Hari Internasional Nelson Mandela 18 Juli, Simak Sejarah dan Temanya
Hari Internasional Nelson Mandela tahun 2025 Â akan dirayakan dengan tema: "Masih di tangan kita untuk memerangi kemiskinan dan ketidakadilan."
Hari ini tanggal 18 Juli biasa diperingati sebagai Hari Internasional Nelson Mandela (atau Hari Mandela).
Hari internasional tahunan ini merupakan hari ulang tahun Mandela.
Dan tanggal 18 Juli secara resmi dideklarasikan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada bulan November 2009 sebagai Hari Internasional Nelson Mandela
Hari Mandela PBB pertama yang diselenggarakan pada tanggal 18 Juli 2010. Namun, kelompok-kelompok lain mulai merayakan Hari Mandela pada tanggal 18 Juli 2009.
Pada tanggal 27 April 2009, konser 46664 dan Yayasan Nelson Mandela mengundang komunitas global untuk bergabung dalam mendukung Hari Mandela resmi.
Hari Mandela tidak dimaksudkan sebagai hari libur umum, melainkan sebagai hari untuk menghormati warisan Nelson Mandela, mantan presiden Afrika Selatan, dan nilai-nilainya, melalui kegiatan sukarela dan pengabdian masyarakat.
Hari Mandela adalah seruan global untuk bertindak yang merayakan gagasan bahwa setiap individu memiliki kekuatan untuk mengubah dunia, kemampuan untuk memberikan dampak.
Hari Internasional Nelson Mandela tahun 2025 Â akan dirayakan dengan tema: “Masih di tangan kita untuk memerangi kemiskinan dan ketidakadilan.”
Nelson Rolihlahla Mandela 18 Juli 1918 – 5 Desember 2013). Ia adalah seorang revolusioner antiapartheid dan politikus Afrika Selatan yang menjabat sebagai Presiden Afrika Selatan sejak 1994 sampai 1999.
Ia adalah orang Afrika Selatan berkulit hitam pertama yang memegang jabatan tersebut dan presiden pertama yang terpilih melalui keterwakilan penuh, dalam sebuah pemilu multiras.
Pemerintahannya berfokus pada penghapusan pengaruh apartheid dengan memberantas rasisme, kemiskinan dan kesenjangan, dan mendorong rekonsiliasi rasial.
Selaku nasionalis Afrika dan sosialis demokratik, ia menjabat sebagai Presiden Kongres Nasional Afrika (ANC) pada 1991 sampai 1997.
Selain itu, Mandela pernah menjadi Sekretaris Jenderal Gerakan Non-Blok pada 1998 sampai 1999.
Terlahir dari keluarga kerajaan Thembu dan bersuku Xhosa, Mandela belajar hukum di Fort Hare University dan University of Witwatersrand.
Ketika menetap di Johannesburg, ia terlibat dalam politik antikolonial, bergabung dengan ANC, dan menjadi anggota pendiri Liga Pemuda ANC.
Setelah kaum nasionalis Afrikaner dari Partai Nasional berkuasa tahun 1948 dan menerapkan kebijakan apartheid.
Popularitas Mandela melejit di Defiance Campaign ANC tahun 1952, terpilih menjadi Presiden ANC Transvaal, dan menghadiri Congress of the People tahun 1955.
Sebagai pengacara, ia berulang kali ditahan karena melakukan aktivitas menghasut dan, sebagai ketua ANC, diadili di Pengadilan
Pengkhianatan pada 1956 sampai 1961, namun akhirnya divonis tidak bersalah.
Meski awalnya berunjuk rasa tanpa kekerasan, ia dan Partai Komunis Afrika Selatan mendirikan militan Umkhonto we Sizwe (MK) tahun 1961 dan memimpin kampanye pengeboman terhadap target-target pemerintahan.
Pada 1962, ia ditahan dan dituduh melakukan sabotase dan bersekongkol menggulingkan pemerintahan, dan dihukum penjara seumur hidup di Pengadilan Rivonia.
Kontroversial nyaris sepanjang hayatnya, para kritikus sayap kanan menyebut Mandela teroris dan simpatisan komunis.
Meski begitu, ia memperoleh pengakuan internasional atas sikap antikolonial dan antiapartheidnya, menerima lebih dari 250 penghargaan.