Business is booming.

Bjorka Trending, Netizen Gagal Paham Data Kepresidenan Dijebol

Bjorka kembali berulah menjebol data kepresidenan

Tagar Bjorka trending di media sosial Twitter pada Sabtu (10/9/2022), menyusul hacker (peretas) Bjorka kembali berulah menjebol data kepresidenan setelah sebelumnya data nomor HP dan nomor KTP warga Indonesia.

Bjorka juga menulis pesan, My Message to Indonesian Goverment: Stop being an idiot (pesan saya untuk pemerintah Indonesia: jangan bodoh).

Pekan lalu, anggota forum online Breached Forums dengan username “Bjorka” mengekspos dan menjual data yang berisi 1,3 miliar nomor HP dan nomor KTP yang disebut milik masyarakat Indonesia.

Namun, pihak-pihak Ring 1 alias stakeholder utama dalam masalah ini, seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta operator seluler sudah membantah adanya kebocoran data tersebut.

Yang paling baru, pihak Kominfo menitip pesan kepada hacker (peretas) agar tidak melakukan serangan siber di Indonesia.

Sontak netizen pun gadu menanggapi tagar Bjorka yang trending tersebut hingga tercatat 18.800 ciutan (Tweets) yang mereka sampaikan. Berikut beragam kicauan mereka.

Seperti pemilik akun Twitter @opposite090l92 menulis, “Akhirnya Bjorka penuhi janjinya. Jebol juga data presiden. ALERT. Transactions of Letters and Documents to the President of Indonesia 679K was leaked to the deep web by bad actor “Bjorka”

Lalu akun Twitter @kawtuz menulis, “Tanya dong, kalo jebol gini kira kira dibuat apa sama Bjorka? Misal dijual, terus sama pembelinya mau diapain datanya? Dibuat nipu? Mengancam seseorang? Kira kira siapa yang bisa diancam? Terus akibat lain dari jebolnya data BIN ini apa aja? Penasaran banget akutu apa bahayanya”

@tidehends menulis, “Buat partai Demokrat, PKS alias oposisi sangat berharga ini”

@arkanacaraka menulis, “Keren…. Bisa jebolin data kepresidenan”

@likin_arif menulis, “Klo anak negeri sendiri membocorkan data presiden sendiri SMA saja penghianat dan buat malu sendiri negara sendiri klo menurut gw”

@anzalarizqi menulis, “Buat Bjorka kan dijual doang. Tapi buat negara lain bisa buat data intel.”

@anzalarizqi menulis, “Bisa dimanfaatkan lawan politik juga tentunya”

@kawtuz menulis, “Efek kebocoran Data BIN kak yang saya maksut bukan efek kebocoran data pribadi”

@Fitra_05 menulis, “Big data,, bisa d gunakan untuk memanipulasi yg sifatnya massive, kalau d pilem ada yg nyebut “fire sale”

@Sasha40504469 menulis, “Coba nonton film2 Jason Bourne supaya kakak tahu bahayanya identitas diri bocor dan dimanfaatin orang lain.”

@kawtuz menulis, “Sudah nonton dari kelima filmnya, hanya pengen tahu efek nyata yang ditimbulkan oleh bjorka ini kak,”

@Sasha40504469 menulis, “Efek sehari2 pasti juga pernah ngerasain, terima telepon dari orang nawarin kartu kredit, asuransi ini itu, dapat SMS undian berhadiah, lebih parah lagi posisi koordinat rumah tinggal kita terpantau orang yang ga punya kepentingan dan hubungan dgn kita.”

@bunemaula menulis, “Ada Badan Siber dan Sandi Negara yg kantornya gede di Depok itu kerjanya apa ya?? Ga ngurusin yg begini ini?”

@nugrahasyah menulis, “kalo beli dimana? serius minat”

@Tatatakdor menulis, “Itu isinya beneran data legal ga sih?
Kepikiran kalo netizen juga gampang diprank kalo cuma liatin luarnya doang. Kalo emang data di dalemnya beneran wah kacau juga sih”

@CikMel9 menulis, “Isimya apa? Gw ga paham kalo cm angka2 gt… Paling2 kasbon utang…Catatan pidato welkam to mai kantri”

@FauziRe27907636 menulis, “Gue sih percaya asli, kan kemaren sempet tuh di spill via video yang data ktp”

@chemyholic menulis, “Kominfo: “Stop menggunakan Komputer dan internet untuk data base, kita fungsikan kembali mesin ketik!”

@adewantor menulis, “Setelah data top secret ini dibocorkan oleh Bjorka, nanti bisa kita verifikasi keabsahan datanya via bungkus angkringan dan bungkus gorengan”

@AFitrisby menulis, “3 bulan lalu ganti pengurus RT, trus diminta FC KK setiap warga,dgn alasan untuk desa, lha padahal desa kan bisa akses data setiap warga via online, berkas gini ntar 1-2 tahun di rombeng akhirnya kesebar ke bakul bungkus kacang lombok dll, ga perlu hacker deh.”

@noenkaka menulis, “Ini arahny k mna sih?”

@simpanse_s menulis, “sebenarnya kita banyak punya orang hebat yg benar² ngerti soal beginiin, tapi ya dia bukan orang dekat presiden jadinya ga bakal dapat posisi”

@papa_nakaal menulis, “Cb request ke bjorka data kekayaan menteri” dan presiden serta rekening koran dan menteri. Supaya bisa bantu kpk tgkp koruptor.”

@Ganjamonstera menulis, “badan intel negara ini kerjanya cuma nyamar jadi goclek +bawa walkie talkie doang??”

@yanuarizkyr_ menulis, “Cyber securitynya jebol, pejabat sepertinya tetap tampak santai menghadapinya”

@BNarararya menulis, “Kalau liat data yg leaked, cuma judul/perihal surat, nomor surat, tangal, penerima/tujuan.
Kalau bukan isinya sih gak terlalu berharga.”

@santuy_max menulis, “buat elu emang ga berharga ,,tp buat lawan politik dan rival** nya sangat berguna data itu”

@pemudakuyable menulis, “Taunya data dihack tuh dr mana sih?? Kalo cuma gambar gini doang, bikin lewat canva juga bisa kan”

@evildance_ menulis, “Dikit amat filenya”

@Asep_A_S menulis, “Itu file csv bang, kalo open via platform excel atau ods terus d save bisa bergiga giga datanya”

@gurubalonhijau menulis, “bin dan kominfo bisa kebobolan data tuh tanda sdm nya ngga jago2 amat sama it yak”

@AjiWhisper menulis, “Apakah ada perlawanan balik buat broja? Padahal anggaran untuk pengadaan IT fantastis loh nilainya di indo”

@zha_lim8 menulis, “Lembaga yg ngurus ginian(data) harusnya sadar sih klo itu tuh tamparan, klo pelindung data kita tuh bapuk banget, bentar doang loh dari ancaman jadi beneran keserang, berarti emg sebapuk itu atau masa gaada tindakan prefentif pasca ancaman. Makanya jgn kebanyakan org dalam”

@ellyaqul menulis, “Rekrutmen badan siber dan sandi negara dulu syaratnya kudu bisa main mineswiper apa gimana kok bisa sampe dibobol gini, lemah bener berarti ya pertahanan siber indonesia tuh”

@fr4fn menulis, “Pengen tau skrg ngelesnya gimana Hahahaha”

@Lalalyf1 menulis, “Aduh ayo dong gapapa udh sekalian buka semua track record para maling uang rakyat!!! Pliss ungkap plissss”

@ardirifcky menulis, “pemerintah kemarin “tidak ada kebocoran data milik kami, itu hanya hoax” pemerintah sekarang “kalo bisa jangan disebar ya”

@putra_tokek menulis, “Pengalihan isu sambo… Makanya gak sgera ke tangkep tu hacker… Emg di buat gitu mainya… Beritanya biar naik dulu…”

@Dandelion29_ menulis, “Mental kita² orang Indonesia emang santai banget ya, bukannya ketar-ketir data pribadi bocor malah support hackernya buat terus ngehack programnya pemerintah. Atau bisa jadi krn udah ngerasa wajar krn tinggal disini, udah apal kerja pemerintahan bagaimana”

@Sasha40504469 menulis, “Ga ada hebohnya bjorka, data diri kita juga udah ke mana2 kak. Mending Bjorka muasin rasa pingin tahu kita, rakyat Indonesia ttg apa yang terjadi di dalam tubuh Polri, atau Pertamina, atau BUMN, atau Menkopolhukam, atau rahasia di balik terbunuhnya 6 anak muda di #KM50”

@OhMyOhmPC menulis, “Lebih ke udh kecewa sama pemerintah sih, jd ya dukung aja siapapun yg mau bongkar kebusukan pemerintah”

DPR minta audit keamanan siber kementerian dan lembaga

Anggota DPR RI Sukamta meminta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) segera melakukan audit untuk keamanan siber di kementerian dan lembaga negara.

Baca Juga:  Profil Marsma Donald Kasenda, AAU 1991, Kini Jabat Waasintel Panglima TNI

“BSSN sebagai leading sector segera lalukan audit keamanan siber di semua kementerian dan lembaga negara. Dari hasil audit, bisa segera ditindaklanjuti dengan melakukan penguatan sistem keamanan data,” katanya dikutip Antaranews.com dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, kebocoran data secara beruntun terus menimpa beberapa kementerian/ lembaga negara. Dugaan terbaru kebocoran terjadi pada data KPU yang berisi 105 juta data kependudukan warga Indonesia yang di dalamnya berisi informasi sensitif dan lengkap dari warga Indonesia, meliputi nama lengkap, NIK, nomor KK, alamat lengkap, tempat dan tanggal lahir, usia, jenis kelamin, hingga keterangan soal disabilitas.

“Risiko dari kebocoran data ini sangat besar. Data-data pribadi warga yang bocor ini sangat berharga, kalau jatuh kepada pelaku kejahatan siber tentu akan sangat mengancam warga masyarakat. Penipuan online (daring) yang semakin sering terjadi, tentu terkait dengan data-data pribadi warga masyarakat yang bocor,” katanya menegaskan.

Dia menegaskan Gugus Tugas Keamanan Siber yang sudah dibentuk pemerintah perlu melakukan langkah-langkah yang sistematis.

Anggota Komisi I DPR itu mengingatkan tantangan keamanan siber di masa depan akan semakin tinggi, layanan dan transaksi secara digital akan dominan dilakukan dalam pelayanan publik.

“Disepakatinya RUU Pelindungan Data Pribadi (PDP) antara Komisi I dan pemerintah tentu satu hal yang menggembirakan. Keberadaan regulasi ini harus segera diikuti dengan membuat rodmap (peta jalan), penataan lembaga, penguatan SDM dan peningkatan teknologi untuk membangun sistem keamanan siber yang kuat,” ujarnya berharap.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...