Business is booming.

Polisi Tangkap Pemeran Video Mesum Kebaya Merah yang Viral Berhari-hari

polisi menangkap dua orang pemeran video mesum berkebaya yang sempat viral

Akhirnya polisi menangkap dua orang pemeran video mesum berkebaya yang sempat viral berhari-hari di media sosial Twitter.

Sebelumnya, tagar Kebaya Merah masih trending di hari ketiga, Sabtu (5/11/2022). Meski tak ada perkembangan baru, semangat besar untuk mencari tahu seputar video wanita kebaya merah masih tinggi.

Netizen umumnya ingin melihat video full wanita kebaya merah yang diduga video porno.

Panjang video wanita kebaya merah tersebut sekitar 16 menit.

Selain itu netizen juga ingin tahu, siapa sosok wanita berkebaya merah dan pria lawan mainnya.

Namun pada perkembangan Senin (7/11/2022), meskipun Kebaya Merah tidak masuk trending tapi berganti menjadi tagar Gercep, netizen langsung kaget atas pemain video mesum kebaya merah ditangkap polisi.

Pada tagar Gercep tercatat 5.820 ciutan (Tweets) yang disampaikan netizen, menanggapi pemeran video mesum kebaya merah yang ditangkap polisi.

 

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur yang menangkap dua pemeran video porno “kebaya merah” itu.

“Iya benar,” kata Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim Kombes Pol Farman dikutip Antaranews.com dikonfirmasi di Surabaya, Senin (7/11/2022).

Farman melanjutkan, keduanya masing-masing adalah pemeran laki-laki dan perempuan.

Mereka, katanya, ditangkap di Surabaya pada Minggu (6/11) kemarin.

Baca Juga:  Mutasi dan Promosi Pati Polri, Irjen Imam Sugianto Promosi Astamaops Kapolri

“Kami amankan keduanya, Minggu kemarin,” ucapnya.

Meski begitu, Farman enggan menjelaskan lebih detail perihal penangkapan tersebut.

Sebelumnya, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pembuatan video porno “kebaya merah” di Surabaya. Sebuah kamar di hotel kawasan Gubeng, Surabaya pun telah teridentifikasi sebagai tempat pembuatan video mesum tersebut.

Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Muchammad Fakih menambahkan, petugas telah mencocokkan tempat atau kamar seperti yang ada di dalam video.

Dia menambahkan, pihaknya juga telah mengidentifikasi backdrop kasur. Di setiap lantai hanya dipasang 1 kamar yang ada wallpaper sesuai video yang tersebar.

“Kini Polrestabes Surabaya bersama Jajaran Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim sedang melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi terkait Kebenaran Video Asusila Wanita Berkebaya merah tersebut,” ujar Kompol Fakih.

Dia menambahkan, terkait pemeran video yang awalnya disangka pegawai hotel, dipastikan oleh pihak hotel jika itu tidak benar. Sebab, pegawai terapis yang ada di hotel itu tidak ada yang menggunakan pakaian kebaya.

Selain TKP, kata dia, pihaknya juga telah mengidentifikasi waktu pembuatan video porno itu. Dari keterangan pihak hotel, video tersebut dibuat di kamar nomor 1710 dan pembuatan video diduga terjadi sebelum bulan Juli 2022.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...