Business is booming.

Brian Edgar Nababan, Petinggi Binomo dan Perekrut Indra Kenz, Ditahan 20 Hari

Brian juga mengirimkan dana sebesar Rp 120 juta kepada tersangka Indra Kenz pada Februari 2021

Tersangka kasus penipuan opsi biner (binary option) bertambah.

Tak tanggung-tanggung kini yang ditangkap adalah Manajer Development Binomo, Brian Edgar Nababan.

Ia ditangkap tim Bareskrim Polri di Pulau Dewata, Bali.

Menurut Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Whisnu Hermawan, Brian Edgar Nababan ditangkap tanggal 1 April 2022 lalu.

Berdasarkan pemeriksaan awal yang dilakukan, kata alumni Akpol 1994 itu, penyidik menemukan bahwa Brian pernah kuliah di Rusia pada 2014 dan Oktober 2018.

Kemudian, dia mendaftar di perusahan Rusia 404 Group yang melakukan kerja sama khusus dengan Binomo.

Brian, lanjut Whisnu, diterima sebagai Customer Support platform Binomo yang bertugas menerima komplain dari pemain Binomo, terutama dari pemain Binomo di Indonesia.

Lalu, sejak Februari 2019 tersangka mendapatkan jabatan sebagai Manager Development Binomo yang bertugas menawarkan kepada influencer Indonesia untuk menjadi afiliator Binomo dengan keuntungan sistem bagi hasil.

“Tersangka juga mengirimkan dana sebesar Rp 120 juta kepada tersangka Indra Kesuma (Indra Kenz) pada Februari 2021,” ungkap Whisnu.

Dia menambahkan, penyidik telah menyita barang bukti berupa satu unit laptot dari tersangka Brian.

“Setelah pemeriksaan selanjutnya penyidik melakukan penahanan untuk 20 hari ke depan sejak tanggal 1 April 2022 dan telah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Pusdokes Polri,” tutur Whisnu dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga:  Airlangga Hartarto Ungkap Angka Covid-19 Cukup Mengkhawatirkan

Atas perbuatannya, Brian dikenakan Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 27 ayat 2 dan atau Pasal 45 A ayat (1) jo 28 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kemudian, Pasal 3, Pasal 5 dan Pasal 10  Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan atau Pasal 378 KUHP Jo Pasal 55 KUHP.

Setelah ditangkap, penyidik memutuskan untuk melakukan penahanan terhadap Brian.

Dia ditahan selama 20 hari ke depan terhitung sejak tanggal 1 April 2022.

Whisnu menerangkan pihaknya turut menyita barang bukti dari penangkapan Brian. Satu unit laptop milik Brian disita penyidik.

Sebelumnya, penyidik telah menetapkan Indra Kenz sebagai tersangka dugaan tindak pidana penipuan berkedok investasi melalui aplikasi Binary Option Binomo.

Indra Kenz selaku afiliator yang mempromosikan binary option Binomo sebagai aplikasi trading. Namun faktanya adalah judi daring.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...