Business is booming.

Bareskrim Polri Meluncur ke Medan Sita Aset Milik Tersangka Indra Kenz

Indra Kenz memiliki peran dalam merekrut orang untuk ikut berjudi di dalam platform Binomo

Kasus dugaan penipuan yang melibatkan Crazy Rich Medan Indra Kenz terus bergulir.

Bareskrim Polri menjadwalkan penyitaan aset Indra Kenz yang kini telah menjadi tersangka.

Ia menjadi tersangka kasus kasus dugaan penipuan investasi trading binary option aplikasi Binomo.

Selain penyitaan, Bareskrim juga akan melakukan pemeriksaan terhadap orang tua dan pacar Indra Kenz.

“Direncanakan minggu depan (minggu ini) akan dilaksanakan penyitaan aset dan pemeriksaan pacar IK dan orang tua pacar IK juga,” tutur Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan saat dikonfirmasi, Senin (7/3/2022).

Menurut Whisnu, tim dari Bareskrim Polri akan berangkat ke Medan, Sumatera Utara (Sumut) untuk menyita sejumlah aset. Baik itu mobil mewah hingga rumah milik Indra Kenz.

“Sesuai jadwal penyidik,” kata Whisnu.

Sebelumnya, Bareskrim Polri akan menyita sejumlah aset milik Indra Kenz yang juga dijerat pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Aset yang disita berupa mobil Ferrari hingga Tesla.

Bareskrim mengirimkan surat ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait aset Indra Kenz. Surat tersebut terkait keperluan penyitaan.

“Ada mobil listrik merek Tesla model 3 warna biru, mobil Ferrari California tahun 2012, rumah di Deli Serdang Sumut seharga kurang-lebih Rp 6 miliar, rumah di Medan seharga kurang-lebih Rp 1,7 miliar, rumah di Tangerang,” papar Whisnu.

Baca Juga:  Tujuh Alumni Akpol 2000 Sandang Kombes, Siapa Brigjen Duluan?

Aset milik Indra Kenz mayoritas berada di Medan.

Selain itu, rekening milik Indra Kenz yang berisi miliaran rupiah sudah disita.

“Apartemen di Medan seharga kurang-lebih Rp 800 juta, 4 rekening atas nama Indra Kesuma, dan Jenius atas nama Indra Kesuma,” tuturnya seperti dilansir Web Divisi Humas Polri.

Adapun penetapan status tersangka Indra Kesuma (Indra Kenz) sudah dilakukan sejak pekan lalu.

Indra Kenz yang dikenal dengan jargon “Wow murah banget” tersebut ternyata memperoleh kekayaannya dari menjadi afiliator salah satu platform judi online Binary Option Binomo.

Sebagai afiliator, Indra Kenz memiliki peran dalam merekrut orang untuk ikut berjudi di dalam platform tersebut.

Perlu ditegaskan bahwa perdagangan opsi biner di Indonesia itu illegal, tidak ada yang terdaftar di Bapebti dan diawasi OJK.

Ia pun terancam hukuman penjara selama 20 tahun selain ejumlah asetnya pun akan disita.

Indra Kenz sendiri sudah ditahan sejak 25 Februari.

Indra Kenz diduga telah melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) hingga penipuan. Pasal yang disangkakan adalah Pasal 45 ayat 2 Juncto Pasal 27 ayat 2 UU ITE.

Kemudian Pasal 45 ayat 1 Juncto Pasal 28 ayat 1 UU ITE. Kemudian Pasal 3 ayat 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU.

Selanjutnya Pasal 5 UU No 8 Tahun 2010 tentang TPPU. Kemudian Pasal 10 UU No 8 Tahun 2010 tentang TPPU. Kemudian Pasal 378 KUHP Juncto Pasal 55 KUHP.

Lewat foto akun instagram terakhirnya, IndraKenz sudah menyampaikan permohonan maaf.

Sekali mohon maaf ya kalau temen2 merasa dirugikan karena konten – konten yg pernah saya upload.

Tentunya saya tidak akan menghindar dari masalah ini. Saya akan tetap kooperatif untuk menyelesaikan persoalan ini dan mengikuti aturan serta proses hukum yg ada dengan baik.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...