinya rindu sekali pada sang ibu hingga menangis.
Sang suami yang mendengar luluh, tak menduga istrinya bisa menutupi masalah rumah tangga dengannya.
Sang suami menganggap sang istri berperilaku menutup aib dirinya.
Padahal lazimnya, kata Oki, istri itu lebai, akan menceritakan apa yang dialaminya kepada ibunya.
Apa yang sampaikan Oki Setiana Dewi mengundang kontroversi.
Bagi sebagian netizen KDRT adalah permasalahan serius yang tak bisa ditolerir.
Profil Oki Setiana Dewi
Dr. Hj. Oki Setiana Dewi, S.Hum., M.Pd. lahir 13 Januari 1989.
Ia adalah seorang aktris, penulis dan pendakwah berkebangsaan Indonesia.
Oki memulai karier sebagai pemeran utama dalam film Ketika Cinta Bertasbih 2009.
Kemudian menjadi penceramah di Islam itu Indah, Trans TV sejak 2014.
Oki menyelesaikan program doktoralnya di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.
Kini Oki menjadi pimpinan Yayasan Maskanul Huffadz dan pendakwah tak hanya di Indonesia, tapi juga negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam.
Anak pertama dari pasaangan Sulyanto, S.T. dan Yunifah Lismawati ini menghabiskan masa kecil hingga berusia 16 tahun di Kota Batam, Kepulauan Riau.
Oki memiliki 2 orang adik bernama dr. Shindy Kurnia dan Ria Yunita
Oki menikah dengan Ory Vitrio Abdullah, S.Kom. pada tahun 2014 dan dikaruniai 4 orang anak.
Yakni Maryam Nusaibah Abdullah, Khadeejah Faatimah Abdulullah, Ibrahim Muhammad Abdullah, dan Sulaiman Ali Abdullah.
Menyelesaikan sekolah di SD Kartini I Sekupang, Oki melanjutkan ke SMP Negeri 3 Batam dan SMA Negeri 1 Batam.
Selalu mendapatkan peringkat 1 di kelasnya, Oki pun sering mewakili sekolah dalam perlombaan Olimpiade Biologi hingga pidato serta debat Bahasa Inggris.
Ia pun aktif mengikuti berbagai macam ekstrakulikuler mulai dari Organisasi Siswa Intra Sekolah, Gerakan Pramuka Indonesia, basket, teater, english club, hingga marching band dan menjadi ketua kelas sejak SD-SMA.
Setelah kelas 2 SMA, Oki melanjutkan sekolah di SMA Negeri 1 Depok dan kembali mengharumkan nama sekolah dengan berkali-kali menang dalam perlombaan.
Tahun 2007, Oki menjadi mahasiswa Sastra Belanda, Universitas Indonesia.
Ia terpilih menjadi Mahasiswa Baru Terbaik OKK Universitas Indonesia, serta Mahasiswa Baru terbaik di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB).
Selama kuliah Oki aktif dalam kegiatan BEM, Lembaga Dakwah Kampus Salam UI, Lembaga Dakwah Kampus Fakultas FORMASI FIB UI dan tentu saja teater.
Kecintaannya pada seni peran, mengantarkannya mendapat penghargaan menjadi Aktris Wanita Terbaik pada Festival Petang Kreatif UI.
Oki juga terpilih menjadi Mahasiswa Berprestasi Bidang Seni FIB UI.
Tahun 2008, Oki mengikuti audisi film Ketika Cinta Bertasbih dan terpilih menjadi tokoh utama dalam film tersebut.
Film yang pengambilan gambarnya dilakukan di Mesir ini, membuat Oki mendapatkan 2 penghargaan di ajang Indonesia Movie Awards 2010 sebagai Aktris Pendatang Baru Wanita Terbaik dan Aktris Pendatang Baru Wanita Terfavorit.
Setelah lulus S1, Oki sempat belajar dan tinggal di Rumah Quran Darut Tarbiyah Depok untuk menghafalkan Al Quran, dan belajar bahasa Arab sebagai mustami’ selama 1 bulan di lembaga bahasa Universitas Umm al-Qura Mekkah.
Tahun 2012, Oki melanjutkan pendidikan S2 nya di Universitas Negeri Jakarta dengan jurusan Pendidikan Anak Usia Dini.
Dan 2016 melanjutkan program doktor di 2 tempat sekaligus yaitu Program Doktor Kajian Islam jurusan Dakwah dan Komunikasi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Program Doktor Pendidikan Berbasis Quran di Perguruan Tinggi Ilmu Al Quran Jakarta (2016).
Oki pun mendapatkan beasiswa untuk mempelajari Kajian Islam di Australia dan di Jerman pada tahun 2017.
Sejak tahun 2011, Oki mulai rutin menulis buku, hingga mengantarkannya menjadi salah satu pembicara di Program Islam Itu Indah Trans TV setiap hari sejak 2014.
Seiring berjalan waktu Oki tidak hanya berdakwah untuk televisi Indonesia, tapi juga Malaysia.
Saat ini Oki menjadi pimpinan atas Yayasan Maskanul Huffadz yang berpusat di Bintaro, Tangerang Selatan, yang didirikan di tahun 2016.
Bersama para sahabatnya, Oki fokus mengurusi anak-anak Indonesia yang di tempatkan di 8 cabang Maskanul Huffadz yang memberikan beasiswa penuh selama 1 tahun untuk menghafalkan Al Quran dan kembali mengajarkannya ke seluruh penjuru Indonesia.