Business is booming.

Heru Trending, Netizen: Jakarta Menuju Kota Purbakala?

Penjabat Gubernur DKI Heru Budi mencabut internet gratis JakWifi era Gubernur Anies di sejumlah titik

Tagar Heru trending di media sosial Twitter pada Kamis (5/1/2023), menyusul Pejabat Gubernur DKI Heru Budi mencabut internet gratis JakWifi era Gubernur Anies di sejumlah titik Ibu Kota sejak 1 Januari 2023 kemarin.

Sontak netizen gaduh menanggapi tagar Heru yang trending hingga ribuan ciutan (Tweets) mereka sampaikan. Berikut beragam ciutan mereka.

Seperti pemilik akun Twitter @akubukanako menulis, “Kok gini amat ya? Internet gratis akan mempermudah hidup rakyat jakarta terutama kaum menengah dan bawah. Nantinya kan akan mendorong ekonomi JKT. Skrg banyak yg tertolong internet. Itu yg “kamu nanyea” kan modalnya cuma internet doang kan tuh. Skrg? Jadi bintang iklan gofood”

Lalu akun Twitter @3rwin__34 menulis, “Sudah sangat tepat..klu tidak berfaedah di tutup saja, buang anggaran gak jelas.”

@giginpraginanto menulis, “Bagi dia prioritas bukan kepentingan rakyat tapi menghapus jejak Anies. Jelas sekali.”

@SimoneNoConte menulis, “Pertanyaan: emg selama ini, pemanfaatan JakWifi ini gmn? Apa uda bener2 dimanfaatkan di % yg diharapkan?”

@jagadmana menulis, “Yg namanya untuk publik gada istilahnya mubazir. Jika dianggap kemahalan cari solusi murahnya. Bukan malah dihapus. Berpikir sesederhana itu apakah sulit?”

@JefferyHS menulis, “Emang harus dimanfaatkan ya untuk fasilitas publik? harus banget ya? Fasilitas publik ya untuk bikin nyaman. kalau misalkan gak ada sinyal kan bisa pakai wifi, jadi akan berguna. emang mau dimanfaatin gimana sih?”

@Sudrajat_85 menulis, “Prestasi Gabener Primitif :
1. Meja Aduan Manual
2. Naikin tarif JAKLINGKO
3. Pagar SENK Tebet Ecopark
4. PHK 3000 PPSU
5. Cabut internet JAKWIFI
Menuju Jakarta kota Purbakala… 🤣”

@JefferyHS menulis, “Fasilitas publik ya untuk dinikmatin masyarakat sekitar. itu tanggung jawab pemerintah setempat untuk terus memberi fasilitas gratis dan nyaman. jika dikota tersebut tidak ada fasilitas gratis, kota tersebut miskin!!”

@hanifyahyaasya3 menulis, “Keberadaan JakWifi itu kan seiring dg PANDEMI…Masa2 di mana bnyak warga melakukan aktivitas pembelajaran ONLINE! Ya, jelas terbantu bagi warga yg berada di jaringan pelayanan ini! Bg warga yg tak mampu, tentu sangat menghemat, ketimbang beli KUOTA yg mahal n bs boros!”

@AriefMaarifII menulis, “Pertanyaan lucu. Yang namanya internet itu berguna. Kayak kamu komen juga pake internet. Masalah pemanfaatan yang tergantung yg make wifi…kayak kamu make wifi saat nongkrong di kafe. Tergantung penggunanya.”

@RidNgemil menulis, “Pertanyaan tolol. Internet pasti dimanfaatin dul. Banyak warga yang jualan online kebantu, anaknya jg kebantu, warga jg kebantu minimal bisa pake grup wa untuk sharing info dsb. Lu mikirnya internet buat buka bokep doang sik dul”

@Nedelwes menulis, “Aku manfaatin bgt, buat baca berita sama cari ilmu di yt”

@capparuni menulis, “Gak punya kuota aja seperti ikan tanpa air. Pedagang kecil manfaat kan jualan nya pakai WiFi gratis. Kasian banget ya Sekarang jadi warga Jakarta kau bawah.
Pasti mereka merindukan Anies”

@Radenrasoasmoro menulis, “Ternyata warga jakarta miskin melarat ya..wifi aja mau nya gratisan, terlaluuuu…”

@augRID_30 menulis, “Mangkanya jalab jalan ke negara maju, jangan berendem di gorong2 aja mas nya 🤣”

@masyastra menulis, “Itu bukan miskin .. Tolol bgt sih.. Semua negara sdh menerapkan ini agar warganya bisa menikmati akses internet gratis, dan itu sdh tugas semua pemerintah masing2 negara memberikan fasilitas umu dan gratis untuk rakyatnya… Seakan2 lu paling kaya deh…”

@pinkylopely menulis, “Menyediakan banyak fasilitas gratis yg berguna untuk orng banyak Lebih terlihat : pemerintah sayang sama rakyatnya sih klo menurut sy.”

@jualandishopee menuli, “yg makan di mekdi aja pasti cari wifi gratis.di penginapan juga.itu bagian dari fasilitas kak”

@wahdani003 menulis, “Katanya pengen jadi negara maju tapi komenan mu ga mencerminkan kemajuan. Lihat dubai korea selatan d tmpat tmpat publik banyak tersedia wifi gratis. Apakah mereka negara miskin? Otak anda aja yg miskin berfikir sampai sampai segala sesuatu yg gratis d anggap untuk orng miskin.”

@ViyataBhakti menulis, “Setuju pak Heru Budi. Ganti saja yang lebih murah. Masak pertitik harganya sampai Rp 9 juta?”

@iyanuar5313 menulis, “Ternyata JakWifi itu selain ada di setiap kelurahan/kecamatan ada juga di area taman terbuka dengan menggandeng provider seperti telkom, moleccul, balifiber, dll. Sekarang mau di hapus. Makzulin aja gubernur seperti junjungannya yg mengeluarkan perppu. Toh dia inskonstitusional”

@azizfikrir menulis, “Bukannya membangun dan meneruskan hal2 baik, malah merusak hal2 baik. Jalur give away ya gini. Pantas lah di sebut oligarki”

@ardopul menulis, “Gaya-gayanya mirip petugas partai. Orang yang ditugasi partai. Diperintah partai. Suruhan partai. Peliharaan yang manut untuk balas jasa ke partai”

@Dk101188 menulis, “sengaja di kurang2ngi agar jakarta gak maju dan jelek lagi..nah di saat itu wacana pindah ibu kota lancar2 🤣 kaya gak tau watak bangsa kita ajah 🤣”

@ozafachzy menulis, “Welcome to era tidak beradab🤡”

Heru Budi Cabut Internet Gratis JakWIFI Era Anies, Eks TGUPP: Kok Gini Amat ya?

Mantan anggota tim Gubernur untuk percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Jakarta era Anies Baswedan, Tatak Ujiyati mengkritik Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono. Tatak heran dengan kebijakan Heru Budi.

Baca Juga:  Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Batang Jateng, Getaran hingga Pekalongan

Heru dalam kebijakannya mencabut layanan internet gratis JakWIFI yang merupakan program Anies. Layanan itu berada di sejumlah titik Ibu Kota dan dicabut per 1 Januari 2023 kemarin.

Program JakWIFI diluncurkan Pemprov DKI Jakarta pada 28 Agustus 2020 di era Gubernur Anies. Tatak merasa aneh dengan Heru.

“Waduh kok gini amat ya? Layanan internet gratis di sebagian wilayah Jakarta dihentikan,” tulis Tatak Ujitati di akun Twitter pribadinya @tatakujiyati yang dilihat pada Selasa 3 Januari 2022.

Tatak menilai, dengan diputusnya layanan Wifi gratis tersebut akan sangat merugikan warga Jakarta, khususnya kalangan menengah ke bawah.

Menurut dia, jika memang tak suka Anies, tapi Heru jangan merugikan warga Jakarta.

“Okelah jika tidak suka Anies Baswedan, tapi mbok ya jangan merugikan warga Jakarta. Terutama yang miskin,” ujar dia.

Pun, dia juga menambahkan sebuah foto yang merupakan informasi, bahwa JakWIFI sudah tidak dapat dipergunakan mulai 1 Januari 2023.

“Pemberitahuan efektif mulai 1 Januari 2023, layanan paket internet gratis JakWIFI di area ini telah dihentikan oleh Pemprov DKI Jakarta,” tulis foto yang diunggah Tatak tersebut.

JakWIFI diluncurkan Anies di Balai Kota DKI, Jumat, 28 Agustus 2020. Anies menyampaikan program tersebut dibuat untuk mempermudahkan warga Jakarta dalam mendapatkan pelayanan internet gratis.

Dia mengatakan, kebutuhan internet makin tinggi. Apalagi, pada Agustus 2020, pandemi COVID-19 dengan kasus COVID-19 melonjak sehingga diberlakukan pembelajaran jarak jauh atau PJJ untuk siswa sekolah.

Baca Juga:  Profil Kombes Pol M Syahduddi, Akpol 1997, Akhirnya Promosi Bintang Satu

“Karena itu sekarang kami luncurkan program Wifi gratis untuk warga yang harapannya nanti ini bisa diperluas,” kata Anies usai peluncuran JakWIFI di Balai Kota DKI, Jumat, 28 Agustus 2020.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...