Business is booming.

Tagar Kuwat Trending, Netizen Takjub Skenario Istri Sambo

Tagar Kuwat trending di media sosial Twitter pada Rabu (31/8/2022), menyusul mantan kuasa hukum Bharada E mengungkap kecurigaan kliennya kepada Kuwat Maruf lakukan hubungan terlarang dengan Putri Candrawathi saat di Magelang.

“Jadi Bharada E atau Eliezer ini kan bilang, dan dia sudah merasakan. Eliezer ngomong ‘Saya curiga bang, itu si Kuwat ada main sama Putri’. Oh pantes, jawab saya,” kata Deolipa Yumara di tayangan TV One, Senin (29/8/2022) malam.

Karena itulah bekas kuasa hukum Bharada E menyebut, dugaan kuat motif pembunuhan terhadap Brigadir J adalah karena Kuwat dan Putri ingin menyembunyikan hubungan terlarang mereka selama ini, yang diketahui Brigadir J saat di Magelang.

Sontak netizen bereaksi atas tagar Kuwat hingga tercatat 6.499 ciutan (Tweets) yang mereka sampaikan. Berikut beragam ciutan mereka.

Seperti pemilik akun Twitter @rachflowy menulis, “Oemji, apa lagi ini. Kalo selingkuh sama Brig J, masih masuk akal. Polisi, ganteng dan brondong. Lah ini sama si Kuat, apa yg dilihat. Bulet, dekil. Rendah banget sih sahwat si Putri ini.”

Lalu akun Twitter @MithaAnggies menulis, “Ini siapa anjir yg punya opini kaya gini???!!! Sekelas istri polisi mau awikwok sama supir!!! Makin ga jelas aja njir motifnya,pada gila!!!”

@atikanurulp menulis, “gila! kalo emanh bener ini aslinya, berarti sambo pun awalnya ketipu jg dong sm istrinya. bejaatt bgt PC nipu suami, numbalin anak orang. kok mau selingkuh-gituan sm supir yg lebih parahnya, semisal sambo tau PC selingkuh kok malah di tutupi. harusnya yg di dor bini sm kuat tuh”

@Uneeqa2020 menulis, “Kayaknya cerita versi ini lebih bisa diterima akal, dan rasanya tragedi pembunuhan ini mmg akal2an Bunda PC dan Pak sopir KM. Moga perasaan bersalah & rasa malu muncul di hati mereka berdua, krn telah membunuh org yg mungkin tidak bersalah”

@MithaAnggies menulis, “Gue malah berharap tadi pengacara brigadir j yg gabisa liat rekontruksi,ngelempar bom ke lokasi tempat tkp”

@PansirtLurima menulis, “Ya Allah tega kali klen. Binatang ini kl memang bener ini. Istirahat yg tenang lae ku Joshua. Buat Pak Samuel dan kluarga yg tenang dan tabah. Tuhan gak tidur.”

@putra_jamparing menulis, “Baca beritanya spt cerita film “Azab pelaku penzinah”, ngerii kaliii yg jahat selamat, yg jujur terkubur…”

@forhaschanged menulis, “Capek.. ngeri banget. Udah rusak semua”

@Singa_Nala menulis, “Yang gw heran tuh, seleranya ibuk itu
Aduuh…..”

@Djunath84_101 menulis, “Katanya si Putri Candrawati ini istri jendral dg sosialita tinggi, kok doyan SOPIR ??? Ternyata rendah dan murahan”

@mind_core menulis, “Mungkin karena Kuwat itu kuat nganu pak.”

@4444yg menulis, “Koq gw malah gak percaya yah klo ini.. saat pandemi si kuat sempet nganggur, dirumahkan dulu, masuk baru2 ini, rasa2nya kayak bukan org spesial di kluarga sambo klo gini.”

@lovely_osho menulis, “Kenapa bukan Kuwat yang ditembak Mas Sambo?”

@aLdi31_ menulis, “Hubungan nya apa sama J dibunuh?”

@littanugraheni menulis, “Laaah kok gni plotwist nya? Sambo kena tipu atau kita yg ditipu berita ini?”

@Dwi1975 menulis, “Wah ini … jika benar, membalik semua dugaan selama ini”

@Eneos2017 menulis, “Selera nya PC aneh pula haha”

@Ayunin___ menulis, “Kalau benar ternyata si bu PC punya hubungan dengan Kuwat dan bahkan udah Making Love (ML). Anjirrr selera bu PC ini ternyata rendah banget, tau gitu sama bapak tukang gojek aja pasti gakan ketahuan bu”

@saptalokaaa menulis, “Bisa jadi karna mereka ketahuan J, maka si K dan P membalikkan fakta duluan sbelum J lapor ke Sambo, dengan menuduh J lah yg nglecehin P, Padahal si penuduh ini pelaku sbenernya (K bersekongkol dengan P).
Semoga aja dugaan ini salah.”

@Waryadi23238215 menulis, “Klo di tela’ah mmg bnr tuh, krn tgl 7 sehari sblm di dor, Brigadir J kasih tahu kekasihnya klo ada ancaman akan di bunuh si squad yg oleh pengacara alm. trnyata yg di maksud si Kuwat Ma’ruf.
Si kuwat merasa terancam saat ketahuan msh ho ho hi he ama PC, di buat skenario terbalik, klo Brigadir J yg sdg gituan, sdh wajah minus, otak jg minus itu kyknya si Kuwat”

@Sayhellooooo1 menulis, “Jangan langsung percaya dulu, takutnya ini bagian dari skenario baru. Bisa jadi nanti Kuwat ditumbalin jadi dalangnya karena sambo dihasut Kuwat.
Plis jangan percaya dugaan itu. Jangan sampai skenario itu mulus. Kawal terus sampai Sambo dihukum mati/seumur hidup”

Eks Kuasa Hukum Bharada E Ungkap Dugaan Hubungan Terlarang PC dan KM Jadi Motif Pembunuhan Brigadir J

Media massa ramai memberitakan dugaan hubungan terlarang istri Ferdy Sambo PC dengan KW yang dikenal sebagai sopir dan asisten rumah tangga keluarga Sambo.

Baca Juga:  Profil Brigjen TNI Basuki Sabdono, Akmil 1992, Kadisbintalad ke-18

Deolipa Yumara, saat masih menjadi kuasa hukum Bharada E mengungkapkan, kliennya Bharada Richard Eliezer yang menjadi tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J mengaku curiga adanya hubungan terlarang yang terjadi antara istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dengan Kuwat Maruf.

Menurut Deolipa kecurigaan Bharada E adanya hubungan Putri Candrawathi dan Kuwat, buka tanpa dasar.

“Jadi Bharada E atau Eliezer ini kan bilang, dan dia sudah merasakan. Eliezer ngomong ‘Saya curiga bang, itu si Kuwat ada main sama Putri’. Oh pantes, jawab saya,” kata Deolipa di tayangan TV One, Senin (29/8/2022) malam.

Karenanya, kata Deolipa, dugaan kuat motif pembunuhan terhadap Brigadir J adalah karena Kuwat dan Putri ingin menyembunyikan hubungan terlarang mereka selama ini, yang diketahui Brigadir J saat di Magelang.

“Jangan sampai nantinya, motif pembunuhan ini karena Yosua melecehkan Putri di Magelang, gak ada itu bohong kalau itu. Yang ada adalah saat di Magelang itu, Kuwat dan Putri lagi making love, lalu ketahuan Yosua. Makanya Yosua yang dikejar dan dincar,” kata Deolipa.

Hal ini kata Deolipa, diperkuat fakta, dimana saat dipergoki Brigadir J, Putri Candrawathi langsung menelepon Bharada E dan Bripka Ricky yang sedang mengantar makanan ke anaknya di sekolah Taruna Nusantara, sementara Kuwat menelepon Ferdy Sambo.

Kuwat dan Putri kata Deolipa kompak melakukan itu untuk membuat skenario agar Ferdy Sambo marah dan memberikan ‘pelajaran’ ke Brigadir J.

“Jadi begitu ketahuan, itu makanya Putri nelpon Bripka RR lewat Bharada E, sementara Kuwat menelpon ke Sambo. Tujuannya menyamakan persepsi mereka di sana, begini begini begini, agar hubungan Kuwat dan Putri gak tercium Sambo. Jadi seolah-olah Yosua pelaku pelecehannya. Jadi Yosua ini adalah korban,” papar Deolipa.

Menurut Deolipa, adanya dugaan hubungan asmara antara Kuwat dan Putri terjadi, karena Kuwat sudah lebih 10 tahun menjadi sopir Putri Candrawathi.

Baca Juga:  Ini Ratusan Personel Polda Bengkulu yang Dimutasi 19 Juni 2024

“Kuwat ini ikut mereka sudah 10 tahun lebih sejak Ferdy Sambo masih AKBP. Kuwat ini kan orang dari Brebes, ikut Sambo sejak AKBP di sana,” katanya.

Deolipa menjelaskan dengan adanya pengaduan Kuwat ke Sambo yang menyatakan bahwa Brigadir J sudah melecehkan Putri Candrawathi, membuat Ferdy Sambo murka dan marah.

“Namanya Sambo psikopat, dengar aduan seperti itu dari Kuwat dan Putri, nalarnya tidak jalan dan merancang skenario, sehingga Yosua jadi korban,” katanya.

Apalagi kata Deolipa, selama ini Kuwat iri kepada Brigadir J karena lebih dipercaya oleh Sambo dan Putri Candrawathi untuk mengawal mereka.

“Sementara Kuwat yang merasa orang lama di sana, ingin berkuasa dan lebih dipercaya dari Yosua,” kata Deolipa.

Terkait rekonstruksi yang akan digelar di rumah Ferdy Sambo dan menghadirkan 5 tersangka, kata Deolipa, hal itu tidak akan mengungkap motif.

“Yang direkonstruksi di sana, adalah terjadinya penembakan seperti yang ada di BAP dan melihat kesesuaiannya antara keterangan 5 tersangka. Tapi tidak akan mengungkap motif,” kata Deolipa.

Menurutnya dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J ini, motif tidak terlalu penting. Yang terpenting adalah pembuktian adanya pembunuhan berencana yang dilakukan ke lima tersangka.

“Motif tidak terlalu penting, tapi bisa ada untuk menguatkan. Asal saja, jangan sampai motifnya karena pelecehan Brigadir J ke Putri. Karena itu sangat tidak mungkin,” kata Deolipa.

Justru kata Deolipa, berdasar keterangan dan analisa Bharada E, motif yang sangat mungkin adalah karena Kuwat dan Putri melakukan perbuatan asusila yang dipergoki Brigadir J.

“Karena ketahuan Joshua, pada akhirnya Yosua yang jadi korban,” katanya.

Terkait laporan Kuwat bahwa ia melihat Brigadir J membopong Putri Candrawathi, justru menurut Deolipa yang terjadi sesungguhnya adalah Kuwat membopong Putri dan dipergoki Brigadir J.

Baca Juga:  Jadwal Lengkap Tur Konser Coldplay 2023, Plus Kepastian Konser di Jakarta Tanggal 15 November 2023

“Yang terjadi sebenarnya itu justru sebaliknya. Kuwat membopong Putri, tapi diketahui Brigadir J,” katanya.

“Karena tak ingin Brigadir J atau Yosua membocorkan ke Sambo, maka difitnahlah Yosua ini oleh Putri dan Kuwat,” papar Deolipa.

Keterangan Putri Candrawathi Dikonfrontasi

Penyidik mengagendakan pemeriksaan tersangka Putri Candrawathi untuk dikonfrontasi dengan para saksi dan tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Rabu (31/8/2022), pukul 10.00 WIB di Bareskrim Polri, Jakarta.

“Konfrontasi ada lima orang, PC, Susi, Kuat Ma’ruf, Ricky Rizal dan Richard (Bharada E),” kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Andi Rian Djajadi dikutip Antaranewscom usai rekonstruksi di tempat kejadian perkara (TKP) Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022).

Menurut Andi, konfrontasi terhadap Putri Candrawathi dengan para saksi dan tersangka lain itu berkaitan dengan peristiwa di Magelang, Jawa Tengah.

“Ini semua yang ada di Magelang,” tambahnya.

Seperti yang diketahui, rangkaian kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua tidak terlepas dari peristiwa di Magelang.
Sebelum penembakan terjadi, rombongan tersangka Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, dua ajudan, dan sopir melakukan perjalanan dari Magelang, Jawa Tengah, ke Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Andi menjelaskan konfrontasi dilakukan setelah masing-masing tersangka diperiksa dan rekonstruksi dilaksanakan.

“Tidak ada masalah, kan pemeriksaan terhadap masing-masing sudah dilakukan, kan gitu; dan rekonstruksinya ada beberapa poin, tidak semuanya. Kalau konfrontasi itu ada beberapa poin yang tidak sesuai, akan dikonfrontasi,” jelas Andi.

Kepala Divisi Humas (Kadivhumas) Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo juga membenarkan agenda pemeriksaan Putri Candrawathi dijadwalkan Rabu, pukul 10.00 WIB.

“(Diagendakan) Pukul 10.00 WIB,” kata Dedi Prasetyo.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...