Business is booming.

Profil Ratih Kumala, Penulis Novel Gadis Kretek yang Akan Dijadikan Serial TV di Netflix

Gadis Kretek akan dimainkan dua sosok artis ternama yakni Putri Mareno dan Dian Sastrawardoyo.

Penulis Novel Gadis Kretek, Ratih Kumala, jadi pembicaraan.

Ia membuat publik ingin tahu karena salah satu karya novelnya Gadis Kretek dibuat serial televisi oleh Netflix.

Netflix adalah salah satu penyedia layanan pengaliran (streaming) media digital, berkantor pusat di Los Gatos, California.

Bisnis utama dari perusahaan ini adalah layanan pengaliran (streaming) berlangganan yang menawarkan film dan program televisi, termasuk beberapa program yang dibuat oleh Netflix sendiri.

Nah, Gadis Kretek salah satunya.

Rencana membuat serial Gadis Kretek makin menghebohkan karena akan dimainkan dua sosok artis ternama yakni Putri Moreno dan Dian Sastrawardoyo.

Belum dijelaskan secara rinci akan memerankan siapa di serial televisi itu.

Hanya saja selain diperankan Putri Mareno dan Dian Sastrawardoyo, juga melibatkan banyak artis dan aktor ternama.

Mereka adalah Ibnu Jamil, Arya Saloka, Ine Febriyanti, Tissa Biani, Sheila Dara dan Winky Wiryawan.

Profil Ratih Kumala

Ratih Kumala lahir 4 Juni 1980  (42 tahun). Ia  adalah seorang penulis asal Indonesia.

Ia mengenyam pendidikan di Fakultas Sastra Inggris Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Selain sebagai penulis novel dan cerita pendek, ia juga merupakan penulis skenario.

Ia pernah bergabung dalam tim penulis program Jalan Sesama, yang merupakan adaptasi dari program Sesame Street untuk televisi Indonesia, serta bekerja sebagai editor naskah drama di sebuah televisi swasta.

Pada tahun 2006, ia menikah dengan novelis ternama Eka Kurniawan di Solo. Kini, ia tinggal di Jakarta.

Bibliografi/Karya Pribadi

Tabula Rasa, novel (Pemenang Ketiga Lomba Menulis Novel Dewan Kesenian Jakarta, Grasindo, 2004)

Baca Juga:  Brigjen Pol Edgar Dipenogoro, dari Divisi Propam Polri Kini Penugasan di IKN

Genesis, novel (Insist Press, 2005)

Larutan Senja, kumpulan cerpen (Gramedia Pustaka Utama, 2006)

Kronik Betawi, novel (cerita bersambung harian Republika, Agustus-Desember 2008 & Gramedia Pustaka Utama, 2009)

Gadis Kretek, novel (Shortlist Kusala Sastra Khatulistiwa 2012, Gramedia Pustaka Utama, 2012)

Bastian dan Jamur Ajaib, novel (Longlist Kusala Sastra Khatulistiwa 2015, Gramedia Pustaka Utama, 2015)

Wesel Pos, novel (Gramedia Pustaka Utama, 2018)

Sinopsis Gadis Kretek

Gadis Kretek adalah judul novel karya sastrawan Ratih Kumala yang diterbitkan pada tahun 2012 oleh Gramedia Pustaka Utama. B

uku setebal 274 halaman dengan nomor ISBN 978-979-22-8141-5 ini merupakan salah satu karya Ratih yang masuk dalam sepuluh besar penerima penghargaan Kusala Sastra Khatulistiwa tahun 2012.

Gadis Kretek lebih banyak menggunakan narasi dibanding dialog dan mengangkat budaya Jawa khususnya mengenai pergerakan pabrik kretek di awal-awal berdirinya Indonesia.

Sinopsinya tentang Soeraja sudah sekarat banget ni gengs.  Satu nama disebutnya, Jeng Yah.

Nama ini membuat ketiga anaknya, Tegar, Karim, dan Lebas mengaduk-ngaduk kota di Jawa Tengah untuk mencari sosok Jeng Yah dan berusaha mempertemukan mereka.

Anak-anak Soeraja benar-benar terkejut, Selama pencarian, mereka semakin mengetahui sejarah berdirinya Pabrik Kretek Soejagad Raja, milik ayah mereka.

Kisah pencarian mereka membawa kembali Pada masa mudanya, Soejagad dan Idroes Moeria bersahabat kental.

Mereka berdua sama-sama pekerja di perusahaan rokok klobot milik Trisno. Penjajahan Jepang membuat bisnis Trisno bangkrut.

Trisno menjual semua sisa harta dan bisnisnya. Idroes Moeria melihat peluang emas lalu membeli sisa tembakau Trisno dengan harga murah.

Dengan sedikit pengetahuan selama mengikuti Trisno, Idroes memulai bisnis dengan menjual rokok klobot. Soejagad iri dengan keberhasilan Idroes.

Baca Juga:  Cimahi Trending, Ternyata Dimulai Dari Obrolan Gak Penting

Dia juga mendirikan usaha rokok klobot sendiri. Sejak itulah mereka saling bersaing menjadi yang terbaik.

Persaingan semakin memuncak ketika Soejagad gagal melamar Roemaisa gara-gara dia tidak dapat membaca. Di lain pihak, Idroes berhasil mempersunting Roemaisa.

Dengan Lilis, Soejagat dikaruniai anak bernama Purwati. Sementara Idroes mempunyai anak bernama Dasiyah dan Rukayah.

Dasiyah sangat berbakat menangani masalah kretek. Rokok buatannya selalu disukai ayahnya. Setiap hari, Dasiyah membersihkan noda-noda tembakau di tangannya saat melinting rokok, untuk dijadikan campuran rokok untuk ayahnya.

Mula-mula jumlahnya banyak, tetapi kemudian Idroes heran, karena jumlah rokok yang dibuat Dasiyah berkurang.

Suatu hari, Idroes tahu bahwa rokok jatahnya diberikan kepada seorang pemuda Soeraya. Dasiyah pun jatuh cinta padanya.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...