Dugaan Trending di Twitter, Netizen Soroti Rilis PDIP Soal Intoleran
Tagar Dugaan trending di media sosial Twitter pada Senin (29/8/2022), menyusul PDIP merilis daftar 10 sekolah di DKI yang diduga intoleran.
Sontak netizen pun bereaksi atas tagar Dugaan tersebut hingga tercatat 2.124 ciutan (Tweets) mereka sampaikan. Berikut beragam ciutan mereka.
Seperti pemilik akun Twitter @Dewishintasurya menulis, “Kenapa mereka terus saja Menuduh intoleran??? Tidak ada kah prestasi yang menentramkan warga atau rakyat?”
Lalu akun Twitter @Mormavi72 menulis, “Aku baru tau partai juga ngurusin ginian”
@SandySukses menulis, “Sebegini bencinya mereka”
@Rang900 menulis, “Pengen cari panggung aja itu mah..
@hipohan menulis, “Baru dugaan kok sudah dirilis?”
@UsniErlangga menulis, “Sebenarnya yg menduga itu yg Intoleran, dgn padangan hidup/visi dan misi orang lain yg berbeda.. Sedangkan gol sama mecerdaskan kehidupan Bangsa dan menajukan NKRI..”
@jaga_negeri menulis, “Jangan lupakan sejarah….
Yang nyolong dana bansos itu dari Partai Banteng Moncong Putih… Itu fakta bukan sekedar dugaan.”
@OpakJuragan menulis, “Berita intoleran ml pak, gk malu..?! Gmn mau maju, dewan nya jualan hal2 yg gk ada terus,”
@Jokotengger menulis, “Ada guru minta pelajar putri untuk memakai celana panjang saat olah raga di sekolah, bukan celana pendek sesuai keinginan murid, dituduh intoleran. Namanya sekolah itu ada pembiasaan dan aturan dlm berpakain, tdk seenaknya”
@donny_fathur menulis, “Cb d rilis jg..kader partai mana yg palenk KORUPTOR!!!! urusi radikul radikal ae bisa nya!!
@PDI_Perjuangan”
@hasanud47107133 menulis, “Mana percaya kitorang dengan omongan PDIi, apa lagi yang ngomong dia, yang disasar di DKI pula….”
@Lailych1 menulis, “Partai ini toleran banget sama kebijakan yg sengsarakan rakyat”
@khaalya2 menulis, “Org itu beneran yaaaa…..smp mukanya butek krn pikiran dan hatinya isinya negatif semua, kok gak capek hidupnya.”
@CalvinMso menulis, “Halah PDIP kok dipercaya,hari gini percaya sama PDIP payahhhh”
@coromaticus menulis, “Biasanya yg teriak kyak gitu lagi mau tutupi sesuatu..”
@C4kDeep_ menulis, “Keminter gak ada kerjaan, berkaca dulu paham pend gak sih, yg sering nyebut intoleran malah tempatnya para koruptor”
@62perjuangan menulis, “Gampang… Mereka bikin polemik di DKI, seakan merendahkan warga DKI, maka jangan kasih panggung lagi mereka di DKI.”
@ridhorahadi menulis, “Heran kenapa wong cilik masih percaya dan tidak merasa dikhianati wakilnya spt ini?”
@toxynusca menulis, “Sebaiknya dirilis juga daftar koruptor dari partai itu dan terus dipublikasikan setiap hari, juga ke sekolah2”
@HarlainiL menulis, “PDIP g laku klo g jual radikal radikul intoleran,partai paling korup di percaya???”
@Romeo99521875 menulis, “Masiiiiih aja ngurusin beginian, ampuuun dah negara lain sudah kemana tau”
@imanrachmand menulis, “Ngorek2 kesalahan yg belum tentu benar! Serasa paling betul aja”
@SSupraptoad menulis, “Ga ada yg bisa dijual lagi?
@Natrissh menulis, “Gajah di pelupuk mata tak nampak, upil di sebrang lautan nampak”
@amuda_saiful menulis, “Yg dicap intoleran itu adalah kelompok yg tdk setuju dgn ide pedeipe. Apalagi rakyat yg mau memerangi korupsi, itu yg intoleransi dan yg radikal Radikal”
@salmannaj menulis, “rilis juga lah partai mana yg banyak korupsinya”
@nomerorae menulis, “Teriak² intoleran trus ga lama, doski sendiri yg intoleran, nuduh sembarangan.”
@Fatihjrs89 menulis, “Pengalihan isu dari partai yang paling korup”
@aufa0303 menulis, “Saya curiga ?, yg di Lampung ditangkap KPK bicaranya radikalisme ternyata benar² dia yg radikal anak mau kuliahpun diminta duit, sepatutnya disebut apa mereka”
@bangdoelaje menulis, “perasaan begitu PDIP bekuasa kt hidup jd gak nyaman yaaa, seolah olah kt sedang di kelilingi orang2 jahat, anak bangsa jd pd berantem, udahan yg namanya ahlak terjun bebas, gak ada sm sekali, presiden lah di blg planga plongo,sampai2 di gedung dewan ada tukang service mic”
@sihotang_halim menulis, “Apakah PDIP ini partai yg toleran? Kenapa sangat membenci Anies mulai Bab Pendahuluan sampai Bab Kesimpulan?”
@sashakasi0910 menulis, “Pan kita dah paham semua, mrk mang suka ruduh dan teriak2 intoleran dan radikalisme buat nutupin kebusukannya”
@riskybumm menulis, “Saya pengen tanya buat orang yang paling vokal anti intoleran, yg plg sederhana aja. Jika anaknya berpasangan dgn yg beda agama apakah ada dan di restuu??”
@Moonlig83874166 menulis, “Bingung gak ada prestasi yg bisa dijual ke rakyat, akhirnya ngulang2 itu melulu…”
@soedars98653535 menulis, “Biar adil rakyat jg harus merilis …partai mana yg terkorup yg sembunyi di balik isu radikal.”
@BayuGan97311318 menulis, “G usah dirilis kita sdh lama tahu kok..siapa partai juara korupsi tanpa saingan…”
@LaPasolle menulis, “PDI-P itu yg intoleran, hanya keinginannya yg paling benar katanya.”
@ahmadsalam0741 menulis, “Yg sudah jelas partai dgn koruptor terbanyak malah lebih intoleran kaliii … muka tembok ga ada malunya.”
@Gunawanilyas1 menulis, “Biasa pengalihan isu……saat ada kasus besar”
@SsstMynameindra menulis, “apakah Pengalihan ISSUE. hati hati”
@susantosusan7 menulis, “Sekolah tidak mungkin menjadi pelaku kriminal, tapi klau partai, bisa menjadi pelaku kriminal.”
PDIP Rilis Daftar 10 Sekolah di DKI yang Diduga Intoleran
Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta memanggil Dinas Pendidikan DKI Jakarta, buntut laporan siswi yang dipaksa mengenakan jilbab oleh sekolahnya, di ruang rapat Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Rabu (10/8/2022).
Dalam pemanggilan itu, PDIP juga menghimpun daftar 10 sekolah negeri di Jakarta yang diduga melakukan tindak intoleransi terhadap anak didiknya.
Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, mengatakan pemanggilan terhadap Dinas Pendidikan DKI Jakarta sebagai respons dari pengaduan masyarakat yang disampaikan kepada fraksi.
Menurutnya, pemanggilan itu dilakukan agar tidak ada simpang siur informasi.
“Alhamdulillah tadi dari penjelasan Bu Kadis (Nahdiana) kita mendapatkan tiga jaminan ya. Jaminan pertama bahwa Dinas Pendidikan Jakarta menjamin tumbuh dan berkembangnya keberagaman di sekolah, yang kedua ada jaminan tidak ada lagi pemaksaan terkait dengan atribut-atribut di sekolah,” kata Gembong dikutip republika.co.id, setelah rapat tersebut .
Terakhir, kata dia, Disdik DKI juga akan menjamin kenyamanan jalannya pendidikan di sekolah tercapai dengan baik.
Gembong menyebut, PDIP DPRD DKI Jakarta akan terus mengontrol dan mengawasi kejadian serupa tidak terulang lagi.
“Tadi saya sampaikan ini bukan hanya menjadi tanggung jawab Disdik, tapi juga menjadi tanggung jawab kita bersama agar dunia pendidikan Jakarta kita harapkan mampu menjadi laboratoriumnya keberagaman di DKI Jakarta,” ucapnya.
Fraksi PDI Perjuangan, lanjut anggota Komisi A DPRD DKI itu, juga menyediakan nomor pengaduan yang bisa diakses selama 24 jam melalui nomor WhatsApp di 081363262299.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan DKI Nahdiana menjelaskan pihaknya melakukan penindakan terhadap salah satu oknum guru SMA 58 Jakarta dengan memberikan hukuman disiplin dan mutasi.
“Kami beri hukuman disiplin dan tidak cukup hukuman disiplin, harus dimutasi,” ucapnya.
Berikut daftar 10 sekolah yang diduga PDIP terlibat:
1. SMAN 101 Jakarta Barat
Dalam laporannya, seorang warga melaporkan keluhan tentang murid non Muslim yang diwajibkan mengenakan kerudung setiap Jumat. Sekolah berdalih, hal itu karena penyeragaman pakaian sekolah.
2. SMAN 58 Jakarta Timur
Dalam laporan PDIP, salah satu guru di sekolah itu, TS, diketahui melarang para muridnya memilih Ketua OSIS non-Muslim. Dugaan aksi intoleran ini mencuat usai beredar tangkapan layar yang berisikan instruksi rasis oleh TS dalam sebuah grup perpesanan.
3. SMPN 46 Jakarta Selatan
Dalam kejadian kali ini, siswi kelas 7 sempat ditegur karena tak menggunakan jilbab di lingkungan sekolah. Padahal, dirinya tidak pernah dirundung oleh temannya lantaran tak memakai jilbab.
4. SDN Cikini 2 Jakarta Pusat
Pengurus SDN Cikini 2 mewajibkan seluruh muridnya memakai baju muslim pada saat bulan Ramadhan. Padahal, di sekolah itu ada juga siswa dan siswi yang tak beragama islam.
5. SMKN 6 Jakarta Selatan
Pada Juli 2022, murid-murid SMKN 6 Jakarta Selatan dipaksa mengikuti mata pelajaran Kristen Protestan. Padahal, mereka merupakan penganut agama Hindu dan Buddha.
6. SMPN 75 Jakarta Barat
Salah satu murid di sana dipaksa menggunakan jilbab. Sebelum menggunakan jilbab, murid itu mendapatkan sindiran dari guru di sekolah itu.
7. SMPN 74 Jakarta Timur
Murid di SMPN 74 Jakarta Timur dipaksa menggunakan jilbab. Pihak sekolah juga memaksa setiap murid didik untuk menandatangani surat pakta integritas yang salah satu poinnya berisikan soal semua murid harus mengikuti kegiatan keagamaan dan wajib mengenakan jilbab.
8. SDN 3 Tanah Sareal Jakarta Barat
Murid di SDN 3 Tanah Sareal diwajibkan mengenakan celana atau rok panjang. Hal itu menyebabkan para muridnya tak bergerak leluasa.
9. SMPN 250 Jakarta Selatan
Satu guru di SMPN 250 diduga membuat soal ujian akhir sekolah yang dinilai mendiskreditkan eks Presiden Megawati Soekarnoputri. Guru itu juga disebut mengampanyekan citra Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
10. SDN 3 Cilangkap Jakarta Timur
Murid SDN 3 Cilangkap beragama non-Nuslim dipaksa mengikuti kegiatan Islami dan diwajibkan berperilaku layaknya seorang Muslim. Mulai dari cara menyapa, berkegiatan di lapangan, pengajian di dalam mushala, dan berdoa ketika pulang.
Baru dugaan kok sudah dirilis ? Lah kalau partai yang sudah jelas2 paling banyak koruptor, vokal kenaikan BBM tp saat berkuasa malah diam dan paling banyak simpatisan PKI, gak usah dirilis juga sudah pada tahu, iya gak sih ? 😴 pic.twitter.com/rYxHzz7ogW
— Lukman Simandjuntak (@hipohan) August 23, 2022