Business is booming.

Putri Candrawathi Trending, Netizen: Asyik Bisa Dpt Cuan Banyak

Tagar Putri Candrawathi trending di media sosial Twitter pada Rabu (28/9/2022), menyusul mantan jubir KPK Febri Diansyah dan mantan Kepala Bagian Perundang-Undangan KPK Rasamala Aritonang kini jadi kuasa hukum Putri Candrawathi.

Netizen pun gaduh menanggapi tagar Putri Candrawathi yang trending hingga tercatat 1.135 ciutan (Tweets) yang mereka sampaikan. Berikut beragam ciutan mereka.

Seperti pemilik akun Twitter @eradotid menulis, “Kaget enggak sih, kalau tiba-tiba mantan jubir KPK yang cukup vokal ketika ada kasus TWK, kini jadi kuasa hukum Bu Putri Candrawathi? Tapi tenang, menurut Pak Febri, ia akan menangani kasus ini secara objektif dan faktual. Nggak cuma Pak Febri saja, tapi ada Ramala Aritonang yang juga mantan pegawai KPK juga jadi tim kuasa hukum Bu Putri Candrawathi, menemani Febri.”

@eephudz menulis, “Objektif hukuman sepadan atau berusaha mengurangi bahkan menghilangkan hukuman ?… Kita liat”

@SyahFirmanzz menulis, “Gak kekurangan plot twist ini Sambo Series”

@aLy_Bima menulis, “Waduh 😁”

@joni_jovi menulis, “Mau jadi kuasa hukum PC atau siapapun itu hak anda. Kenapa mesti ada embel-embel objektif segala.
Mau nutupi perasaan bersalah? 🀣🀣”

@medyudhapradja menulis, “emang pertimbangannya apa ya sampe pak febri mau? kira2 sesuai hati nurani ga? kalo misalnya ga sesuai kan bisa nolak biar mereka cari kuasa hukum yg lain πŸ™„”

@ErtaKustanti menulis, “Tidak ada manusia yg bener2 ‘putih’ ataupun ‘hitam’ kalau sudah menyangkut hal cuan… 🀭”

@fthrziz menulis, “Menarik ini nanti hasil akhirnya, titip ajah jan jadi adpokat koplo yg bela pake logika udang kaya yg di ujung sanah.”

@Priagarislurus menulis, “Gak mungkin obyektif 100% dari seorang pengacara terdakwa.”

@herrikusnadi menulis, “Dunia itu penuh dgn tipu daya,apalagi kalau urusan di bayar & membayar,seorang Jenderal polisi lagi yg mau di bela,yakin bisa objektif..?”

@iQ_Cekak menulis, “Lahhhh…kok mas febri? Yakin bisa obyektof mas? Apa krn bayarannya super gede ya mas febri? Bang hotman aja menolak lohhh dg bebagai pertimbangan.”

@Wijaya88825264 menulis, “Maju tk gentar membela yang..”

@laskar_lumpia menulis, “Kalo mau obyektif ya jadi mediator😬”

@Hermant53851153 menulis, “Ternyata nganggur itu tidak enak”

@BainaRachma menulis, “Mukanya ga meyakinkan bangett jijik”

@ORakyat4 menulis, “Tenang Boss
Semua Bisa di Atur
Kalau ada masalah hubungi saya πŸ˜‰πŸ€‘”

@AliJafa39445977 menulis, “Sy suka cara @febridiansyah, maju terusss. Lawan tekanan para KDRONE untuk mnjerat hukum Ibu Putry dimana dia jelas korban pelecehan.”

@Msoeyuti menulis, “Mudh2an benar akan objektif, kalau engga sesuai ama ucapan nya. Berrti uang bisa bikin orang yg tadinya baik jadi engga baik.”

@samododiw menulis, “Bang @febridiansyah ini polisi gajinya kecil loh… Kira2 duit apa yg dibuat bayarin jasanya? Duit backing judi online? πŸ€””

@SuyudiGazali menulis, “Hati2 di tangan mu da 2 pilihan sorga dan neraka!!”

@heri_prumpung menulis, “Hakim aja kadang kadang nggak bisa obyejtif…Apalagi pengacara yg pasti membela klien..to..”

@RaghatVoldrom menulis, “Ketauan belangnya orang ini, kalo pny uang pst di bela”

@WendyTangmar menulis, “Revisi aja hukumnya biar bebas…”

@Miduk17 menulis, “Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi kini punya PENGACARA baru yaitu mantan Juru Bicara @KPK_RI, Febri Diansyah. Arena persidangan dan jagat media akan semakin SERU karena akan tersaji duel INTELEKTUALITAS Kamaruddin vs Febri Diansyah. Ini benar2 sebuah kejutan”

@ocukam menulis, “Semua itu tolak ukur nya rupiah?”

@IsmailBhakti menulis, “Asyik bisa dpt cuan banyak 🀭🀭”

@hendrikk168 menulis, “1. Duitnya gede. 2. Dream case. Tapi namanya juga orang munafik, ngelesnya di balik “sbg advokat”.
Munafik!”

@rianiindri56 menulis, “Woahh kasus Sambo udah kayak di drakor drakor. Harusnya ada Vincenzo Cassano atau engga big mouse ✌️”

@delliAmin menulis, “kalo kamu mauenguji seseorang bukan dari cara omongnya…dari bagaimana sikapnya kalo ditawarkan UANG yg banyak”

@NyukSi2 menulis, “Ini udah ketebak arahnya mana yang miskin dan kaya, salam presisi si paling presisi @DivHumas_Polri @ListyoSigitP @kompolnas_ri @mohmahfudmd”

@GuritaHitam7 menulis, “Siapa pun pengacaranya! Tetep aja nitizwn udah muak!”

Baca Juga:  Jakpro Trending, Netizen: FIFA Anti Politik, Pasti Akan Ada Sanksi

@joko_wijongos menulis, “Makanya ga heran mereka di bersihkan dari KPK”

@rsnajxx menulis, “Serangan balik sambo dimulai”

@BlackcoTanya menulis, “Intinya duitlah, mana ada yg murni membela bkn krn duit?”

Tim Penasihat Hukum Ferdy Sambo Janjikan Pembelaan yang “Fair”

Tim penasihat hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi janji bakal memberikan pembelaan yang fair kepada kliennya dalam menghadapi persidangan mendatang.

Hal ini diungkapkan oleh Rasamala Aritonang, mantan Kepala Bagian Perundang-Undangan KPK, yang kini menjadi tim penasehat hukum Ferdy Sambo.

“Pak Ferdy dan Bu Putri juga warga negara Indonesia yang punya hak yang sama seperti warga negara lainnya sehingga terlepas dari apa yang disangkakan terhadapnya, maka ia juga berhak diperiksa dalam persidangan yang objektif, fair dan imparsial, termasuk mendapatkan pembelaan yang proporsional dari penasihat hukum yang ia pilih,” kata Rasamala dikutip Antaranews.com saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (28/9/2022).

Tim penasihat hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi menggelar konferensi pers terkait pelimpahan perkara dengan proses hukum yang objektif dan berkeadilan untuk semua pihak menampilkan empat orang tim sebagai narasumber.

Empat tim penasihat hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi itu adalah Arman Hanis, Sarmauli Simangunsong, Febri Diansyah, mantan juru bicara KPK dan Rasamala Aritonang.

Alasan Rasamala bergabung menjadi penasihat hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawati karena ada beberapa pertimbangan. Selain akan menjanjikan pembelaan yang fair, juga karena melihat berbagai aspek dalam perkara yang menarik perhatian publik tersebut.

“Ya, setelah mempertimbangkan berbagai aspek dalam perkara ini saya menyetujui permintaan menjadi penasihat hukum, pertimbangannya terutama karena Pak Ferdy telah bersedia mengungkap fakta yang sebenarnya yang ia ketahui terkait kasus ini di persidangan nanti,” kata Rasamala.

Baca Juga:  Meski Tampil Dominan, Arsenal Dipermalukan Brentford 2-0

Pertimbangan kedua, lanjut Rasamala, karena adanya dinamika yang terjadi dalam kasus tersebut termasuk temuan dari Komnas HAM.

“Sebagai penasihat hukum maka tugas kami memastikan proses tersebut. Selebihnya nanti disampaikan pada konferensi pers,” kata Rasamala.

Terpisah, Arman Hanis membenarkan agenda konferensi pers yang bakal disampaikan oleh tim penasihat hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yang berjumlah empat orang tersebut.

Dalam undangan tersebut konferensi pers dilaksanakan hari ini di rooftop Hotel Erian Jalan Wahid Hasyim pukul 16.30 WIB. Agenda ini berbarengan dengan jadwal hari diumumkannya perkembangan penanganan berkas perkara Ferdy Sambo dan kawan-kawan oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung pukul 15.00 WIB di lobby Jampidum Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan.

“Iya benar (undangan konferensi pers) tim penasihat hukum ada empat,” ujar Arman.

Diketahui, Rasamala Aritonang adalah salah satu dari 57 mantan pegawai KPK yang dinonaktifkan karena tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK), ia juga menolak tawaran untuk diangkat menjadi anggota Polri, seperti Novel Baswedan dan kawan-kawan.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...