Business is booming.

Akun Twitter Bjorka Akhirnya di Suspend, Terakhir Ungkap Pembunuh Munir

Siapa yang berada di balik pembunuhan Munir, dia adalah Muchdi Purwopranjono

Akun twitter hecker paling dibicarakan saat ini, Bjorka kena suspend twitter, karena dianggap melanggar panduan.

Akun twitter Bjorka yang disuspend adalah @Bjorkanism yang baru dibuat 3 hari yakni sejak 9 September 2022.

Kini muncul akun-akun mengatasnamakan Bjorka dan membagikan cuitan seolah bikin akun lagi.

Akun-akun dengan nama Bjorka yang bermunculan antara lain @Bjorkanisms, @Bjorkanisme, @Bjorkanism_ dan @bjorkanismGOD_

Saat membikin akun twitter, Bjorka sudah memberi isyarat bahwa akunnya berpotensi di suspend atau di nonaktifkan.

Dan jika itu terjadi, Bjorka yakin karena atas permintaan pemerintah Indonesia.

Bjorka memang tampil menjadi-jadi dengan data milik sejumlah pejabat Indonesia.

Data milik Menkominfo Johnny G Plate, Menteri BUMN Erick Thohir, Ketua DPR Puan Maharani ia bocorkan begitu saja ke publik.

Jauh sebelumnya Bjorka meretas data SIM card hingga pemilih KPU.

Terbaru, Bjorka membongkar identitas terduga pelaku pembunuhan Munir Said Thalib, yang kala itu sebagai Koordinator Kontras.

Bjorka menulis via @bjorkanism. ¨Ya aku tahu kalian semua sudah menunggu ini, jadi siapa yang membunuh pria baik ini?¨

Minggu (11/9/2022) sambil mencantumkan tautan artikel ´Siapa yang membunuh Munir´. ¨Siapa yang membunuh Munir,¨ bunyi judul tautan yang dibuat oleh Bjorka.

Bjorka kemudian menyebutkan bahwa pelaku pembunuhan Munir adalah Muchdi Purwopranjono.  ¨Saya akan memberi kalian nama jika kalian bertanya siapa yang berada di balik pembunuhan Munir. Dia adalah Muchdi Purwopranjono yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Partai Berkarya,¨ ungkapnya.

Baca Juga:  Moh Salah Orang Pertama Cetak 5 Gol ke Gawang MU dalam Satu Musim

Bjorka bahkan turut mengunggah data pribadi milik Muchdi Purwopranjono hingga tercantum juga nama NIK dan KK milik terduga pelaku pembunuhan Munir.

Munir yang merupakan koodinator dari Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) yang sangat vokal dan mengungkapkan pelaku dibalik penculikan 13 aktivis pada tahun 1997-1998.

Saat itu, Munir sedang dalam perjalanan ke Belanda demi menempuh pendidikan di sebuah universitas di Belanda yakni Universitas Utrecht, Amsterdam.

Munir menaiki pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-974 yang lepas landas pada 6 September 2004 dari Jakarta.

Pesawat yang dinaiki oleh Munir sempat transit di Changi Airport, Singapura sebelum akhirnya kembali lepas landas.

Munir dilaporkan meninggal dunia 2 jam sebelum mendarat di Amsterdam.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh kepolisian Belanda, ditemukan racun arsenik dalam tubuh Munir.

Dalam kasus pembunuhan Munir, Pollycarpus yang merupakan kru tambahan di penerbangan GA-974 dinyatakan sebagai pelaku dengan hukuman 20 tahun penjara.

Namun, dia bebas setelah menjalani 14 tahun hukuman penjara.

Muchdi Purwopranjono sempat menjadi terdakwa dalam kasus pembunuhan Munir dengan motif dendam soal kasus penculikan aktivis 1997-1998.

Namun pada persidangan, Muchid tidak terbukti terlibat dalam penculikan sehingga pada 31 Desember 2008, Muchdi Purwopranjono terbebas dari dakwaan.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...