Menteri Trending, Netizen Bingung OTP Harus Selalu Ganti?
Menkominfo meminta masyarakat menjaga NIK dan selalu ganti password
Tagar Menteri trending di media sosial Twitter pada Senin (5/9/2022), menyusul Menkominfo meminta masyarakat menjaga NIK dan selalu ganti password untuk mencegah kebocoran data pribadi.
“Membedakan OTP (one time password-Red) saja ga tau, ini kebangetan banget sih. Bahkan menyarankan rutin ganti password setiap kali login (yg mana itu sangat bahaya malahan). Bahkan menyalahkn warga terkait nik atas kebocoran data yg harusnya mereka cari solusinya,” tulis pemilik akun Twitter @tirta_cipeng, menanggapi tagar Menteri yang trending.
Tagar Menteri yang trending di Twitter berisi permintaan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Johnny G Plate agar masyarakat berhati-hati menggunakan nomor induk kependudukan atau NIK untuk mencegah kebocoran data pribadi, selain meminta masyarakat sering mengganti kata sandi atau password platform digital pada semua perangkat.
Sontak netizen bereaksi atas tagar Menteri yang trending tersebut. Berikut beragam ciutan mereka.
@FMonolog menulis, “Kalo kerjaanya kaya gini, mending
@kemkominfo wfh aja. Kantornya gembok atau jadiin warnet”
@amirubaiabadi menulis, “OTP masyarakat yg harus ubah?? Bapak kan menkominfo masa iya beginian aja gagal paham”
@refly_ilham menulis, “semakin yaqin kalau orang orang kominfo diisi orang orang yang tak tau teknologi. OTP aja ga ngerti loh gimana mekanisme nya, gimana mau jaga data kami yang udah disetor”
@adekmht menulis, “Wkwkwk aku yo bingung ono statement OTP harus sering diganti”
@nico_apri menulis, “Ku kira ini tololnya gimik untuk pengalihan isu kenaikan harga BBM, tapi semakin kesini semakin terlihat tolol yang natural.”
@AL_is_here_ menulis, “Pejabat emang gitu kerjanya. Bisanya cuma menyalahkan aja bukannya belajar dari kesalahan, dan tidak mau mengaku salah”
@bachtiaryusuf__ menulis, “Dulu kok bisa masuk Kominfo gimana ya? Hal sepele gini aja gk bisa bedain”
@no00__00on menulis, “Selain itu Ada loh ahli ekonomi jd menteri kesehatan dok..”
@dd14n menulis, “setuju. suatu hal kalo diserahkan kepada yang bukan ahlinya pasti berantakan”
@mhmdhdrans menulis, “Kenapa ORANG seperti itu tidak punya MALU ya, untung saja warga Indonesia sudah pada pintar!”
@13th_palace menulis, “Ya selama kita masih marah ke menteri saat ada kebijakan yang bermasalah, selamanya presiden nggak peduli apa kinerja menterinya. Di negara maju, semua masalah kebijakan itu nunjuknya ke presiden. Kalau perilaku pribadi, baru salah menteri.”
@sisgendot menulis, “Kebanyakan menteri Era sekarang bacot dulu nalar gak ada”
@AishaShandia menulis, “soalnya orang indonesia kebanyakan bilang gini, gak apa” yang penting kerja dulu walaupun gak sesuai pendidikan, kan yang penting dapat pengalaman. sampe tingkatan mentri ternyata diterapkan juga”
@picalminded menulis, “Bikin statement gini mah, anak sd jaman sekarang juga bisa”
@awsilarini menulis, “kok emosi ya baca beritanya”
@sugengnj menulis, “Pak Menkominfo itu OTP: Orang Titipan Partai”
@Lazuard menulis, “Sekelas menteri Ra Reti OTP ig jann”
@Annaarboyz menulis, “@PlateJohnny pak tolong, kalo bapak regist simcard msh minta bantuan sama anak jgn ngomong “jaga NIK kita” ente emang kadang kadang”
@topillll menulis, “Wkwkwk orang kek gini kok ya bisa jadi kominfo, blok”
@endruuuuuu19 menulis, “Baru tau otp harus selalu diganti, pdhl otp munculnya kan beda beda tiap login :v”
@yogalfc7 menulis, “Pegawai se kemenkominfo malu gak ya kira2?”
@drydawn30 menulis, “One Time Password diganti??? gw merasa gagal sebagai orang IT”
@kephiiin menulis, “Bidang yang banyak menyangkut ranah privat seseorang malah jadi jatah parpol pak pak. Piye to sampean pak @jokowi?”
@popmiii_ menulis, “kan emang yang berkompeten selalu diakalin buat mundur alias dilengser secara paksa”
@sehat_jawa menulis, “mentri jamane jokowi raono sek bener dok”
@saturnedterang menulis, “”kebocoran data kerap berasal dari kelalaian masyarakat”. Bener juga, gw yakin bejuta” data yang bocor itu karena passwordnya “12345678” makanya bocor tuh data.”
@DutaAdijaya menulis, “Apalah saya ini yang cuma rakyat biasa. Salah terus di mata menteri itu. Pake PayPal salah, pake Google salah. Skrg NIK bocor ya masa salah saya juga.”
@farrel_as menulis, “Mentang mentang namanya “One Time Pass” itu artinya harus di ganti ganti wkwk … Pahami fungsi dan cara kerja OTP dulu pak. Cukup bilang aja Password harus selalu di ganti. Ga usah biar keliatan ilmiah pake istilahΒ² asing.”
@RifqiAnung menulis, “Masyarakat maneh sg disalahne, ra bosen nyalahne masyarakat terus pak?”
@sesatpikiran menulis, “Nih ya w kasih tau kalo kominpo belom tau. Ente bisa anggarin duit utk nyewa jasa cyber security noh. Ntar web lu dites, dijebolin, lalu dibikin “dinding” pelindung. Ente cari penyedia jasanya yg bersertipikasi CISSP. Jangan anak SMK baru lulus ente suruh ginian.”
@Cahhhhhy menulis, “Gimana gak disalah salahin sama di protes masyarakat mulu Orang kerjanya aja gajelas gitu, hal hal dasar yang seharusnya dia tau sebagai “mentri kominfo” malah gatau dan nafsirin seenak pikiran dia plus nyalahin masyarakat”
@adidharmamoza menulis, “Kalau OTP aja gapaham gaperlu bikin pernyataan aneh2 deh”
Menkominfo Minta Masyarakat Jaga NIK dan Selalu Ganti “Password”
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate meminta masyarakat berhati-hati dalam menggunakan nomor induk kependudukan atau NIK untuk mencegah kebocoran data pribadi.
Johnny mengingatkan, NIK hanya diberikan untuk keperluan yang benar-benar bisa dipercaya dan dibutuhkan.
βSehingga harus ada tanggung jawab kita untuk jaga NIK kita sendiri,β kata Johnny, dikutip dari siaran Kompas TV, Minggu (4/9/2022).
Selain itu, Johnny juga meminta masyarakat sering mengganti kata sandi atau password platform digital pada semua perangkat.
Menurut dia, dengan tindakan tersebut masyarakat dapat terhindari dari pembobolan keamanan digital.
βOne time password itu harus selalu diganti sehingga kita bisa jaga, agar tidak bisa diterobos,β ujar Johnny.
Johnny mengatakan, persoalan keamanan data pribadi begitu penting dan menjadi salah satu isu prioritas yang dibahas dalam G20 di Bali.
βTerkait data dan secara khusus kita harus menjaga data di dalam negeri kita dan yang dibicarakan di DEWG (Digital Economy Working Group) adalah crossboarder-nya,β tutur Johnny.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 1,3 miliar data pendaftaran kartu SIM telepon di Indonesia diduga bocor dan dijual secara online.
Pakar keamanan siber yang juga Chairman Communication & Information System Security Research Center (CISSReC) Pratama Persadha mengungkapkan, dugaan kebocoran data itu diunggah pada 31 Agustus kemarin.
Pengunggah data tersebut diketahui menggunakan nama user βBjorkaβ di situs Breached.to. Pemilik akun tersebut sebelumnya juga pernah membocorkan data riwayat pelanggan Indihome.
Menurut Pratama, terdapat 1.597.830 baris berisi data registrasi SIM card masyarakat Indonesia dalam sample data yang diunggah.
“Isinya berupa NIK, nomor ponsel, nama provider, dan tanggal registrasi,” kata Pratama, dalam keterangan tertulis, Kamis (1/9/2022).
hlaa piye dok, boomers menjelang pensiun emang sedang lucu2nya πππ pic.twitter.com/K7tgxvlT2G
— Stranger Things #4 (@hrsdn) September 4, 2022