Business is booming.

Mahasiswa Trending, Dukungan Netizen soal Pindahkan Pengungsi Rohingya Terpecah

gua setuju banget sih usir rohingya dari Indonesia

Tagar Mahasiswa trending di media sosial X (Twitter) pada Kamis (28/12/2023), menyusul dukungan netizen terpecah saat sekelompok mahasiswa memindahkan pengungsi Rohingya dari Balai Meuseuraya Aceh ke kantor Kemenkumham Aceh, di Banda Aceh.

Tagar Mahasiswa trending di media sosial X (Twitter) pada Kamis (28/12/2023) hingga tercatat 27.3K ciutan yang mereka sampaikan. Sejumlah netizen ikut mendukung pemindahan para pengungsi Rohingya tersebut.

@dyotaa menulis, “Nah gtu keras, mereka datang scra ilegal hrs d usir!”

@Grandong_00 menulis, “siapa yg menerima dia yg bertanggungjawab mantap mahasiswanya”

@okyanggriawan_ menulis, “Balikin aja si ke Bangladesh”

@tabul_ian menulis, “Mungkin yang tinggal di Aceh udah muak banget kali ya, gua yang ga tinggal di Aceh aja rasanya muak liatnya, gua setuju banget sih usir rohingya dari Indonesia, tapi ini caranya emang barbar. Ada ga sih cara yang keren buat usir mereka? Yang mempan gitu, tanpa aksi barbar.

@erdhead189546 menulis, “Keren respect mahasiswa semoga kalian sehat sehat ya”

@maulana99666 menulis, “mahasiswa di lawan hahaha terobos terus”

@Hilmisialan menulis, “Ini baru gerakan masyarakatt”

@parkjihyoid menulis, “Ini yg bilang kasian, halah udah syukur ada mahasiswa yg mau gerak langsung, sedangkan kita modal koar disosmed gak bakal ngaruh ke org rohingya, mereka bakal tetap disini, mau nunggu pemerintah? yg ada makin banyak org rohingya ke indonesia, ujung²nya kita yg digusur mereka”

@joko4ko2 menulis, “Kok aneh ya? Bisa begitu banyak rohingnya masuk ke Indonesia dengan mudah melewati perairan Indonesia, kan juga termasuk Ilegal. Klo ilegal harusnya bisa tuh di pulangkan lagi ke daerah asalnya”

@RengganisID menulis, “Negara kok gak bikin solusi sih? Knp dibiarkan masyarakat yg bertindak sendiri?”

@Ridhoalifa menulis, “Kalian sudah mewakili, lanjutkan kawan kawan”

@CiciNurrahmah menulis, “Lah kocak, rohingya boleh maksa masuk ke wilayah aceh, uda d tolak ttap maksa smpai buang mknan ke laut. Oh iya lupa, ini akun jubir rohingya 😂”

@dFalseprophet menulis, “Dibayar berapa ngetweetnya, klo lu kerabat unhcr seharusnya kondisikan lagi daerah sana biar ga chaos daripada ngumpat2 gajelas gini”

@aliansyahahaha menulis, “Mereka diperdagangkan ko baca dlu makanya, udh ada tersangka penyeludupan tu bukan masalah kemanusiaan lagi ni, itu masih manusiawi seharusnya arung kan lagi kelaut tu”

@edelweis444666 menulis, “Sekedar mengingatkan, jangan sampai ribut apalagi menjelek”an bangsa sendiri. Kita mungkin bisa menyalahkan mahasiswa di Banda Aceh karena kita tidak merasakan kegelisahan yang dirasakan masyarakat sana”

@imiss_your_gaze menulis, “Usir rohingya dari tanah air. Tanah air diperjuangkan bukan untuk Rohingya. Usirrrrrr”

Mahasiswa pindahkan pengungsi Rohingya ke Kemenkumham Aceh

Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Aceh melakukan aksi menolak etnis Rohingya di tanah rencong, dan massa membawa para pengungsi tersebut ke halaman kantor Kemenkumham Aceh.

Baca Juga:  Jejak Karier Andi Pangerang Hasanuddin, Peneliti BRIN yang Emosi di Medsos

“Kami mengangkat Rohingya ke mobil, kita mengantarkan Rohingya ke Kemenkumham Aceh,” kata Korlap Aksi T Wariza Ismandar, di Banda Aceh, Rabu (27/12/2023).

Amatan Antara, para mahasiswa awalnya berunjuk rasa di kantor DPR Aceh. Kemudian mereka mendatangi para pengungsi Rohingya yang berada di Balai Meuseuraya Aceh (BMA).

Sesampainya di BMA, mereka mengarahkan para pengungsi yang lebih kurang mencapai 137 orang di sana untuk segera menaiki mobil yang telah disiapkan mahasiswa.

Para pengungsi perempuan dan anak-anak sontak menangis ketika para mahasiswa menghampiri mereka. Tetapi, peserta aksi tetap mengarahkan pengungsi ke mobil dan akhirnya dibawa ke Kemenkumham Aceh.

Wariza mengatakan, rencana awal mereka ingin membawa Rohingya itu ke kantor Imigrasi, tetapi karena di sana sedang ada pengerjaan pembangunan gedung, maka dialihkan ke Kemenkumham Aceh.

Saat ini, para pengungsi Rohingya tersebut sudah berada di halaman depan kantor Kemenkumham Aceh, dan belum ada kepastian apakah diterima atau ada kebijakan lainnya.

Wariza menuturkan, seharusnya Imigrasi atau Kemenkumham menjadi garda terdepan dalam penanganan Rohingya tersebut. Tetapi belum ada tindakan apapun terhadap para pengungsi.

“Belum ada tindakan, jadi kita minta imigrasi untuk mendeportasi Rohingya,” ujar Korlap.

Di sisi lain, mahasiswa yang mayoritas dari Universitas Abulyatama itu juga menuntut DPR Aceh untuk mengeluarkan statemen menolak pengungsi Rohingya.

“Tuntutan kita juga segera konfirmasi dan mendesak pemerintah pusat menemukan titik temu permasalahan Rohingya,” demikian Wariza.

(Sumber: Antaranews.com)

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...